<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesepakatan Nuklir Tercapai, PBB Sebut Momen Bersejarah</title><description>Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyambut hangat kesepakatan nuklir yang terjadi antara Iran dan enam negara kekuatan dunia.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/15/18/1182152/kesepakatan-nuklir-tercapai-pbb-sebut-momen-bersejarah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/15/18/1182152/kesepakatan-nuklir-tercapai-pbb-sebut-momen-bersejarah"/><item><title>Kesepakatan Nuklir Tercapai, PBB Sebut Momen Bersejarah</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/15/18/1182152/kesepakatan-nuklir-tercapai-pbb-sebut-momen-bersejarah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/15/18/1182152/kesepakatan-nuklir-tercapai-pbb-sebut-momen-bersejarah</guid><pubDate>Rabu 15 Juli 2015 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/15/18/1182152/kesepakatan-nuklir-tercapai-pbb-sebut-momen-bersejarah-ZLhetSEmsg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para Menlu berfoto setelah perbincangan nuklir Iran. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/15/18/1182152/kesepakatan-nuklir-tercapai-pbb-sebut-momen-bersejarah-ZLhetSEmsg.jpg</image><title>Para Menlu berfoto setelah perbincangan nuklir Iran. (Foto: Reuters)</title></images><description>
ADDIS ABABA &amp;ndash; Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyambut hangat kesepakatan nuklir yang dicapai di Wina, Austria. Dia menyebut hal ini sebagai momen bersejarah.
Ban mengucapkan selamat kepada anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang terdiri dari Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, china, dan Rusia, ditambah Jerman dan Iran, karena mencapai kesepakatan itu. Demikian isi pernyataan yang dikeluarkan juru bicara Ban kepada wartawan di Markas Besar PBB di New York, AS.
Ban saat ini berada di Addis Ababa, ibu kota Ethiopia, untuk menghadiri konferensi PBB mengenai dana bagi pembangunan.
&quot;Saya tahu bahwa sangat banyak pekerjaan yang dilakukan untuk ini, dan saya memuji tekad serta komitmen para perunding. Kemudian keberanian para pemimpin yang menyetujui kesepakatan yang dikerjakan dengan susah-payah oleh tim mereka di Wina dan tempat lain,&quot; kata Ban, seperti diberitakan Xinhua, Rabu (15/7/2015).
Kesepakatan baru yang dicapai pada akhir upaya diplomatik dua hari di Wina menjadi puncak 20 bulan perundingan guna mengakhiri krisis 12 tahun mengenai program nuklir Iran yang telah dipandang oleh negara Barat dengan kecurigaan.
Teks kesepakatan itu memiliki 100 halaman dengan lima lampiran. Kesepkatan tersebut menjelaskan masalah penting mengenai masalah nuklir Iran, termasuk diredakannya sanksi dan satu rencana aksi, kerjasama teknologi nuklir, komite yang bertugas memantau pelaksanaan, pengekangan kemampuan nuklir Iran, dan rancangan mengenai resolusi Dewan Keamanan PBB.
Berdasarkan kesepakatan itu, Iran akan mengirim sebagian besar simpanan nuklirnya ke Rusia, sehingga menghalangi jalur teknisnya untuk membuat bom nuklir.
&quot;Saya berharap, dan tentu saja percaya, kesepakatan ini akan mengarah pada kerjasama serta saling pengertian mengenai banyak tantangan keamanan serius di Timur Tengah,&quot; ungkap Ban.
&quot;Itu dapat berfungsi sebagai sumbangan penting bagi perdamaian dan kestabilan di wilayah itu dan luar. PBB siap bekerja sama secara penuh dengan semua pihak dalam proses pelaksanaan kesepakatan penting dan bersejarah ini,&amp;rdquo; sambungnya.
Kesepakatan menyeluruh tersebut akan dikirim ke Dewan Keamanan PBB dalam waktu dekat dan masih memerlukan pengesahan mereka. Kemudian masa sebelum kesepakatan menyeluruh tersebut mulai diterapkan oleh semua pihak bisa berlangsung selama setengah tahun.
Kesepakatan tersebut akan menetapkan bahwa resolusi PBB yang berkaitan mengenai sanksi keuangan dan ekonomi terhadap Iran akan dihentikan secara menyeluruh berdasarkan resolusi PBB dan dalam kerangka kerja yang disepakati.
Presiden Iran Hassan Rouhani mengonfirmasi kesepakatan tersebut di Twitter, dan mengatakan itu memperlihatkan kegiatan keterlibatan yang konstruktif.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan menyambut baik kesepakatan nuklir tersebut dan dunia akan bernapas lega. Ia menambahkan, semua negara yang merundingkan kesepakatan tersebut telah membuat keputusan berat bagi kestabilan dan kerjasama.
</description><content:encoded>
ADDIS ABABA &amp;ndash; Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyambut hangat kesepakatan nuklir yang dicapai di Wina, Austria. Dia menyebut hal ini sebagai momen bersejarah.
Ban mengucapkan selamat kepada anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang terdiri dari Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, china, dan Rusia, ditambah Jerman dan Iran, karena mencapai kesepakatan itu. Demikian isi pernyataan yang dikeluarkan juru bicara Ban kepada wartawan di Markas Besar PBB di New York, AS.
Ban saat ini berada di Addis Ababa, ibu kota Ethiopia, untuk menghadiri konferensi PBB mengenai dana bagi pembangunan.
&quot;Saya tahu bahwa sangat banyak pekerjaan yang dilakukan untuk ini, dan saya memuji tekad serta komitmen para perunding. Kemudian keberanian para pemimpin yang menyetujui kesepakatan yang dikerjakan dengan susah-payah oleh tim mereka di Wina dan tempat lain,&quot; kata Ban, seperti diberitakan Xinhua, Rabu (15/7/2015).
Kesepakatan baru yang dicapai pada akhir upaya diplomatik dua hari di Wina menjadi puncak 20 bulan perundingan guna mengakhiri krisis 12 tahun mengenai program nuklir Iran yang telah dipandang oleh negara Barat dengan kecurigaan.
Teks kesepakatan itu memiliki 100 halaman dengan lima lampiran. Kesepkatan tersebut menjelaskan masalah penting mengenai masalah nuklir Iran, termasuk diredakannya sanksi dan satu rencana aksi, kerjasama teknologi nuklir, komite yang bertugas memantau pelaksanaan, pengekangan kemampuan nuklir Iran, dan rancangan mengenai resolusi Dewan Keamanan PBB.
Berdasarkan kesepakatan itu, Iran akan mengirim sebagian besar simpanan nuklirnya ke Rusia, sehingga menghalangi jalur teknisnya untuk membuat bom nuklir.
&quot;Saya berharap, dan tentu saja percaya, kesepakatan ini akan mengarah pada kerjasama serta saling pengertian mengenai banyak tantangan keamanan serius di Timur Tengah,&quot; ungkap Ban.
&quot;Itu dapat berfungsi sebagai sumbangan penting bagi perdamaian dan kestabilan di wilayah itu dan luar. PBB siap bekerja sama secara penuh dengan semua pihak dalam proses pelaksanaan kesepakatan penting dan bersejarah ini,&amp;rdquo; sambungnya.
Kesepakatan menyeluruh tersebut akan dikirim ke Dewan Keamanan PBB dalam waktu dekat dan masih memerlukan pengesahan mereka. Kemudian masa sebelum kesepakatan menyeluruh tersebut mulai diterapkan oleh semua pihak bisa berlangsung selama setengah tahun.
Kesepakatan tersebut akan menetapkan bahwa resolusi PBB yang berkaitan mengenai sanksi keuangan dan ekonomi terhadap Iran akan dihentikan secara menyeluruh berdasarkan resolusi PBB dan dalam kerangka kerja yang disepakati.
Presiden Iran Hassan Rouhani mengonfirmasi kesepakatan tersebut di Twitter, dan mengatakan itu memperlihatkan kegiatan keterlibatan yang konstruktif.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan menyambut baik kesepakatan nuklir tersebut dan dunia akan bernapas lega. Ia menambahkan, semua negara yang merundingkan kesepakatan tersebut telah membuat keputusan berat bagi kestabilan dan kerjasama.
</content:encoded></item></channel></rss>
