<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puan Layak Di-reshuffle, PDIP: Jangan Sembarang Giring Opini!</title><description>Politikus PDIP Masington Pasaribu mengatakan, hasil survei itu tak bisa dijadikan dasar dalam menetapkan keputusan reshuffle kabinet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/22/337/1169132/puan-layak-di-reshuffle-pdip-jangan-sembarang-giring-opini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/22/337/1169132/puan-layak-di-reshuffle-pdip-jangan-sembarang-giring-opini"/><item><title>Puan Layak Di-reshuffle, PDIP: Jangan Sembarang Giring Opini!</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/22/337/1169132/puan-layak-di-reshuffle-pdip-jangan-sembarang-giring-opini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/22/337/1169132/puan-layak-di-reshuffle-pdip-jangan-sembarang-giring-opini</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2015 09:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Zubaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/22/337/1169132/puan-layak-di-reshuffle-pdip-jangan-sembarang-giring-opini-WTLrMopp5T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puan Maharani (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/22/337/1169132/puan-layak-di-reshuffle-pdip-jangan-sembarang-giring-opini-WTLrMopp5T.jpg</image><title>Puan Maharani (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mendapat penilaian yang buruk dalam sebuah survei terkait penilaian masyarakat terhadap kinerja menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi). 
Dalam survei tersebut, hanya 40,4% responden yang ingin putri Megawati Soekarnoputri itu dipertahankan, sebaliknya 59, 6% ingin Puan dikeluarkan dari Kabinet Kerja.
Menyikapi hal itu, Anggota Komisi  III DPR RI, Masington Pasaribu mengatakan, hasil survei tersebut tak bisa dijadikan dasar dalam menetapkan keputusan reshuffle kabinet.
&amp;ldquo;Survei itu dilakukan berangkat dari potret pendapat masyarakat ya, baik yang dilakukan oleh lembaga survei, media maupun lainnya terhadap kinerja menteri, itu tidak bisa dijadikan dasar lho,&amp;rdquo; ujarnya saat berbincang dengan Okezone, Minggu 21 Juni 2015 malam.
Politikus PDIP itu menyindir, bahwa hasil survei yang  ditujukan pada masyarakat kelas menengah hingga atas itu diragukan kredibilitasnya.
&amp;ldquo;Enggak ada itu nama Mbak Puan (Puan Maharani) ah, survei itu harus kredibel, enggak ada itu,&amp;rdquo; tegasnya.
Dia meminta, survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga sebaiknya mengedepankan profesionalitas. Hal ini untuk menjamin hasil yang baik dan tidak menggiring opini publik untuk memunculkan kebijakan reshuffle kabinet.
&amp;ldquo;Reshuffle itu hak prerogatif dari Presiden, jadi jangan sembarangan giring opini publik lah, kita lihat kinerjanya saja,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNS8wNy8yMi82MTM1OS80MjIyMjM2NDkyMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mendapat penilaian yang buruk dalam sebuah survei terkait penilaian masyarakat terhadap kinerja menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi). 
Dalam survei tersebut, hanya 40,4% responden yang ingin putri Megawati Soekarnoputri itu dipertahankan, sebaliknya 59, 6% ingin Puan dikeluarkan dari Kabinet Kerja.
Menyikapi hal itu, Anggota Komisi  III DPR RI, Masington Pasaribu mengatakan, hasil survei tersebut tak bisa dijadikan dasar dalam menetapkan keputusan reshuffle kabinet.
&amp;ldquo;Survei itu dilakukan berangkat dari potret pendapat masyarakat ya, baik yang dilakukan oleh lembaga survei, media maupun lainnya terhadap kinerja menteri, itu tidak bisa dijadikan dasar lho,&amp;rdquo; ujarnya saat berbincang dengan Okezone, Minggu 21 Juni 2015 malam.
Politikus PDIP itu menyindir, bahwa hasil survei yang  ditujukan pada masyarakat kelas menengah hingga atas itu diragukan kredibilitasnya.
&amp;ldquo;Enggak ada itu nama Mbak Puan (Puan Maharani) ah, survei itu harus kredibel, enggak ada itu,&amp;rdquo; tegasnya.
Dia meminta, survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga sebaiknya mengedepankan profesionalitas. Hal ini untuk menjamin hasil yang baik dan tidak menggiring opini publik untuk memunculkan kebijakan reshuffle kabinet.
&amp;ldquo;Reshuffle itu hak prerogatif dari Presiden, jadi jangan sembarangan giring opini publik lah, kita lihat kinerjanya saja,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNS8wNy8yMi82MTM1OS80MjIyMjM2NDkyMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
