<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenderal Gatot Dikenal Gemar Blusukan</title><description>KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo gemar blusukan ke daerah-daerah untuk melihat keadaan para prajuritnya yang sedang bertugas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/01/337/1173853/jenderal-gatot-dikenal-gemar-blusukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/01/337/1173853/jenderal-gatot-dikenal-gemar-blusukan"/><item><title>Jenderal Gatot Dikenal Gemar Blusukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/01/337/1173853/jenderal-gatot-dikenal-gemar-blusukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/01/337/1173853/jenderal-gatot-dikenal-gemar-blusukan</guid><pubDate>Rabu 01 Juli 2015 07:36 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/30/337/1173853/jenderal-gatot-dikenal-gemar-blusukan-Dn49Y56wlg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Bersama Prajurit TNI (foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/30/337/1173853/jenderal-gatot-dikenal-gemar-blusukan-Dn49Y56wlg.jpg</image><title>KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Bersama Prajurit TNI (foto: Antara)</title></images><description>
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo gemar blusukan ke daerah-daerah untuk melihat keadaan para prajuritnya yang sedang bertugas.

&quot;Jenderal Gatot sangat rajin mengunjungi prajuritnya di berbagai pelosok negeri untuk tetap menjadikan prajurit yang profesional,&quot; ungkap pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati (Nuning) kepada Okezone, Rabu (1/7/2015).

Nuning menilai, Gatot adalah seorang Jenderal TNI Angkatan Darat (AD) yang profesional dan intelektual, namun tak larut dalam politik. &quot;Beberapa kali menjadi pembicara di perguruan tinggi seperit di UI dan Unpad, pemikirannya mengenai bagaimana mengantisipasi proxy war sangat menarik,&quot; paparnya.

Ia berharap, Gatot dapat meneruskan apa yang sudah diperjuangkan Panglima TNI Jenderal Moeldoko untuk membangun TNI secara holistik, bukan hanya alat utama sistem pertahanan (alutsista)-nya, tapi geopolitik, dan geostrategisnya juga.

&quot;Peningkatan kualitas sumber daya manusia prajurit TNI di semua matra juga harus diperhatikan,&quot; tegasnya.

Kelak ketika sudah duduk sebagai Panglima TNI, lanjut Nuning, Gatot harus lepas dari semangat egosektoral. &quot;Dia harus berfikir secara Trimatra, harus memikirkan semua matra, bukan matranya sendiri. Kemajuan alutsista juga harus berjalan linier dengan pembangunan sumber daya manusia TNI,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo gemar blusukan ke daerah-daerah untuk melihat keadaan para prajuritnya yang sedang bertugas.

&quot;Jenderal Gatot sangat rajin mengunjungi prajuritnya di berbagai pelosok negeri untuk tetap menjadikan prajurit yang profesional,&quot; ungkap pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati (Nuning) kepada Okezone, Rabu (1/7/2015).

Nuning menilai, Gatot adalah seorang Jenderal TNI Angkatan Darat (AD) yang profesional dan intelektual, namun tak larut dalam politik. &quot;Beberapa kali menjadi pembicara di perguruan tinggi seperit di UI dan Unpad, pemikirannya mengenai bagaimana mengantisipasi proxy war sangat menarik,&quot; paparnya.

Ia berharap, Gatot dapat meneruskan apa yang sudah diperjuangkan Panglima TNI Jenderal Moeldoko untuk membangun TNI secara holistik, bukan hanya alat utama sistem pertahanan (alutsista)-nya, tapi geopolitik, dan geostrategisnya juga.

&quot;Peningkatan kualitas sumber daya manusia prajurit TNI di semua matra juga harus diperhatikan,&quot; tegasnya.

Kelak ketika sudah duduk sebagai Panglima TNI, lanjut Nuning, Gatot harus lepas dari semangat egosektoral. &quot;Dia harus berfikir secara Trimatra, harus memikirkan semua matra, bukan matranya sendiri. Kemajuan alutsista juga harus berjalan linier dengan pembangunan sumber daya manusia TNI,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
