<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan: Saya Siap Ganti Seluruh Pengeluaran Mobil Listrik</title><description>Dahlan mengaku bersedia mengeluarkan seluruh anggaran yang telah dikeluarkan untuk membuat mobil listrik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/16/337/1165941/dahlan-saya-siap-ganti-seluruh-pengeluaran-mobil-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/16/337/1165941/dahlan-saya-siap-ganti-seluruh-pengeluaran-mobil-listrik"/><item><title>Dahlan: Saya Siap Ganti Seluruh Pengeluaran Mobil Listrik</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/16/337/1165941/dahlan-saya-siap-ganti-seluruh-pengeluaran-mobil-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/16/337/1165941/dahlan-saya-siap-ganti-seluruh-pengeluaran-mobil-listrik</guid><pubDate>Selasa 16 Juni 2015 03:04 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/16/337/1165941/dahlan-saya-siap-ganti-seluruh-pengeluaran-mobil-listrik-7XSJ2GJBDF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/16/337/1165941/dahlan-saya-siap-ganti-seluruh-pengeluaran-mobil-listrik-7XSJ2GJBDF.jpg</image><title>(Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Kejaksaan Agung menegaskan pihaknya akan memanggil mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk dimintai keterangan terkait kasus karupsi mobil listrik.

Terkait hal itu, Dahlan menegaskan bahwa dirinya bersedia mengganti sepenuhnya dana yang telah dikeluarkan untuk membuat mobil tersebut.

&quot;Saya bersedia mengganti seluruh pengeluaran sponsorship maupun CSR untuk pengadaan mobil listrik, kalau memang proyek tersebut tidak diperbolehkan menggunakan dana sponsorship atau CSR,&quot; kata Dahlan dalam kicauannya di www.gardudahlan.com, Senin (15/6/2015).

Soal mantan anakbuahnya di Kementerian BUMN,Agus Suherman (AS) yang kini menjabat Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Dahlan pun mengaku sedih.

&quot;Karena (AS-red) mengkoordinasikan CSR/sponsorship untuk pembuatan mobil listrik,&quot; ujarnya.

Mobil listrik tersebut, sambungnya, dibuat dengan tujuan untuk dipersembahkan sebagai program green energy pada KTT APEC di Bali.

&quot;Seingat saya BUMN memang diminta mendukung suksesnya KTT APEC. Bahwa yang dipercaya mengerjakannya adalah Ir. Dasep Ahmadi, MSc memang saat itu baru lulusan ITB tersebut yang sudah membuktikan secara nyata mampu membuat mobil listrik,&quot; terangnya.

Namun, Dahlan mengaku belum tahu secara rinci berapa dana untuk pengembangan mobil listrik tersebut. &quot;Tapi kalau uang saya tidak mencukupi, saya yakin bisa minta tolong teman-teman saya yang peduli dengan kemajuan anak bangsa untuk membeli mobil tersebut,&quot; imbuhnya.

&quot;Saya sedih masalah ini jadi perkara pidana. Saya berharap teman-teman tidak patah semangat. Selama ini BUMN juga mengalokasikan dana yang besar untuk pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, olahraga dan sebagainya. Saya juga tidak tahu apakah yang seperti itu juga tidak boleh,&quot; pungkasnya. (ang)
</description><content:encoded>
JAKARTA - Kejaksaan Agung menegaskan pihaknya akan memanggil mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk dimintai keterangan terkait kasus karupsi mobil listrik.

Terkait hal itu, Dahlan menegaskan bahwa dirinya bersedia mengganti sepenuhnya dana yang telah dikeluarkan untuk membuat mobil tersebut.

&quot;Saya bersedia mengganti seluruh pengeluaran sponsorship maupun CSR untuk pengadaan mobil listrik, kalau memang proyek tersebut tidak diperbolehkan menggunakan dana sponsorship atau CSR,&quot; kata Dahlan dalam kicauannya di www.gardudahlan.com, Senin (15/6/2015).

Soal mantan anakbuahnya di Kementerian BUMN,Agus Suherman (AS) yang kini menjabat Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Dahlan pun mengaku sedih.

&quot;Karena (AS-red) mengkoordinasikan CSR/sponsorship untuk pembuatan mobil listrik,&quot; ujarnya.

Mobil listrik tersebut, sambungnya, dibuat dengan tujuan untuk dipersembahkan sebagai program green energy pada KTT APEC di Bali.

&quot;Seingat saya BUMN memang diminta mendukung suksesnya KTT APEC. Bahwa yang dipercaya mengerjakannya adalah Ir. Dasep Ahmadi, MSc memang saat itu baru lulusan ITB tersebut yang sudah membuktikan secara nyata mampu membuat mobil listrik,&quot; terangnya.

Namun, Dahlan mengaku belum tahu secara rinci berapa dana untuk pengembangan mobil listrik tersebut. &quot;Tapi kalau uang saya tidak mencukupi, saya yakin bisa minta tolong teman-teman saya yang peduli dengan kemajuan anak bangsa untuk membeli mobil tersebut,&quot; imbuhnya.

&quot;Saya sedih masalah ini jadi perkara pidana. Saya berharap teman-teman tidak patah semangat. Selama ini BUMN juga mengalokasikan dana yang besar untuk pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, olahraga dan sebagainya. Saya juga tidak tahu apakah yang seperti itu juga tidak boleh,&quot; pungkasnya. (ang)
</content:encoded></item></channel></rss>
