<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Giliran Rusia Boikot UE dan AS</title><description>Pemerintah Rusia membalas sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/23/18/1170178/giliran-rusia-boikot-ue-dan-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/23/18/1170178/giliran-rusia-boikot-ue-dan-as"/><item><title>Giliran Rusia Boikot UE dan AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/23/18/1170178/giliran-rusia-boikot-ue-dan-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/23/18/1170178/giliran-rusia-boikot-ue-dan-as</guid><pubDate>Selasa 23 Juni 2015 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Ardiansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/23/18/1170178/gilirian-rusia-boikot-ue-dan-as-Mq29OBP2wL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev (Foto:Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/23/18/1170178/gilirian-rusia-boikot-ue-dan-as-Mq29OBP2wL.jpg</image><title>Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev (Foto:Reuters)</title></images><description>
MOSKOW &amp;ndash; Pemerintah Rusia membalas sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS). Hari ini Rusia resmi memboikot  bahan makanan dari UE dan AS.
&amp;ldquo;Aksi balasan merupakan dasar dari keputusan ini, &amp;ldquo; ujar Juru Bicara Pemerintah Rusia, Mitchey Peskov, seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (23/6/2015).
Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Rusia, Dmitry Medvedev, mengatakan larangan impor bahan makanan dari UE dan AS akan berlangsung selama enam bulan ke depan. Ia menambahkan, Pemerintah Rusia akan menunggu respon dari UE dan AS.
Selain larangan bahan makanan, Pemerintah Rusia kini memperketat pemberian visa bagi penduduk di UE dan AS. Serta akan membekukan aset mereka di perbankan Rusia.
Sebelumnya,  UE memperpanjang sanksi ekonomi Rusia hingga Januari 2016 untuk menggencet Moskow soal konflik di Ukraina bagian timur. Pernyataan UE menyebutkan, keputusan tersebut diambil dalam rapat para menteri luar negeri di Luksemburg. Pengambilan keputusan berlangsung tanpa perdebatan.
</description><content:encoded>
MOSKOW &amp;ndash; Pemerintah Rusia membalas sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS). Hari ini Rusia resmi memboikot  bahan makanan dari UE dan AS.
&amp;ldquo;Aksi balasan merupakan dasar dari keputusan ini, &amp;ldquo; ujar Juru Bicara Pemerintah Rusia, Mitchey Peskov, seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (23/6/2015).
Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Rusia, Dmitry Medvedev, mengatakan larangan impor bahan makanan dari UE dan AS akan berlangsung selama enam bulan ke depan. Ia menambahkan, Pemerintah Rusia akan menunggu respon dari UE dan AS.
Selain larangan bahan makanan, Pemerintah Rusia kini memperketat pemberian visa bagi penduduk di UE dan AS. Serta akan membekukan aset mereka di perbankan Rusia.
Sebelumnya,  UE memperpanjang sanksi ekonomi Rusia hingga Januari 2016 untuk menggencet Moskow soal konflik di Ukraina bagian timur. Pernyataan UE menyebutkan, keputusan tersebut diambil dalam rapat para menteri luar negeri di Luksemburg. Pengambilan keputusan berlangsung tanpa perdebatan.
</content:encoded></item></channel></rss>
