<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Warga Rayakan Hasil Referendum Yunani</title><description>Ribuan orang merayakan hasil referendum, meski masa depan Yunani menjadi tidak menentu.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/06/18/1176875/ribuan-warga-rayakan-hasil-referendum-yunani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/06/18/1176875/ribuan-warga-rayakan-hasil-referendum-yunani"/><item><title>Ribuan Warga Rayakan Hasil Referendum Yunani</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/06/18/1176875/ribuan-warga-rayakan-hasil-referendum-yunani</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/06/18/1176875/ribuan-warga-rayakan-hasil-referendum-yunani</guid><pubDate>Senin 06 Juli 2015 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/06/18/1176875/ribuan-warga-rayakan-hasil-referendum-yunani-sQ3RKewqWK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Yunani rayakan hasil referendum. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/06/18/1176875/ribuan-warga-rayakan-hasil-referendum-yunani-sQ3RKewqWK.jpg</image><title>Warga Yunani rayakan hasil referendum. (Foto: Reuters)</title></images><description>
ATHENA &amp;ndash; Kata &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo; mendominasi hasil referendum di Yunani. Hasil tersebut membuat ribuan orang merayakannya, meski masa depan Yunani menjadi tidak menentu.

Pada Minggu 5 Juni 2015, puluhan ribu warga Yunani berbondong-bondong menuju tempat pemungutan suara (TPS). Setelah melakukan penghitungan suara, sebanyak 60 persen suara menolak dana talangan dari kreditor.

Di Syntagma Square, pusat Kota Athena, ribuan orang membentangkan spanduk bertulis &amp;ldquo;Tidak&amp;rdquo; dan berteriak, &amp;ldquo;Mereka tidak akan menang.&amp;rdquo; Mereka juga membawa bendera Yunani dan merayakan dengan berjoget tarian tradisional. Ada juga yang menyalakan kembang api di Syntagma Square.

&amp;ldquo;Kata &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo; artinya kami tidak takut setelah tekanan yang kami alami dari Eropa dan dalam negeri kami,&amp;rdquo; kata salah seorang guru bernama Stathis Efthimiadis, seperti diberitakan Reuters, Senin (6/7/2015).

Sama seperti pihak lainnya, Efthimiadis merupakan salah seorang yang memilih kata &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo; dalam referendum ini. Dia tidak percaya ancaman dari Eropa dan pejabat lokal bahwa Yunani terancam dicoret dari Eropa jika menolak dana talangan.

&quot;Pekan depan, Pemerintah Yunani memiliki kesempatan melakukan negosiasi berdasarkan nilai-nilai demokrasi dan hak yang sama di Uni Eropa,&quot; kata seorang pensiunan bernama Konstantinos Petras.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMi8wMy8xMC81ODgzOS80MDI5MDAxNzIxMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>
ATHENA &amp;ndash; Kata &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo; mendominasi hasil referendum di Yunani. Hasil tersebut membuat ribuan orang merayakannya, meski masa depan Yunani menjadi tidak menentu.

Pada Minggu 5 Juni 2015, puluhan ribu warga Yunani berbondong-bondong menuju tempat pemungutan suara (TPS). Setelah melakukan penghitungan suara, sebanyak 60 persen suara menolak dana talangan dari kreditor.

Di Syntagma Square, pusat Kota Athena, ribuan orang membentangkan spanduk bertulis &amp;ldquo;Tidak&amp;rdquo; dan berteriak, &amp;ldquo;Mereka tidak akan menang.&amp;rdquo; Mereka juga membawa bendera Yunani dan merayakan dengan berjoget tarian tradisional. Ada juga yang menyalakan kembang api di Syntagma Square.

&amp;ldquo;Kata &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo; artinya kami tidak takut setelah tekanan yang kami alami dari Eropa dan dalam negeri kami,&amp;rdquo; kata salah seorang guru bernama Stathis Efthimiadis, seperti diberitakan Reuters, Senin (6/7/2015).

Sama seperti pihak lainnya, Efthimiadis merupakan salah seorang yang memilih kata &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo; dalam referendum ini. Dia tidak percaya ancaman dari Eropa dan pejabat lokal bahwa Yunani terancam dicoret dari Eropa jika menolak dana talangan.

&quot;Pekan depan, Pemerintah Yunani memiliki kesempatan melakukan negosiasi berdasarkan nilai-nilai demokrasi dan hak yang sama di Uni Eropa,&quot; kata seorang pensiunan bernama Konstantinos Petras.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMi8wMy8xMC81ODgzOS80MDI5MDAxNzIxMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
