<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesepakatan Nuklir Iran Dinilai Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi</title><description>Kesepakatan akhir program nuklir yang tercapai dengan negara P5+1 dinilai dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Iran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/15/18/1182338/kesepakatan-nuklir-iran-dinilai-tingkatkan-pertumbuhan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/15/18/1182338/kesepakatan-nuklir-iran-dinilai-tingkatkan-pertumbuhan-ekonomi"/><item><title>Kesepakatan Nuklir Iran Dinilai Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/15/18/1182338/kesepakatan-nuklir-iran-dinilai-tingkatkan-pertumbuhan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/15/18/1182338/kesepakatan-nuklir-iran-dinilai-tingkatkan-pertumbuhan-ekonomi</guid><pubDate>Rabu 15 Juli 2015 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/15/18/1182338/kesepakatan-nuklir-iran-dinilai-tingkatkan-pertumbuhan-ekonomi-GzRCbS01Xb.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pembicaraan nuklir Iran di Kota Wina (Foto: Xinhua)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/15/18/1182338/kesepakatan-nuklir-iran-dinilai-tingkatkan-pertumbuhan-ekonomi-GzRCbS01Xb.JPG</image><title>Pembicaraan nuklir Iran di Kota Wina (Foto: Xinhua)</title></images><description>
TEHERAN &amp;ndash; Tercapainya kesepakatan program nuklir Iran dengan enam negara kekuatan dunia atau P5+1 (AS, Jerman, Rusia, Prancis, Inggris, dan China) dinilai akan meningkatkan ekonomi Iran.
Pendapat itu dikemukakan oleh beberapa pakar ekonomi Iran yang bekerja di luar negeri. Sanksi ekonomi dan embargo senjata yang dijatuhkan kepada Iran oleh negara-negara Barat dan PBB telah membuat negara pimpinan Presiden Hassan Rouhani tersebut mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat lambat.
&amp;ldquo;Saya pikir prioritas utama yang dipikirkan Pemerintah Iran dalam kesepakatan program nuklir adalah untuk meningkatkan sisi ekonomi negara,&amp;rdquo; ujar pakar ekonomi Iran di Institusi untuk Internasional dan Keamanan Jerman, Walter Posch, seperti dilansir Reuters, Rabu (15/7/2015).
&amp;ldquo;Dengan tercapainya kesepakatan program nuklir, saya yakin pertumbuhan ekonomi Iran akan meningkat, bukan agresi militernya. Namun, tentu saja masih banyak yang harus dibenahi setelah tercapainya kesepakatan nuklir,&amp;rdquo; lanjut dia.
Sementara itu, pakar ekonomi Iran dari Universitas Minnesota, William O Beeman, mengatakan, akan ada banyak investor asing yang menanamkan modal setelah sanksi Iran dicabut.
&amp;ldquo;Saya pikir setelah sanksi Iran dicabut dalam kesepakatan program nuklir akan ada banyak investor asing yang menanamkan modalnya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Iran,&amp;rdquo; ujar Beeman.
Kendati demikian, tetap saja Pemerintah Arab Saudi dan Israel selalu menuding bahwa agresi militer Iran akan meningkat seiring dengan disepakatinya perjanjian nuklir oleh negara P5+1.

</description><content:encoded>
TEHERAN &amp;ndash; Tercapainya kesepakatan program nuklir Iran dengan enam negara kekuatan dunia atau P5+1 (AS, Jerman, Rusia, Prancis, Inggris, dan China) dinilai akan meningkatkan ekonomi Iran.
Pendapat itu dikemukakan oleh beberapa pakar ekonomi Iran yang bekerja di luar negeri. Sanksi ekonomi dan embargo senjata yang dijatuhkan kepada Iran oleh negara-negara Barat dan PBB telah membuat negara pimpinan Presiden Hassan Rouhani tersebut mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat lambat.
&amp;ldquo;Saya pikir prioritas utama yang dipikirkan Pemerintah Iran dalam kesepakatan program nuklir adalah untuk meningkatkan sisi ekonomi negara,&amp;rdquo; ujar pakar ekonomi Iran di Institusi untuk Internasional dan Keamanan Jerman, Walter Posch, seperti dilansir Reuters, Rabu (15/7/2015).
&amp;ldquo;Dengan tercapainya kesepakatan program nuklir, saya yakin pertumbuhan ekonomi Iran akan meningkat, bukan agresi militernya. Namun, tentu saja masih banyak yang harus dibenahi setelah tercapainya kesepakatan nuklir,&amp;rdquo; lanjut dia.
Sementara itu, pakar ekonomi Iran dari Universitas Minnesota, William O Beeman, mengatakan, akan ada banyak investor asing yang menanamkan modal setelah sanksi Iran dicabut.
&amp;ldquo;Saya pikir setelah sanksi Iran dicabut dalam kesepakatan program nuklir akan ada banyak investor asing yang menanamkan modalnya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Iran,&amp;rdquo; ujar Beeman.
Kendati demikian, tetap saja Pemerintah Arab Saudi dan Israel selalu menuding bahwa agresi militer Iran akan meningkat seiring dengan disepakatinya perjanjian nuklir oleh negara P5+1.

</content:encoded></item></channel></rss>
