<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Habitat Lutung Terancam Punah</title><description>Habitat lutung ekor panjang (langur atau spesies monyet) di Kabupaten Lebak, Banten, terancam punah jika pembangunan Waduk Karian direalisasikan pemerintah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/24/340/1170465/habitat-lutung-terancam-punah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/24/340/1170465/habitat-lutung-terancam-punah"/><item><title>Habitat Lutung Terancam Punah</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/24/340/1170465/habitat-lutung-terancam-punah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/24/340/1170465/habitat-lutung-terancam-punah</guid><pubDate>Rabu 24 Juni 2015 11:18 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/24/340/1170465/habitat-lutung-terancam-punah-IxWclm9WBa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Habitat lutung di Lebak, Banten, terancam punah (Foto: Wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/24/340/1170465/habitat-lutung-terancam-punah-IxWclm9WBa.jpg</image><title>Habitat lutung di Lebak, Banten, terancam punah (Foto: Wikipedia)</title></images><description>
LEBAK - Habitat lutung ekor panjang (langur atau spesies monyet) di Kabupaten Lebak, Banten, terancam punah jika pembangunan Waduk Karian direalisasikan pemerintah.
&quot;Kami berharap habitat lutung yang berkembang di kawasan hutan di sekitar Sungai Ciberang dapat dilestarikan,&quot; kata Komarudin, seorang pencinta binatang langka warga Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten.
Dia mengatakan, selama ini kehidupan lutung berkembang di sekitar pohon-pohon besar di sekitar aliran Sungai Ciberang. Sebab populasi lutung ekor panjang berada di Kecamatan Sajira yang lokasinya terkena pembangunan Waduk Karian. Karena itu, pihaknya berharap nasib mereka tidak terancam dan perlu adanya perlindungan ekosistem di habitatnya.
Pembangunan waduk itu dipastikan kehidupan mereka terganggu. Saat ini, populasi lutung hanya berkembang di pohon-pohon besar di sekitar Sungai Ciberang karena banyak masyarakat yang membuka hutan-hutan dijadikan lokasi ladang. Dengan begitu, ujar dia, kehidupan satwa primata itu terancam kelaparan.
&quot;Saya kira lutung berwarna hitam-hitam itu kini tinggal di habitatnya di sekitar pohon besar di bantaran sungai Ciberang karena kawasan hutan berubah menjadi ladang,&quot; katanya.
Dia menyebutkan, saat ini diperkirakan populasi lutung ekor panjang antara 500-700 ekor tersebar di Desa Maraya, Sindang Sari, Pajagan, Calungbungur, dan Mekarsari, Kecamatan Sajira. Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau pemerintah memberikan kepedulian terhadap lutung-lutung tersebut.
&quot;Jika tidak ada kepedulian dipastikan populasi lutung ekor panjang sebagai kebanggaan warga Kabupaten Lebak terancam punah,&quot; kata mantan penyuluh Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Lebak, Banten, itu.
Menurut dia, Tahun 1970-an jumlah populasi lutung ekor panjang di Kecamatan Sajira masih ribuan ekor, tersebar di hutan milik warga maupun hutan lindung.
Selama ini, keberadaan lutung terkadang masuk ke pemukiman penduduk untuk mencari makanan apabila mereka kelaparan. Selain itu, juga terkadang menggigit warga akibat kelaparan itu.
Sebetulnya, lanjut dia, makanan lutung berupa dedaunan namun habitatnya menghilang kini beralih ke pisang atau buah-buahan.
&quot;Saya berharap nasib mereka yang kini sangat memprihatinkan ada yang peduli terhadap satwa yang dilindungi itu,&quot; ujar Komarudin sambil menyatakan hingga saat ini tidak ditemukan pemburuan lutung yang dilakukan warga.
</description><content:encoded>
LEBAK - Habitat lutung ekor panjang (langur atau spesies monyet) di Kabupaten Lebak, Banten, terancam punah jika pembangunan Waduk Karian direalisasikan pemerintah.
&quot;Kami berharap habitat lutung yang berkembang di kawasan hutan di sekitar Sungai Ciberang dapat dilestarikan,&quot; kata Komarudin, seorang pencinta binatang langka warga Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten.
Dia mengatakan, selama ini kehidupan lutung berkembang di sekitar pohon-pohon besar di sekitar aliran Sungai Ciberang. Sebab populasi lutung ekor panjang berada di Kecamatan Sajira yang lokasinya terkena pembangunan Waduk Karian. Karena itu, pihaknya berharap nasib mereka tidak terancam dan perlu adanya perlindungan ekosistem di habitatnya.
Pembangunan waduk itu dipastikan kehidupan mereka terganggu. Saat ini, populasi lutung hanya berkembang di pohon-pohon besar di sekitar Sungai Ciberang karena banyak masyarakat yang membuka hutan-hutan dijadikan lokasi ladang. Dengan begitu, ujar dia, kehidupan satwa primata itu terancam kelaparan.
&quot;Saya kira lutung berwarna hitam-hitam itu kini tinggal di habitatnya di sekitar pohon besar di bantaran sungai Ciberang karena kawasan hutan berubah menjadi ladang,&quot; katanya.
Dia menyebutkan, saat ini diperkirakan populasi lutung ekor panjang antara 500-700 ekor tersebar di Desa Maraya, Sindang Sari, Pajagan, Calungbungur, dan Mekarsari, Kecamatan Sajira. Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau pemerintah memberikan kepedulian terhadap lutung-lutung tersebut.
&quot;Jika tidak ada kepedulian dipastikan populasi lutung ekor panjang sebagai kebanggaan warga Kabupaten Lebak terancam punah,&quot; kata mantan penyuluh Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Lebak, Banten, itu.
Menurut dia, Tahun 1970-an jumlah populasi lutung ekor panjang di Kecamatan Sajira masih ribuan ekor, tersebar di hutan milik warga maupun hutan lindung.
Selama ini, keberadaan lutung terkadang masuk ke pemukiman penduduk untuk mencari makanan apabila mereka kelaparan. Selain itu, juga terkadang menggigit warga akibat kelaparan itu.
Sebetulnya, lanjut dia, makanan lutung berupa dedaunan namun habitatnya menghilang kini beralih ke pisang atau buah-buahan.
&quot;Saya berharap nasib mereka yang kini sangat memprihatinkan ada yang peduli terhadap satwa yang dilindungi itu,&quot; ujar Komarudin sambil menyatakan hingga saat ini tidak ditemukan pemburuan lutung yang dilakukan warga.
</content:encoded></item></channel></rss>
