<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diperintah Megawati, PDIP Akhirnya Tolak Dana Aspirasi</title><description>Fraksi PDIP akhirnya menolak Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau yang biasa disebut dana aspirasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/23/337/1170071/diperintah-megawati-pdip-akhirnya-tolak-dana-aspirasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/23/337/1170071/diperintah-megawati-pdip-akhirnya-tolak-dana-aspirasi"/><item><title>Diperintah Megawati, PDIP Akhirnya Tolak Dana Aspirasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/23/337/1170071/diperintah-megawati-pdip-akhirnya-tolak-dana-aspirasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/23/337/1170071/diperintah-megawati-pdip-akhirnya-tolak-dana-aspirasi</guid><pubDate>Selasa 23 Juni 2015 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Regina Fiardini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/23/337/1170071/diperintah-megawati-pdip-akhirnya-tolak-dana-aspirasi-ODKyHWLhR4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/23/337/1170071/diperintah-megawati-pdip-akhirnya-tolak-dana-aspirasi-ODKyHWLhR4.jpg</image><title>Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) akhirnya mengikuti dua kolega koalisinya yakni Fraksi Partai NasDem dan Hanura yang menolak Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau yang biasa disebut dana aspirasi.

Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno mengatakan, perintah penolakan tersebut langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan mengirimkan surat ke fraksi.

&quot;PDIP tadi sudah menyampaikan pandangan fraksinya (di rapat baleg), dan PDIP menyatakan menolak meneruskan usulan UP2DP,&quot; ujar Hendrawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Saat disinggung apakah PDIP dilema dengan program UP2DP tersebut,  lantaran partai berlogo kepala banteng di saat-saat terakhir baru menyatakan penolakannya, Hendrawan menjawab tidak ada starategi apalagi mencari pencitraan.

&quot;Tidak ada strategi, surat baru kita terima hari ini tadi pukul 10.30 WIB. Karenanya, kalau Ketua Umum sudah memutuskan, ya selesai kita harus mematuhinya,&quot; tegasnya.

Anggota Komisi IX DPR mengaku, penolakan Megawati tersebut, karena program UP2DP masih belum jelas. Sehingga, masih dipertanyakan oleh DPP PDIP.  &quot;Ini prosesnya sudah berjalan lama, hanya baru sekarang diambil keputusan,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) akhirnya mengikuti dua kolega koalisinya yakni Fraksi Partai NasDem dan Hanura yang menolak Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau yang biasa disebut dana aspirasi.

Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno mengatakan, perintah penolakan tersebut langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan mengirimkan surat ke fraksi.

&quot;PDIP tadi sudah menyampaikan pandangan fraksinya (di rapat baleg), dan PDIP menyatakan menolak meneruskan usulan UP2DP,&quot; ujar Hendrawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Saat disinggung apakah PDIP dilema dengan program UP2DP tersebut,  lantaran partai berlogo kepala banteng di saat-saat terakhir baru menyatakan penolakannya, Hendrawan menjawab tidak ada starategi apalagi mencari pencitraan.

&quot;Tidak ada strategi, surat baru kita terima hari ini tadi pukul 10.30 WIB. Karenanya, kalau Ketua Umum sudah memutuskan, ya selesai kita harus mematuhinya,&quot; tegasnya.

Anggota Komisi IX DPR mengaku, penolakan Megawati tersebut, karena program UP2DP masih belum jelas. Sehingga, masih dipertanyakan oleh DPP PDIP.  &quot;Ini prosesnya sudah berjalan lama, hanya baru sekarang diambil keputusan,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
