<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seluruh Bank di Yunani Berhenti Beroperasi</title><description>Yunani kini berada dalam ketidakjelasan. Mulai Senin 29 Mei 2015 seluruh bank di Yunani berhenti beroperasi lantaran kesulitan likuiditas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/30/18/1174040/seluruh-bank-di-yunani-berhenti-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/30/18/1174040/seluruh-bank-di-yunani-berhenti-beroperasi"/><item><title>Seluruh Bank di Yunani Berhenti Beroperasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/30/18/1174040/seluruh-bank-di-yunani-berhenti-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/30/18/1174040/seluruh-bank-di-yunani-berhenti-beroperasi</guid><pubDate>Selasa 30 Juni 2015 19:35 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Ardiansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/30/18/1174040/seluruh-bank-di-yunani-berhenti-beroperasi-dMnDQvvpMO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nasabah Menyerbu ATM di Yunani (Foto:Washington Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/30/18/1174040/seluruh-bank-di-yunani-berhenti-beroperasi-dMnDQvvpMO.jpg</image><title>Nasabah Menyerbu ATM di Yunani (Foto:Washington Times)</title></images><description>
ATHENA &amp;ndash; Situasi di Yunani kini berada dalam ketidakjelasan. Mulai Senin 29 Mei 2015 seluruh bank di Yunani berhenti beroperasi lantaran kesulitan likuiditas.
Seperti dilansir Washington Times, Selasa (30/6/2015), akibatnya layanan perbankan dan ATM (Automatics Teller Machine) berhenti beroperasi sehingga menimbulkan keresahan bagi para nasabah. Pemerintah Yunani mengambil alih seluruh aktivitas perbankan.
Akibatnya para nasabah mengantre di seluruh bank berharap uang mereka dapat ditarik kembali. Pihak kepolisian Yunani pun dikerahkan untuk mengamankan kantor bank agar tidak terjadi kerusuhan.
Fenomena ini sudah terlihat sejak pekan lalu, Pemerintah Yunani berupaya menenangkan para nasabah agar tidak menarik uangnya secara berlebihan untuk menjaga kredibilitas perbankan.
Pemerintah Yunani telah mengambil kebijakan dengan membatasi penarikan melalui ATM hanya sebesar 60 Euro atau setara Rp871.000. Tutupnya layanan perbankan membuat seluruh toko di Yunani menolak pembayaran dengan kartu kredit.
Selain itu, antrean juga terjadi di Pom Bensin di Yunani. Para penduduk khawatir jatuhnya perekonomian akan menyebabkan krisis minyak di Negeri Para Dewa tersebut.
</description><content:encoded>
ATHENA &amp;ndash; Situasi di Yunani kini berada dalam ketidakjelasan. Mulai Senin 29 Mei 2015 seluruh bank di Yunani berhenti beroperasi lantaran kesulitan likuiditas.
Seperti dilansir Washington Times, Selasa (30/6/2015), akibatnya layanan perbankan dan ATM (Automatics Teller Machine) berhenti beroperasi sehingga menimbulkan keresahan bagi para nasabah. Pemerintah Yunani mengambil alih seluruh aktivitas perbankan.
Akibatnya para nasabah mengantre di seluruh bank berharap uang mereka dapat ditarik kembali. Pihak kepolisian Yunani pun dikerahkan untuk mengamankan kantor bank agar tidak terjadi kerusuhan.
Fenomena ini sudah terlihat sejak pekan lalu, Pemerintah Yunani berupaya menenangkan para nasabah agar tidak menarik uangnya secara berlebihan untuk menjaga kredibilitas perbankan.
Pemerintah Yunani telah mengambil kebijakan dengan membatasi penarikan melalui ATM hanya sebesar 60 Euro atau setara Rp871.000. Tutupnya layanan perbankan membuat seluruh toko di Yunani menolak pembayaran dengan kartu kredit.
Selain itu, antrean juga terjadi di Pom Bensin di Yunani. Para penduduk khawatir jatuhnya perekonomian akan menyebabkan krisis minyak di Negeri Para Dewa tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
