<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kawal Kasus Angeline, Ketua Komnas PA Ketiban Teror   </title><description>Ketua Komnas PA mengaku mendapat teror saat mengawal kasus Angeline.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/28/338/1172714/kawal-kasus-angeline-ketua-komnas-pa-ketiban-teror</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/28/338/1172714/kawal-kasus-angeline-ketua-komnas-pa-ketiban-teror"/><item><title>Kawal Kasus Angeline, Ketua Komnas PA Ketiban Teror   </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/28/338/1172714/kawal-kasus-angeline-ketua-komnas-pa-ketiban-teror</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/28/338/1172714/kawal-kasus-angeline-ketua-komnas-pa-ketiban-teror</guid><pubDate>Minggu 28 Juni 2015 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Raiza Andini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/28/338/1172714/kawal-kasus-angeline-ketua-komnas-pa-ketiban-teror-ee1vWWVvh7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arist Merdeka Sirait (Foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/28/338/1172714/kawal-kasus-angeline-ketua-komnas-pa-ketiban-teror-ee1vWWVvh7.jpg</image><title>Arist Merdeka Sirait (Foto: Okezone) </title></images><description>
JAKARTA - Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengaku kerap mendapatkan teror dari pihak lawan saat mengawal kasus pembunuhan Angeline.

&quot;Saya kerap diteror saat mengawal kasus Angeline. Seperti kebakaran semalam ini seperti teror,&quot; jelas Arist di Kantor Komnas PA di TB. Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (28/6/2015).

Teror yang diterimanya meliputi ancaman sms, telefon dan juga aksi anarkis di jalan saat mobilnya melintas.

&quot;SMS bilang begini kalau enggak bisa ungkap jangan diteruskan, telefon tiba-tiba bunyi, mobil saya dipepet orang,&quot; tambahnya.

Mendapatkan ancaman teror, Arist mengaku tidak melaporkan kepada pihak kepolisian untuk mendapat jaminan keamanan.
Menurutnya, hal tersebut sudah biasa dia dapati saat mengawal kasus anak yang sedang ditanganinya.

&quot;Ini sudah sering kita dapati, sudah biasa,&quot; simpulnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengaku kerap mendapatkan teror dari pihak lawan saat mengawal kasus pembunuhan Angeline.

&quot;Saya kerap diteror saat mengawal kasus Angeline. Seperti kebakaran semalam ini seperti teror,&quot; jelas Arist di Kantor Komnas PA di TB. Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (28/6/2015).

Teror yang diterimanya meliputi ancaman sms, telefon dan juga aksi anarkis di jalan saat mobilnya melintas.

&quot;SMS bilang begini kalau enggak bisa ungkap jangan diteruskan, telefon tiba-tiba bunyi, mobil saya dipepet orang,&quot; tambahnya.

Mendapatkan ancaman teror, Arist mengaku tidak melaporkan kepada pihak kepolisian untuk mendapat jaminan keamanan.
Menurutnya, hal tersebut sudah biasa dia dapati saat mengawal kasus anak yang sedang ditanganinya.

&quot;Ini sudah sering kita dapati, sudah biasa,&quot; simpulnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
