<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswa UMI Bentrok, Satu Orang Kena Panah</title><description>Jatuh satu korban atas nama Abd Bazit (22), mahasiswa semester VII. Pahanya terkena anak busur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/15/340/1165747/mahasiswa-umi-bentrok-satu-orang-kena-panah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/15/340/1165747/mahasiswa-umi-bentrok-satu-orang-kena-panah"/><item><title>Mahasiswa UMI Bentrok, Satu Orang Kena Panah</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/15/340/1165747/mahasiswa-umi-bentrok-satu-orang-kena-panah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/15/340/1165747/mahasiswa-umi-bentrok-satu-orang-kena-panah</guid><pubDate>Senin 15 Juni 2015 18:40 WIB</pubDate><dc:creator>Salviah Ika Padmasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/15/340/1165747/mahasiswa-umi-bentrok-satu-orang-kena-panah-b1zSaS36c9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Asri Dwiputri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/15/340/1165747/mahasiswa-umi-bentrok-satu-orang-kena-panah-b1zSaS36c9.jpg</image><title>Ilustrasi (Asri Dwiputri/Okezone)</title></images><description>MAKASSAR - Bentrok antarmahasiswa terjadi di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Kali ini sesama mahasiswa Fakultas Teknik hanya saja dari jurusan berbeda. Jatuh satu korban atas nama Abd Bazit (22), mahasiswa semester VII. Pahanya terkena anak busur.
Bentrok ini dilatarbelakangi kasus pemukulan terhadap salah seorang mahasiswa, Agung oleh salah seorang mahasiswa pada pagi harinya, di kantin kampus, Senin, (15/6/2015). Kasus pemukulan ini kemudian disampaikan ke rekannya dan bersama-sama melaporkan ke Mapolsek Panakkukang.
&quot;Siangnya datanglah kelompok mahasiswa ke sekretariat tempat Agung biasa berkumpul. Kelompok mahasiswa ini diduga rekan-rekan dari mahasiswa yang memukul Agung. Saat itulah terjadi aksi saling serang,&quot; kata Kompol Woro Susilo, Kapolsek Panakkukang.
Disebutkan, sebenarnya terjadi kesalahpahaman. Kelompok mahasiswa yang mendatangi tempat Agung dan kawan-kawan ini maksudnya untuk mengklarifikasi masalah pemukulan tetapi mereka dikira hendak datang menyerang sehingga kawan-kawan Agung langsung memberikan perlawanan.
Dalam bentrokan ini, Abd Bazit (22), mahasiswa semester VII terkena panah di paha kiri. Untungnya anak panah tidak menancap. Tapi Abdul Bazit saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina.</description><content:encoded>MAKASSAR - Bentrok antarmahasiswa terjadi di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Kali ini sesama mahasiswa Fakultas Teknik hanya saja dari jurusan berbeda. Jatuh satu korban atas nama Abd Bazit (22), mahasiswa semester VII. Pahanya terkena anak busur.
Bentrok ini dilatarbelakangi kasus pemukulan terhadap salah seorang mahasiswa, Agung oleh salah seorang mahasiswa pada pagi harinya, di kantin kampus, Senin, (15/6/2015). Kasus pemukulan ini kemudian disampaikan ke rekannya dan bersama-sama melaporkan ke Mapolsek Panakkukang.
&quot;Siangnya datanglah kelompok mahasiswa ke sekretariat tempat Agung biasa berkumpul. Kelompok mahasiswa ini diduga rekan-rekan dari mahasiswa yang memukul Agung. Saat itulah terjadi aksi saling serang,&quot; kata Kompol Woro Susilo, Kapolsek Panakkukang.
Disebutkan, sebenarnya terjadi kesalahpahaman. Kelompok mahasiswa yang mendatangi tempat Agung dan kawan-kawan ini maksudnya untuk mengklarifikasi masalah pemukulan tetapi mereka dikira hendak datang menyerang sehingga kawan-kawan Agung langsung memberikan perlawanan.
Dalam bentrokan ini, Abd Bazit (22), mahasiswa semester VII terkena panah di paha kiri. Untungnya anak panah tidak menancap. Tapi Abdul Bazit saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina.</content:encoded></item></channel></rss>
