<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yunani Berprospek Tinggalkan Zona Eropa</title><description>Hasil referendum membuat Yunani berprospek meninggalkan zona eropa.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/06/18/1176886/yunani-berprospek-tinggalkan-zona-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/06/18/1176886/yunani-berprospek-tinggalkan-zona-eropa"/><item><title>Yunani Berprospek Tinggalkan Zona Eropa</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/06/18/1176886/yunani-berprospek-tinggalkan-zona-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/06/18/1176886/yunani-berprospek-tinggalkan-zona-eropa</guid><pubDate>Senin 06 Juli 2015 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/06/18/1176886/yunani-berprospek-tinggalkan-zona-eropa-V222kyrM21.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Yunani merayakan hasil referendum. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/06/18/1176886/yunani-berprospek-tinggalkan-zona-eropa-V222kyrM21.jpg</image><title>Warga Yunani merayakan hasil referendum. (Foto: Reuters)</title></images><description>
PRAHA &amp;ndash; Kata &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo; mendominasi dalam hasil referendum Yunani. Hasil ini membuat Yunani terancam tercoret dari Zona Eropa.

Pada Minggu 5 Juni 2015, warga Yunani melakukan pemilihan suara untuk menerima atau tidak dana talangan dari kreditor. Hasilnya, 60 persen suara mengatakan &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo;, sedangkan &amp;lsquo;Ya&amp;rsquo; hanya mendapat 40 persen suara.

Menteri Keuangan Slovakia, Peter Kazimir, sangat realistis jika Yunani meninggalkan zona Eropa setelah hasil referendum tersebut.

&amp;ldquo;Mimpi buruk &amp;lsquo;arsitek-euro&amp;rsquo; bahwa sebuah negara bisa meninggalkan perkumpulan ini sepertinya akan menjadi kenyataan setelah kata &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo; mendominasi di Yinani,&amp;rdquo; kata Kazimir, melalui akun Twitter, seperti diberitakan Reuters, Senin (6/7/2015).

&amp;ldquo;Penolakan dari warga Yunani bukan berarti mereka akan mendapat uang dengan mudah,&amp;rdquo; sambungnya.

Meski masa depan menjadi tidak jelas, tapi ribuan warga Yunani merayakan hasil referendum ini seperti sebuah kemenangan. Mereka berjoget tarian tradisional di pusat-pusat kota di Yunani.
</description><content:encoded>
PRAHA &amp;ndash; Kata &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo; mendominasi dalam hasil referendum Yunani. Hasil ini membuat Yunani terancam tercoret dari Zona Eropa.

Pada Minggu 5 Juni 2015, warga Yunani melakukan pemilihan suara untuk menerima atau tidak dana talangan dari kreditor. Hasilnya, 60 persen suara mengatakan &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo;, sedangkan &amp;lsquo;Ya&amp;rsquo; hanya mendapat 40 persen suara.

Menteri Keuangan Slovakia, Peter Kazimir, sangat realistis jika Yunani meninggalkan zona Eropa setelah hasil referendum tersebut.

&amp;ldquo;Mimpi buruk &amp;lsquo;arsitek-euro&amp;rsquo; bahwa sebuah negara bisa meninggalkan perkumpulan ini sepertinya akan menjadi kenyataan setelah kata &amp;lsquo;Tidak&amp;rsquo; mendominasi di Yinani,&amp;rdquo; kata Kazimir, melalui akun Twitter, seperti diberitakan Reuters, Senin (6/7/2015).

&amp;ldquo;Penolakan dari warga Yunani bukan berarti mereka akan mendapat uang dengan mudah,&amp;rdquo; sambungnya.

Meski masa depan menjadi tidak jelas, tapi ribuan warga Yunani merayakan hasil referendum ini seperti sebuah kemenangan. Mereka berjoget tarian tradisional di pusat-pusat kota di Yunani.
</content:encoded></item></channel></rss>
