<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapten Sandy Sosok Berprestasi di TNI AU</title><description>Paman Kapten Penerbang (Pnb) Sandy Permana, Sriyono (57) mengungkapkan, bahwa keponakannya itu anak berprestasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/30/340/1174141/kapten-sandy-sosok-berprestasi-di-tni-au</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/30/340/1174141/kapten-sandy-sosok-berprestasi-di-tni-au"/><item><title>Kapten Sandy Sosok Berprestasi di TNI AU</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/30/340/1174141/kapten-sandy-sosok-berprestasi-di-tni-au</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/30/340/1174141/kapten-sandy-sosok-berprestasi-di-tni-au</guid><pubDate>Selasa 30 Juni 2015 22:45 WIB</pubDate><dc:creator>Feri Agus Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/30/340/1174141/kapten-sandy-sosok-berprestasi-di-tni-au-cWHLjXAqpB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapten Pnb Sandy Permana (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/30/340/1174141/kapten-sandy-sosok-berprestasi-di-tni-au-cWHLjXAqpB.jpg</image><title>Kapten Pnb Sandy Permana (Foto: Ist)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Paman Kapten Penerbang (Pnb) Sandy Permana, Sriyono (57) mengungkapkan, bahwa keponakannya itu, merupakan anak yang berprestasi selama berkarier di dalam kesatuan TNI Angkatan Udara (AU).
Kapten Sandy merupakan anggota Skadron 32 Abdul Rahman Saleh, Malang, Jawa Timur.
&amp;ldquo;Kapten Sandy anaknya sopan santunnya baik, kemudian bersahabat. Saya mendengar dia punya prestasi, selalu berprestasi,&amp;rdquo; tutur Sriyono saat ditemui Okezone, dirumahnya, di Jalan Kyai Haji Taisir, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (30/6/2015) malam.
Menurut dia, suami dari keponakannya Nana Hapsari baru saja menyelesaikan pendidikan selama enam bulan di Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Bahkan dirinya mendapat kabar, jika Kapten Sandy akan berpindah dinas ke Yogyakarta pada Februari 2016 mendatang.
&amp;ldquo;Dia baru saja menyelesaikan pendidikannya selama enam bulan. Pindah dinas pada Februari 2016 di Yogyakarta,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/06/30/20163/126313_medium.jpg&quot; alt=&quot;Puing Hercules C-130&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Lebih lanjut, Sriyono menuturkan terakhir berkomunikasi dengan almarhum saat dua hari sebelum bulan Ramadan yang bertandang kerumahnya. Pilot Pesawat Hercules C130 yang jatuh itu, datang bersama istri, kedua anaknya Putri (3) dan Zahirah (1), serta kedua mertuanya.
&amp;ldquo;Kemarin pas berkunjung terakhir sebelum puasa, dia mengucapkan terimakasih. Intinya dia anak yang baik,&amp;rdquo; tukasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Paman Kapten Penerbang (Pnb) Sandy Permana, Sriyono (57) mengungkapkan, bahwa keponakannya itu, merupakan anak yang berprestasi selama berkarier di dalam kesatuan TNI Angkatan Udara (AU).
Kapten Sandy merupakan anggota Skadron 32 Abdul Rahman Saleh, Malang, Jawa Timur.
&amp;ldquo;Kapten Sandy anaknya sopan santunnya baik, kemudian bersahabat. Saya mendengar dia punya prestasi, selalu berprestasi,&amp;rdquo; tutur Sriyono saat ditemui Okezone, dirumahnya, di Jalan Kyai Haji Taisir, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (30/6/2015) malam.
Menurut dia, suami dari keponakannya Nana Hapsari baru saja menyelesaikan pendidikan selama enam bulan di Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Bahkan dirinya mendapat kabar, jika Kapten Sandy akan berpindah dinas ke Yogyakarta pada Februari 2016 mendatang.
&amp;ldquo;Dia baru saja menyelesaikan pendidikannya selama enam bulan. Pindah dinas pada Februari 2016 di Yogyakarta,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/06/30/20163/126313_medium.jpg&quot; alt=&quot;Puing Hercules C-130&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Lebih lanjut, Sriyono menuturkan terakhir berkomunikasi dengan almarhum saat dua hari sebelum bulan Ramadan yang bertandang kerumahnya. Pilot Pesawat Hercules C130 yang jatuh itu, datang bersama istri, kedua anaknya Putri (3) dan Zahirah (1), serta kedua mertuanya.
&amp;ldquo;Kemarin pas berkunjung terakhir sebelum puasa, dia mengucapkan terimakasih. Intinya dia anak yang baik,&amp;rdquo; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
