<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Konflik Pilkada, Kemendagri Bentuk Tim Monitoring</title><description>Dalam rangka mengantisipasi konflik pada Pilkada serentak 2015, Kemendagri membentuk tim monitoring.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/29/337/1187544/antisipasi-konflik-pilkada-kemendagri-bentuk-tim-monitoring</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/29/337/1187544/antisipasi-konflik-pilkada-kemendagri-bentuk-tim-monitoring"/><item><title>Antisipasi Konflik Pilkada, Kemendagri Bentuk Tim Monitoring</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/29/337/1187544/antisipasi-konflik-pilkada-kemendagri-bentuk-tim-monitoring</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/29/337/1187544/antisipasi-konflik-pilkada-kemendagri-bentuk-tim-monitoring</guid><pubDate>Rabu 29 Juli 2015 21:33 WIB</pubDate><dc:creator>Sindonews</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/29/337/1187544/antisipasi-konflik-pilkada-kemendagri-bentuk-tim-monitoring-W3h5gBM1WF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/29/337/1187544/antisipasi-konflik-pilkada-kemendagri-bentuk-tim-monitoring-W3h5gBM1WF.jpg</image><title>ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2015, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membentuk tim monitoring.
Tim yang dibentuk dari pusat maupun daerah itu, sebagai upaya deteksi dini guna mencegah adanya konflik dalam Pilkada serentak.
&quot;Tim ini kita bentuk, nanti untuk melakukan monitoring pelaporan dan evaluasi,&quot; kata Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Soedarmo di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2015).
Dia menjelaskan, fokus kegiatan yang dilakukan tim monitoring ini mendeteksi dini kemungkinan adanya gangguan atau potensi ancaman.
&quot;Mekanismenya nanti kita teruskan ke pimpinan untuk mengambil suatu kebijakan. Lalu kita teruskan ke aparat keamanan, karena yang bertanggung jawab soal keamanan pilkada adalah Polri dibantu TNI,&quot; ucap Soedarmo.
Soedarmo menambahkan, kegiatan deteksi dini bekerja sama dengan unsur-unsur intelijen daerah, seperti dari Kodam atau Kodim, serta intelijen pihak Polri.
Disamping itu lanjut dia, pihaknya melibatkan komite intelijen daerah (Kominda), serta Forum Kerukunan Umat Beragama.
&quot;Mereka kita harap bisa melakukan penguatan koordinasi dan sinergitas antar unsur intelijen yang ada di daerah,&quot; imbuhnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2015, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membentuk tim monitoring.
Tim yang dibentuk dari pusat maupun daerah itu, sebagai upaya deteksi dini guna mencegah adanya konflik dalam Pilkada serentak.
&quot;Tim ini kita bentuk, nanti untuk melakukan monitoring pelaporan dan evaluasi,&quot; kata Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Soedarmo di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2015).
Dia menjelaskan, fokus kegiatan yang dilakukan tim monitoring ini mendeteksi dini kemungkinan adanya gangguan atau potensi ancaman.
&quot;Mekanismenya nanti kita teruskan ke pimpinan untuk mengambil suatu kebijakan. Lalu kita teruskan ke aparat keamanan, karena yang bertanggung jawab soal keamanan pilkada adalah Polri dibantu TNI,&quot; ucap Soedarmo.
Soedarmo menambahkan, kegiatan deteksi dini bekerja sama dengan unsur-unsur intelijen daerah, seperti dari Kodam atau Kodim, serta intelijen pihak Polri.
Disamping itu lanjut dia, pihaknya melibatkan komite intelijen daerah (Kominda), serta Forum Kerukunan Umat Beragama.
&quot;Mereka kita harap bisa melakukan penguatan koordinasi dan sinergitas antar unsur intelijen yang ada di daerah,&quot; imbuhnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
