<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Obama: AS Akan Intensifkan Kampanye Anti-ISIS</title><description>Presiden AS Barack Obama telah mengumumkan bahwa Koalisi Internasional akan mengintensifkan kampanye anti-ISIS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/07/18/1177677/obama-as-akan-intensifkan-kampanye-anti-isis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/07/18/1177677/obama-as-akan-intensifkan-kampanye-anti-isis"/><item><title>Obama: AS Akan Intensifkan Kampanye Anti-ISIS</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/07/18/1177677/obama-as-akan-intensifkan-kampanye-anti-isis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/07/18/1177677/obama-as-akan-intensifkan-kampanye-anti-isis</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2015 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/07/18/1177677/obama-as-akan-intensifkan-kampanye-anti-isis-FMI3IeOjj4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden AS, Barack Obama (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/07/18/1177677/obama-as-akan-intensifkan-kampanye-anti-isis-FMI3IeOjj4.jpg</image><title>Presiden AS, Barack Obama (Foto: AFP)</title></images><description>
WASHINGTON &amp;ndash; Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama telah mengumumkan kampanye untuk mengintensifkan perlawanan terhadap kelompok militan ISIS. Kampanye untuk mengintensifkan serangan tersebut akan dilakukan oleh Koalisi Internasional pimpinan AS.
&amp;ldquo;Kali ini kita perlu mengumumkan kepada negara-negara yang tergabung dalam Koalisi Internasional untuk mengintensifkan perlawanan terhadap basis pertahanan ISIS di Suriah dan Irak,&amp;rdquo; ujar Presiden Obama ketika berbicara di Pentagon, seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (7/7/2015).
&amp;ldquo;Kekalahan kelompok ISIS dalam beberapa wilayah kekuasaannya merupakan bukti bahwa kelompok ekstremis itu dapat dikalahkan. Namun, itu semua butuh kerja keras dari Koalisi Internasional. Oleh karena itu, kita harus mengintensifkan kampanye anti-ISIS,&amp;rdquo; sambungnya.
Sebelumnya, Koalisi Internasional pimpinan AS memang kerap kali meluncurkan serangan udaranya ke wilayah-wilayah yang menjadi basis pertahanan kelompok ISIS. Dalam serangan terbarunya, setidaknya ada 19 serangan udara yang diluncurkan Koalisi Internasional dalam kurun waktu 24 jam.
Serangan terbaru itu diarahkan pada 11 lokasi di Irak seperti Kota Beiji, Fallujah, Haditha, Kirkuk, Ramadi, Makhmur, Sinjai, dan lain-lain. Sementara itu, delapan lokasi di Suriah juga turut menjadi target serangan udara.
Koalisi Internasional pimpinan AS untuk misi perlawanan terhadap ISIS saat ini memiliki 62 negara anggota. Selandia Baru dan Australia yang telah mengirimkan beberapa prajuritnya ke Irak juga termasuk dalam 62 negara anggota.

</description><content:encoded>
WASHINGTON &amp;ndash; Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama telah mengumumkan kampanye untuk mengintensifkan perlawanan terhadap kelompok militan ISIS. Kampanye untuk mengintensifkan serangan tersebut akan dilakukan oleh Koalisi Internasional pimpinan AS.
&amp;ldquo;Kali ini kita perlu mengumumkan kepada negara-negara yang tergabung dalam Koalisi Internasional untuk mengintensifkan perlawanan terhadap basis pertahanan ISIS di Suriah dan Irak,&amp;rdquo; ujar Presiden Obama ketika berbicara di Pentagon, seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (7/7/2015).
&amp;ldquo;Kekalahan kelompok ISIS dalam beberapa wilayah kekuasaannya merupakan bukti bahwa kelompok ekstremis itu dapat dikalahkan. Namun, itu semua butuh kerja keras dari Koalisi Internasional. Oleh karena itu, kita harus mengintensifkan kampanye anti-ISIS,&amp;rdquo; sambungnya.
Sebelumnya, Koalisi Internasional pimpinan AS memang kerap kali meluncurkan serangan udaranya ke wilayah-wilayah yang menjadi basis pertahanan kelompok ISIS. Dalam serangan terbarunya, setidaknya ada 19 serangan udara yang diluncurkan Koalisi Internasional dalam kurun waktu 24 jam.
Serangan terbaru itu diarahkan pada 11 lokasi di Irak seperti Kota Beiji, Fallujah, Haditha, Kirkuk, Ramadi, Makhmur, Sinjai, dan lain-lain. Sementara itu, delapan lokasi di Suriah juga turut menjadi target serangan udara.
Koalisi Internasional pimpinan AS untuk misi perlawanan terhadap ISIS saat ini memiliki 62 negara anggota. Selandia Baru dan Australia yang telah mengirimkan beberapa prajuritnya ke Irak juga termasuk dalam 62 negara anggota.

</content:encoded></item></channel></rss>
