<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku Penembakan di Tunisia Dilatih Kelompok Militan</title><description>Pelaku penembakan di Hotel Tunisia yang menewaskan 38 turis tersebut, diketahui telah dilatih oleh kelompok militan di kamp Libya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/01/18/1174591/pelaku-penembakan-di-tunisia-dilatih-kelompok-militan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/01/18/1174591/pelaku-penembakan-di-tunisia-dilatih-kelompok-militan"/><item><title>Pelaku Penembakan di Tunisia Dilatih Kelompok Militan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/01/18/1174591/pelaku-penembakan-di-tunisia-dilatih-kelompok-militan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/01/18/1174591/pelaku-penembakan-di-tunisia-dilatih-kelompok-militan</guid><pubDate>Rabu 01 Juli 2015 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/01/18/1174591/pelaku-penembakan-di-tunisia-dilatih-kelompok-militan-XpiDko3sWy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Abu Yahya Qayrawani atau Seifeddine Rezgui Yacoubi (Foto: IB Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/01/18/1174591/pelaku-penembakan-di-tunisia-dilatih-kelompok-militan-XpiDko3sWy.jpg</image><title>Abu Yahya Qayrawani atau Seifeddine Rezgui Yacoubi (Foto: IB Times)</title></images><description>
TUNIS &amp;ndash; Pelaku penembakan di Hotel Tunisia yang menembak secara membabi-buta, dan menewaskan 38 turis tersebut, diketahui telah dilatih oleh sebuah kelompok militan di Libya pada 2014. Laporan tersebut disampaikan Pemerintah Tunisia.
Menurut keterangan otoritas keamanan Tunisia, pelaku penembakan bernama Seifeddine Rezgui Yacoubi, yang tewas ketika melakukan penembakan brutal di hotel Tunisia, diketahui tengah berada di Libya ketika warga Tunisia dihebohkan oleh peristiwa penembakan di Museum Bardo pada 18 Maret 2015.
&amp;ldquo;Pelaku penembakan di Hotel Tunisia, Rezgui, tengah berada di Libya ketika peristiwa Museum Bardo menggegerkan warga Tunisa. Ia diyakini mendapatkan sebuah pelatihan dari kelompok militan di Libya ketika itu,&amp;rdquo; demikian pernyataan otoritas keamanan Tunisia, seperti diberitakan Al Jazeera, Rabu (1/7/2015).
Senada dengan otoritas keamanan Tunisia, Sekretaris Kementerian Dalam Negeri Tunisia, Rafik Chelli meyakini bahwa pelaku penembakan itu mendapatkan pelatihan oleh kelompok militan di Libya.
&amp;ldquo;Semua itu telah dikonfirmasi. Pelaku penembakan di Hotel Tunisia dipastikan dilatih oleh sebuah kelompok militan di Libya. Senapan yang digunakannya juga sama dengan pelaku penembakan di Museum Bardo. Ketika peristiwa di Museum Bardo terjadi, Rezgui diketahui sedang berada di Libya,&amp;rdquo; ungkap Chelli.
Sebagaimana diberitakan pada Jumat 26 Juni, sebanyak 38 turis di Hotel Marhaba Imperial Tunisia dinyatakan tewas akibat penembakan brutal yang dilakukan oleh Seifeddine Rezgui Yacoubi. Setidaknya, 30 korban tewas merupakan turis asal Inggris.

</description><content:encoded>
TUNIS &amp;ndash; Pelaku penembakan di Hotel Tunisia yang menembak secara membabi-buta, dan menewaskan 38 turis tersebut, diketahui telah dilatih oleh sebuah kelompok militan di Libya pada 2014. Laporan tersebut disampaikan Pemerintah Tunisia.
Menurut keterangan otoritas keamanan Tunisia, pelaku penembakan bernama Seifeddine Rezgui Yacoubi, yang tewas ketika melakukan penembakan brutal di hotel Tunisia, diketahui tengah berada di Libya ketika warga Tunisia dihebohkan oleh peristiwa penembakan di Museum Bardo pada 18 Maret 2015.
&amp;ldquo;Pelaku penembakan di Hotel Tunisia, Rezgui, tengah berada di Libya ketika peristiwa Museum Bardo menggegerkan warga Tunisa. Ia diyakini mendapatkan sebuah pelatihan dari kelompok militan di Libya ketika itu,&amp;rdquo; demikian pernyataan otoritas keamanan Tunisia, seperti diberitakan Al Jazeera, Rabu (1/7/2015).
Senada dengan otoritas keamanan Tunisia, Sekretaris Kementerian Dalam Negeri Tunisia, Rafik Chelli meyakini bahwa pelaku penembakan itu mendapatkan pelatihan oleh kelompok militan di Libya.
&amp;ldquo;Semua itu telah dikonfirmasi. Pelaku penembakan di Hotel Tunisia dipastikan dilatih oleh sebuah kelompok militan di Libya. Senapan yang digunakannya juga sama dengan pelaku penembakan di Museum Bardo. Ketika peristiwa di Museum Bardo terjadi, Rezgui diketahui sedang berada di Libya,&amp;rdquo; ungkap Chelli.
Sebagaimana diberitakan pada Jumat 26 Juni, sebanyak 38 turis di Hotel Marhaba Imperial Tunisia dinyatakan tewas akibat penembakan brutal yang dilakukan oleh Seifeddine Rezgui Yacoubi. Setidaknya, 30 korban tewas merupakan turis asal Inggris.

</content:encoded></item></channel></rss>
