<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Data Rahasia Situs Perkumpulan Tukang Selingkuh Dicuri</title><description>Data para pengguna dicuri dari Ashley Madison, sebuah situs kencan untuk orang yang sudah menikah yang ingin menyeleweng dari pasangannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/22/18/1183672/data-rahasia-situs-perkumpulan-tukang-selingkuh-dicuri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/22/18/1183672/data-rahasia-situs-perkumpulan-tukang-selingkuh-dicuri"/><item><title>Data Rahasia Situs Perkumpulan Tukang Selingkuh Dicuri</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/22/18/1183672/data-rahasia-situs-perkumpulan-tukang-selingkuh-dicuri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/22/18/1183672/data-rahasia-situs-perkumpulan-tukang-selingkuh-dicuri</guid><pubDate>Rabu 22 Juli 2015 04:33 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/21/18/1183672/data-rahasia-situs-perkumpulan-tukang-selingkuh-dicuri-nka9BBpZj0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Data Rahasia Situs Perkumpulan Tukang Selingkuh Dicuri (Foto: BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/21/18/1183672/data-rahasia-situs-perkumpulan-tukang-selingkuh-dicuri-nka9BBpZj0.jpg</image><title>Data Rahasia Situs Perkumpulan Tukang Selingkuh Dicuri (Foto: BBC)</title></images><description>
WASHINGTON - Data para pengguna dicuri dari Ashley Madison, sebuah situs kencan untuk orang yang sudah menikah yang ingin menyeleweng dari pasangannya. Peretas komputer mengatakan mereka mendapatkan berbagai informasi rahasia, antara lain tentang fantasi seksual dari para pengguna serta transaksi kartu kredit.
Sebagaimana diberitakan BBC, Rabu (22/7/2015), operator situs membenarkan ada yang masuk ke dalam jaringan namun tidak menjelaskan seberapa besar peretasan itu.
Para peretas, yang menyebut dirinya Tim Impak, mengatakan mereka juga berhasil mengambil nama dan alamat rumah dari pengguna, termasuk mereka yang sebelumnya membayar agar akun mereka dihapus dari situs tersebut.
Orang boleh menyembunyikan profil diri secara gratis namun harus membayar USD19 atau sekira Rp254 ribu untuk menghapusnya. Namun, para peretas komputer mengatakan layanan menghapus profil itu sebagai sesuatu yang omong kosong karena beberapa informasi pribadi masih tetap disimpan.

Ashley Madison -yang memiliki slogan 'Hidup ini pendek, berselingkuhlah'- mengatakan beroperasi di lebih dari 50 negara dan memiliki 37 juta pengguna.  Perusahaan induknya, Avid Life Media yang berkantor pusat di Kanada, sudah mengajukan permintaan maaf dan menegaskan akses masuk terlarang itu sudah dihentikan.
Seorang ahli keamanan komputer, Brian Krebs, mengatakan sebagian kecil dari akun pengguna situs itu sudah diterbitkan secara terbuka di internet. Para peretas dilaporkan akan menerbitkan lebih banyak lagi kecuali situs tersebut ditutup.
</description><content:encoded>
WASHINGTON - Data para pengguna dicuri dari Ashley Madison, sebuah situs kencan untuk orang yang sudah menikah yang ingin menyeleweng dari pasangannya. Peretas komputer mengatakan mereka mendapatkan berbagai informasi rahasia, antara lain tentang fantasi seksual dari para pengguna serta transaksi kartu kredit.
Sebagaimana diberitakan BBC, Rabu (22/7/2015), operator situs membenarkan ada yang masuk ke dalam jaringan namun tidak menjelaskan seberapa besar peretasan itu.
Para peretas, yang menyebut dirinya Tim Impak, mengatakan mereka juga berhasil mengambil nama dan alamat rumah dari pengguna, termasuk mereka yang sebelumnya membayar agar akun mereka dihapus dari situs tersebut.
Orang boleh menyembunyikan profil diri secara gratis namun harus membayar USD19 atau sekira Rp254 ribu untuk menghapusnya. Namun, para peretas komputer mengatakan layanan menghapus profil itu sebagai sesuatu yang omong kosong karena beberapa informasi pribadi masih tetap disimpan.

Ashley Madison -yang memiliki slogan 'Hidup ini pendek, berselingkuhlah'- mengatakan beroperasi di lebih dari 50 negara dan memiliki 37 juta pengguna.  Perusahaan induknya, Avid Life Media yang berkantor pusat di Kanada, sudah mengajukan permintaan maaf dan menegaskan akses masuk terlarang itu sudah dihentikan.
Seorang ahli keamanan komputer, Brian Krebs, mengatakan sebagian kecil dari akun pengguna situs itu sudah diterbitkan secara terbuka di internet. Para peretas dilaporkan akan menerbitkan lebih banyak lagi kecuali situs tersebut ditutup.
</content:encoded></item></channel></rss>
