<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sepanjang Pemakaman, Istri Kapten Sandy Tak Berhenti Menangis</title><description>Sepanjang pemakaman, istri Kapten Sandy tak berhenti menangis kepulangan sang suami ke Yang Maha Kuasa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/02/340/1175036/sepanjang-pemakaman-istri-kapten-sandy-tak-berhenti-menangis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/02/340/1175036/sepanjang-pemakaman-istri-kapten-sandy-tak-berhenti-menangis"/><item><title>Sepanjang Pemakaman, Istri Kapten Sandy Tak Berhenti Menangis</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/02/340/1175036/sepanjang-pemakaman-istri-kapten-sandy-tak-berhenti-menangis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/02/340/1175036/sepanjang-pemakaman-istri-kapten-sandy-tak-berhenti-menangis</guid><pubDate>Kamis 02 Juli 2015 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/02/340/1175036/sepanjang-pemakaman-istri-kapten-sandy-tak-berhenti-menangis-kk6dGIK94q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fitriana saat bersimpuh di makam suami (Foto: Mustholih/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/02/340/1175036/sepanjang-pemakaman-istri-kapten-sandy-tak-berhenti-menangis-kk6dGIK94q.jpg</image><title>Fitriana saat bersimpuh di makam suami (Foto: Mustholih/Okezone)</title></images><description>
SEMARANG - Istri Kapten Sandy Permana, Fitriana Hapsari, tak berhenti menangis sepanjang upacara pemakaman suaminya di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang.
Sejak menginjakkan kaki di pintu masuk kompleks Giri Tunggal hingga akhirnya bersimpuh di samping kuburan sang suami, air mata terus memenuhi pelupuk mata Fitriana.
Hari ini, Sandy yang meninggal akibat pesawat Hercules C-130 yang dipilotinya mengalami masalah dan jatuh di Medan, Sumatera Utara, dimakamkan.
Sepanjang upacara pemakaman Sandy, Fitriana tampak memeluk ke dua putrinya sambil sesekali mengelap air matanya dengan sapu tangan.
Sesekali, seorang kerabat perempuan yang berada di belakang memegang bahu Fitriana seperti berusaha menguatkan.
Kolonel Hendrikus Haris Haryanto yang didaulat sebagai komandan upacara menyebut kematian Sandy sebagai suatu hal yang mengejutkan.
&quot;Peristiwa itu mengejutkan dan menyedihkan kita semua,&quot; kata Komandan Pangkalan Udara Adi Sumarmo itu di Giri Tunggal, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (2/7/2015).
Hingga upacara pemakaman berakhir, Fitriana didaulat pertama kali melakukan tabur bunga. Fitriana beranjak dari bangku mendekat ke liang lahat dan bersimpuh.
Berlahan-lahan, ia menabur bunga di atas makam sang suami sambil tetap menangis. Kedua anaknya kemudian mengikuti jejak Fitriana ikut menabur bunga.
Diakhir tabur bunga, Fitriana bersimpuh di dekat nisan Sandy. Ia lalu memeluk nisan yang bertahtakan tulisan Sandy dan mengecupnya hingga sebanyak tiga kali. &quot;Mas...,&quot; kata Fitriana samar-samar di sela tangisannya sambil menatap nisan Sandy.
</description><content:encoded>
SEMARANG - Istri Kapten Sandy Permana, Fitriana Hapsari, tak berhenti menangis sepanjang upacara pemakaman suaminya di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang.
Sejak menginjakkan kaki di pintu masuk kompleks Giri Tunggal hingga akhirnya bersimpuh di samping kuburan sang suami, air mata terus memenuhi pelupuk mata Fitriana.
Hari ini, Sandy yang meninggal akibat pesawat Hercules C-130 yang dipilotinya mengalami masalah dan jatuh di Medan, Sumatera Utara, dimakamkan.
Sepanjang upacara pemakaman Sandy, Fitriana tampak memeluk ke dua putrinya sambil sesekali mengelap air matanya dengan sapu tangan.
Sesekali, seorang kerabat perempuan yang berada di belakang memegang bahu Fitriana seperti berusaha menguatkan.
Kolonel Hendrikus Haris Haryanto yang didaulat sebagai komandan upacara menyebut kematian Sandy sebagai suatu hal yang mengejutkan.
&quot;Peristiwa itu mengejutkan dan menyedihkan kita semua,&quot; kata Komandan Pangkalan Udara Adi Sumarmo itu di Giri Tunggal, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (2/7/2015).
Hingga upacara pemakaman berakhir, Fitriana didaulat pertama kali melakukan tabur bunga. Fitriana beranjak dari bangku mendekat ke liang lahat dan bersimpuh.
Berlahan-lahan, ia menabur bunga di atas makam sang suami sambil tetap menangis. Kedua anaknya kemudian mengikuti jejak Fitriana ikut menabur bunga.
Diakhir tabur bunga, Fitriana bersimpuh di dekat nisan Sandy. Ia lalu memeluk nisan yang bertahtakan tulisan Sandy dan mengecupnya hingga sebanyak tiga kali. &quot;Mas...,&quot; kata Fitriana samar-samar di sela tangisannya sambil menatap nisan Sandy.
</content:encoded></item></channel></rss>
