<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>30 Juli 1971: Jet Tempur Tabrak Boeing 727, 162 Tewas</title><description>Sebuah jet tempur Jepang menabrak pesawat komersil All Nippon Airways penerbangan 58 pada 30 Juli 1971, menyebabkan 162 penumpang tewas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/30/18/1187563/30-juli-1971-jet-tempur-tabrak-boeing-727-162-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/30/18/1187563/30-juli-1971-jet-tempur-tabrak-boeing-727-162-tewas"/><item><title>30 Juli 1971: Jet Tempur Tabrak Boeing 727, 162 Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/30/18/1187563/30-juli-1971-jet-tempur-tabrak-boeing-727-162-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/30/18/1187563/30-juli-1971-jet-tempur-tabrak-boeing-727-162-tewas</guid><pubDate>Kamis 30 Juli 2015 04:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/29/18/1187563/30-juli-1971-jet-tempur-tabrak-boeing-727-162-tewas-hlLXV9UqnJ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Boeing 727 milik All Nippon Airways. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/29/18/1187563/30-juli-1971-jet-tempur-tabrak-boeing-727-162-tewas-hlLXV9UqnJ.jpeg</image><title>Boeing 727 milik All Nippon Airways. </title></images><description>
SEBUAH kecelakaan tragis terjadi 44 tahun lalu saat sebuah jet tempur Jepang menghantam pesawat Boeing 727 milik All Nippon Airways. Sebanyak 162 penumpang pesawat komersial itu tewas, sedangkan pilot jet tempur berhasil selamat.
Pada 30 Juli 1971, All Nippon Airways (ANA) penerbangan 58 bertolak dari Bandara Chitose di Hokkaido menuju ke Tokyo, membawa para sukarelawan pembantu korban perang. Pesawat lepas landas tanpa hambatan, namun musibah terjadi saat pesawat melintasi pegunungan Alpen Jepang di ketinggian 28.000 kaki.
Pesawat nahas itu berpapasan dengan dua unit jet tempur F-86 Sabre yang dipiloti Kapten Kuma, dan siswanya yang belum berpengalaman terbang, Sersan Ichikawa. Kedua jet tempur itu tidak dilengkapi dengan radar sehingga tak mengetahui kehadiran Boeing 727 penerbangan 58. Tabrakan tidak terhindarkan saat jet yang dikendalikan Sersan Ichikawa menghantam pesawat penumpang tersebut mengakibatkan keduanya jatuh ke pegunungan.
Seluruh penumpang Boeing 727 ANA penerbangan 58 tewas dalam kecelakaan tersebut, sedangkan Sersan Ichikawa yang berhasil melontarkan diri dari pesawatnya selamat dari maut. Sang sersan didakwa dengan tuduhan kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa manusia, namun akhirnya dibebaskan dari dakwaan oleh pengadilan.

</description><content:encoded>
SEBUAH kecelakaan tragis terjadi 44 tahun lalu saat sebuah jet tempur Jepang menghantam pesawat Boeing 727 milik All Nippon Airways. Sebanyak 162 penumpang pesawat komersial itu tewas, sedangkan pilot jet tempur berhasil selamat.
Pada 30 Juli 1971, All Nippon Airways (ANA) penerbangan 58 bertolak dari Bandara Chitose di Hokkaido menuju ke Tokyo, membawa para sukarelawan pembantu korban perang. Pesawat lepas landas tanpa hambatan, namun musibah terjadi saat pesawat melintasi pegunungan Alpen Jepang di ketinggian 28.000 kaki.
Pesawat nahas itu berpapasan dengan dua unit jet tempur F-86 Sabre yang dipiloti Kapten Kuma, dan siswanya yang belum berpengalaman terbang, Sersan Ichikawa. Kedua jet tempur itu tidak dilengkapi dengan radar sehingga tak mengetahui kehadiran Boeing 727 penerbangan 58. Tabrakan tidak terhindarkan saat jet yang dikendalikan Sersan Ichikawa menghantam pesawat penumpang tersebut mengakibatkan keduanya jatuh ke pegunungan.
Seluruh penumpang Boeing 727 ANA penerbangan 58 tewas dalam kecelakaan tersebut, sedangkan Sersan Ichikawa yang berhasil melontarkan diri dari pesawatnya selamat dari maut. Sang sersan didakwa dengan tuduhan kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa manusia, namun akhirnya dibebaskan dari dakwaan oleh pengadilan.

</content:encoded></item></channel></rss>
