<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laskar 1926 Kritik Muktamar NU</title><description>Pemuda NU yang tergabung dalam Laskar 1926 mengkritik skenario pelaksanaan Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/02/519/1175334/laskar-1926-kritik-muktamar-nu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/02/519/1175334/laskar-1926-kritik-muktamar-nu"/><item><title>Laskar 1926 Kritik Muktamar NU</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/02/519/1175334/laskar-1926-kritik-muktamar-nu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/02/519/1175334/laskar-1926-kritik-muktamar-nu</guid><pubDate>Kamis 02 Juli 2015 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Hari Istiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/02/519/1175334/laskar-1926-kritik-muktamar-nu-jkqEh96vEU.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/02/519/1175334/laskar-1926-kritik-muktamar-nu-jkqEh96vEU.jpg</image><title></title></images><description>MALANG - Pemuda NU yang tergabung dalam Laskar 1926 mengkritik skenario pelaksanaan Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur. Mereka menilai pelaksanaan muktamar kali ini tidak &quot;sehat&quot;. Sebab, indikasi adanya kepentingan politik pragmatis masuk dan mengintervensi acara muktamar.
Juru bicara Laskar 1926 yang merupakan gabungan pemuda NU, mMahasiswa, dan santri, Muhammad Faiz mengaku momen sakral bagi kalangan Nahdliyin di tempat kelahiran NU di Jombang kali ini cukup membahayakan bagi masa depan NU.
&quot;Pembiayaan muktamar dari APBD Provinsi Jawa Timur dan Pemda Jombang membuat NU tersandera utang budi kepada pemerintah,&quot; ujarnya di sela-sela aksi di depan Balai Kota Malang, Kamis (2/7/2015).
Seharusnya, kata Faiz, organisasi NU dengan sekira 80 juta pengikut mampu secara mandiri dan swadaya menyelenggarakan muktamar. Selain itu, dana miliaran dari pemerintah menurutnya tidak etis diterima di tengah kondisi masyarakat yang masih membutuhkan dana dari pemerintah.
Laskar 1926 juga menuntut proses pemilihan Ketua Umum PBNU dari politik uang dan politik transaksional. &quot;Menjadi Ketua Umum PBNU merupakan amanah jutaan nahdliyin, bukan dijadikan rebutan dengan menghalalkan segala cara,&quot; kata Faiz.
</description><content:encoded>MALANG - Pemuda NU yang tergabung dalam Laskar 1926 mengkritik skenario pelaksanaan Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur. Mereka menilai pelaksanaan muktamar kali ini tidak &quot;sehat&quot;. Sebab, indikasi adanya kepentingan politik pragmatis masuk dan mengintervensi acara muktamar.
Juru bicara Laskar 1926 yang merupakan gabungan pemuda NU, mMahasiswa, dan santri, Muhammad Faiz mengaku momen sakral bagi kalangan Nahdliyin di tempat kelahiran NU di Jombang kali ini cukup membahayakan bagi masa depan NU.
&quot;Pembiayaan muktamar dari APBD Provinsi Jawa Timur dan Pemda Jombang membuat NU tersandera utang budi kepada pemerintah,&quot; ujarnya di sela-sela aksi di depan Balai Kota Malang, Kamis (2/7/2015).
Seharusnya, kata Faiz, organisasi NU dengan sekira 80 juta pengikut mampu secara mandiri dan swadaya menyelenggarakan muktamar. Selain itu, dana miliaran dari pemerintah menurutnya tidak etis diterima di tengah kondisi masyarakat yang masih membutuhkan dana dari pemerintah.
Laskar 1926 juga menuntut proses pemilihan Ketua Umum PBNU dari politik uang dan politik transaksional. &quot;Menjadi Ketua Umum PBNU merupakan amanah jutaan nahdliyin, bukan dijadikan rebutan dengan menghalalkan segala cara,&quot; kata Faiz.
</content:encoded></item></channel></rss>
