<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Landasan Pacu Polonia Tak Layak Lagi</title><description>Legislator DPRD Sumatera Utara menyebutkan eks Bandara Polonia tidak lagi layak dijadikan landasan pacu pesawat komersil maupun militer.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/02/340/1175049/landasan-pacu-polonia-tak-layak-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/02/340/1175049/landasan-pacu-polonia-tak-layak-lagi"/><item><title>Landasan Pacu Polonia Tak Layak Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/02/340/1175049/landasan-pacu-polonia-tak-layak-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/02/340/1175049/landasan-pacu-polonia-tak-layak-lagi</guid><pubDate>Kamis 02 Juli 2015 13:17 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/02/340/1175049/landasan-pacu-polonia-tak-layak-lagi-hnu5zHK2N0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Landasan pacu Bandara Polonia, Medan, tidak layak lagi (Foto: Waspada Online)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/02/340/1175049/landasan-pacu-polonia-tak-layak-lagi-hnu5zHK2N0.jpg</image><title>Landasan pacu Bandara Polonia, Medan, tidak layak lagi (Foto: Waspada Online)</title></images><description>
MEDAN &amp;ndash; Legislator DPRD Sumatera Utara menyebutkan eks Bandara Polonia tidak lagi layak dijadikan landasan pacu pesawat komersil maupun militer.
Pasalnya, anggota Komisi A DPRD Sumut yang membidangi pemerintahan, Sutrisno Pangaribuan mengatakan, landasan pacu Polonia hingga ke daerah Pancur Batu berada di daerah yang padat pemukiman penduduk.
&amp;ldquo;Dulu pesawat Mandala juga pernah jatuh di situ. Jadi sebaiknya TNI AU didorong untuk membuat markas baru yang jauh dari pemukiman warga,&amp;rdquo; katanya, Kamis (2/7/2015).
Dia menyarankan, TNI AU dapat memilih lokasi yang berdekatan dengan pantai seperti di Pantai Labu. Namun dia menyangsikan hal tersebut dapat dilakukan mengingat besarnya anggaran yang akan dikeluarkan untuk membuat pangkalan udara baru.
&amp;ldquo;Atau bisa juga koordinasi dengan Kualanamu. Nanti runwaynya dibagi atau ditambah,&amp;rdquo; imbuhnya.
Berkaitan dengan jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Jalan Jamin Ginting Padang Bulan, Medan, pihaknya menyarankan TNI AU untuk memperbarui peralatan militer Indonesia khususnya pesawat terbang.
&amp;ldquo;Kalau dari informasi, seharusnya pesawat itu umurnya sampai 20 tahun. Yang jatuh ini umurnya sampai 51 tahun. Itukan sudah tidak layak lagi,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>
MEDAN &amp;ndash; Legislator DPRD Sumatera Utara menyebutkan eks Bandara Polonia tidak lagi layak dijadikan landasan pacu pesawat komersil maupun militer.
Pasalnya, anggota Komisi A DPRD Sumut yang membidangi pemerintahan, Sutrisno Pangaribuan mengatakan, landasan pacu Polonia hingga ke daerah Pancur Batu berada di daerah yang padat pemukiman penduduk.
&amp;ldquo;Dulu pesawat Mandala juga pernah jatuh di situ. Jadi sebaiknya TNI AU didorong untuk membuat markas baru yang jauh dari pemukiman warga,&amp;rdquo; katanya, Kamis (2/7/2015).
Dia menyarankan, TNI AU dapat memilih lokasi yang berdekatan dengan pantai seperti di Pantai Labu. Namun dia menyangsikan hal tersebut dapat dilakukan mengingat besarnya anggaran yang akan dikeluarkan untuk membuat pangkalan udara baru.
&amp;ldquo;Atau bisa juga koordinasi dengan Kualanamu. Nanti runwaynya dibagi atau ditambah,&amp;rdquo; imbuhnya.
Berkaitan dengan jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Jalan Jamin Ginting Padang Bulan, Medan, pihaknya menyarankan TNI AU untuk memperbarui peralatan militer Indonesia khususnya pesawat terbang.
&amp;ldquo;Kalau dari informasi, seharusnya pesawat itu umurnya sampai 20 tahun. Yang jatuh ini umurnya sampai 51 tahun. Itukan sudah tidak layak lagi,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
