<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Marwan Imbau Masyarakat Tak Lakukan Urbanisasi Usai Lebaran</title><description>Jika potensi ekonomi perdesaan sudah tertata, dia yakin peredaran uang dan investasi tidak akan menumpuk di kota-kota besar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/23/337/1184399/marwan-imbau-masyarakat-tak-lakukan-urbanisasi-usai-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/23/337/1184399/marwan-imbau-masyarakat-tak-lakukan-urbanisasi-usai-lebaran"/><item><title>  Marwan Imbau Masyarakat Tak Lakukan Urbanisasi Usai Lebaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/23/337/1184399/marwan-imbau-masyarakat-tak-lakukan-urbanisasi-usai-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/23/337/1184399/marwan-imbau-masyarakat-tak-lakukan-urbanisasi-usai-lebaran</guid><pubDate>Kamis 23 Juli 2015 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/23/337/1184399/marwan-imbau-masyarakat-tak-lakukan-urbanisasi-usai-lebaran-a2yIJhdhjS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/23/337/1184399/marwan-imbau-masyarakat-tak-lakukan-urbanisasi-usai-lebaran-a2yIJhdhjS.jpg</image><title>foto: Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mengimbau kepada masyarakat&amp;nbsp; untuk tidak ikut berbondong-bondong ke kota setelah libur Lebaran berakhir.
&quot;Dengan adanya perhatian serius yang dilakukan pemerintah terhadap desa, saya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih memaksimalkan potensi desa dan mengembangkan ekonomi perdesaan,&quot; terang Marwan di Jakarta, Kamis (23/7/2015).
Menurutnya, perputaran ekonomi perdesaan tidak akan kalah dengan ekonomi perkotaan. Apalagi, desa saat ini diberi kewenangan untuk mengembangkan potensi ekonomi dan mendapatkan dana desa dari pemerintah.
&quot;Tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkan peluang yang ada di desa. Entah dengan membuat ekonomi kreatif, BUMDes, ataupun mengembangkan desa wisata,&quot; ujarnya.
Jika potensi ekonomi perdesaan sudah tertata, dia yakin peredaran uang dan investasi tidak akan menumpuk di kota-kota besar akan tetapi juga akan tersebar ke daerah-daerah dan desa-desa.
&quot;Dengan adanya investasi yang merata, maka akan tercipta beberapa lapangan kerja yang merata hingga ke daerah. Sehingga arus perputaran uang tidak hanya terpusat di satu titik saja,&quot; sambungnya.
Menurut Marwan, pilihan masyarakat untuk berbondong-bondong pergi ke kota karena adanya keterbatasan dalam mencari mata pencaharian di desa. Oleh karena itu, Menteri yang berasal dari Pati tersebut menyarankan agar dana desa benar-benar dimaksimalkan untuk penguatan ekonomi perdesaan.
&quot;Salah satunya dengan BUMDes, yang nantinya diharapkan bisa mengangkat produktifitas masyarakat desa dan membuka lapangan kerja baru,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mengimbau kepada masyarakat&amp;nbsp; untuk tidak ikut berbondong-bondong ke kota setelah libur Lebaran berakhir.
&quot;Dengan adanya perhatian serius yang dilakukan pemerintah terhadap desa, saya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih memaksimalkan potensi desa dan mengembangkan ekonomi perdesaan,&quot; terang Marwan di Jakarta, Kamis (23/7/2015).
Menurutnya, perputaran ekonomi perdesaan tidak akan kalah dengan ekonomi perkotaan. Apalagi, desa saat ini diberi kewenangan untuk mengembangkan potensi ekonomi dan mendapatkan dana desa dari pemerintah.
&quot;Tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkan peluang yang ada di desa. Entah dengan membuat ekonomi kreatif, BUMDes, ataupun mengembangkan desa wisata,&quot; ujarnya.
Jika potensi ekonomi perdesaan sudah tertata, dia yakin peredaran uang dan investasi tidak akan menumpuk di kota-kota besar akan tetapi juga akan tersebar ke daerah-daerah dan desa-desa.
&quot;Dengan adanya investasi yang merata, maka akan tercipta beberapa lapangan kerja yang merata hingga ke daerah. Sehingga arus perputaran uang tidak hanya terpusat di satu titik saja,&quot; sambungnya.
Menurut Marwan, pilihan masyarakat untuk berbondong-bondong pergi ke kota karena adanya keterbatasan dalam mencari mata pencaharian di desa. Oleh karena itu, Menteri yang berasal dari Pati tersebut menyarankan agar dana desa benar-benar dimaksimalkan untuk penguatan ekonomi perdesaan.
&quot;Salah satunya dengan BUMDes, yang nantinya diharapkan bisa mengangkat produktifitas masyarakat desa dan membuka lapangan kerja baru,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
