<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Ramadan, Penjual Bunga Tabur Raup Untung</title><description>Momen menyekar jelang Ramadan memberikan berkah tersendiri bagi sebagian orang, seperti para penjual bunga tabur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/15/338/1165441/jelang-ramadan-penjual-bunga-tabur-raup-untung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/15/338/1165441/jelang-ramadan-penjual-bunga-tabur-raup-untung"/><item><title>Jelang Ramadan, Penjual Bunga Tabur Raup Untung</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/15/338/1165441/jelang-ramadan-penjual-bunga-tabur-raup-untung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/15/338/1165441/jelang-ramadan-penjual-bunga-tabur-raup-untung</guid><pubDate>Senin 15 Juni 2015 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Djamhari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/15/338/1165441/jelang-ramadan-penjual-bunga-tabur-raup-untung-9cJvxh2nVZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok. Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/15/338/1165441/jelang-ramadan-penjual-bunga-tabur-raup-untung-9cJvxh2nVZ.jpg</image><title>Foto: Dok. Okezone</title></images><description>
BEKASI - Menjelang bulan suci Ramadan 1436 Hijriah, banyak warga yang berziarah ke tempat pemakaman umum (TPU) untuk mendoakan keluarga atau kerabat yang telah meninggal.

Ternyata momen menyekar tersebut memberikan berkah tersendiri bagi sebagian orang, seperti para penjual bunga tabur. Sebab, hampir semua orang yang menyekar membutuhkan bunga untuk ditaburkan di pusara makam.

Hal itu seperti yang terjadi di TPU Perwira, Kota Bekasi. Di sana terlihat para penjual bunga tabur ramai dan tidak seperti hari-hari biasanya.

&quot;Iya biasanya paling satu atau dua orang. Tapi kalau sudah mau puasa banyak penjual bunga dadakan,&quot; kata seorang penjual bunga tabur di TPU Perwira bernama Hasan (42), Senin (15/6/2015) pagi.

Ia menjelaskan, penjual bunga tabur dadakan tersebut kebanyakan adalah tukang ojek yang berusaha meraih rezeki pada momen ini.

&quot;Silakan saja, rezeki enggak ke mana. Saya sih enggak merasa tersaingi,&quot; tutur pria yang sudah empat tahun berjualan bunga tabur tersebut.

Menurut Hasan, meskipun pada masa ziarah banyak pengunjung yang datang ke TPU, ia tetap mematok harga per kantong bunga tabur dan per botol air mawar sebesar Rp10 ribu untuk kantong kecil dan Rp15 ribu untuk kantong besar.

&quot;Dari harga jual tersebut juga kadang masih banyak yang ditawar peziarah. Kadang ditawar Rp15 ribu dua kantong, padahal untungnya juga enggak gede, belum ongkos jalannya ke Rawa Belong buat beli bunga,&quot; pungkasnya. (ira)
</description><content:encoded>
BEKASI - Menjelang bulan suci Ramadan 1436 Hijriah, banyak warga yang berziarah ke tempat pemakaman umum (TPU) untuk mendoakan keluarga atau kerabat yang telah meninggal.

Ternyata momen menyekar tersebut memberikan berkah tersendiri bagi sebagian orang, seperti para penjual bunga tabur. Sebab, hampir semua orang yang menyekar membutuhkan bunga untuk ditaburkan di pusara makam.

Hal itu seperti yang terjadi di TPU Perwira, Kota Bekasi. Di sana terlihat para penjual bunga tabur ramai dan tidak seperti hari-hari biasanya.

&quot;Iya biasanya paling satu atau dua orang. Tapi kalau sudah mau puasa banyak penjual bunga dadakan,&quot; kata seorang penjual bunga tabur di TPU Perwira bernama Hasan (42), Senin (15/6/2015) pagi.

Ia menjelaskan, penjual bunga tabur dadakan tersebut kebanyakan adalah tukang ojek yang berusaha meraih rezeki pada momen ini.

&quot;Silakan saja, rezeki enggak ke mana. Saya sih enggak merasa tersaingi,&quot; tutur pria yang sudah empat tahun berjualan bunga tabur tersebut.

Menurut Hasan, meskipun pada masa ziarah banyak pengunjung yang datang ke TPU, ia tetap mematok harga per kantong bunga tabur dan per botol air mawar sebesar Rp10 ribu untuk kantong kecil dan Rp15 ribu untuk kantong besar.

&quot;Dari harga jual tersebut juga kadang masih banyak yang ditawar peziarah. Kadang ditawar Rp15 ribu dua kantong, padahal untungnya juga enggak gede, belum ongkos jalannya ke Rawa Belong buat beli bunga,&quot; pungkasnya. (ira)
</content:encoded></item></channel></rss>
