<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditinggal Salat Jumat, Dua Anak Tenggelam</title><description>Warga Dukuh Kliwonan, Desa Karangrejo, Kerjo, digemparkan dengan penemuan mayat dua anak mengambang di Sungai Dekeran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/31/512/1188697/ditinggal-salat-jumat-dua-anak-tenggelam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/07/31/512/1188697/ditinggal-salat-jumat-dua-anak-tenggelam"/><item><title>Ditinggal Salat Jumat, Dua Anak Tenggelam</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/07/31/512/1188697/ditinggal-salat-jumat-dua-anak-tenggelam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/07/31/512/1188697/ditinggal-salat-jumat-dua-anak-tenggelam</guid><pubDate>Jum'at 31 Juli 2015 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/31/512/1188697/ditinggal-salat-jumat-dua-anak-tenggelam-WSaFKtZt9b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Dok Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/31/512/1188697/ditinggal-salat-jumat-dua-anak-tenggelam-WSaFKtZt9b.jpg</image><title>Ilustrasi. Dok Okezone</title></images><description>KARANGANYAR - Warga Dukuh Kliwonan, Desa Karangrejo, Kerjo, digemparkan dengan penemuan sosok mayat anak mengambang di Sungai Dekeran.
Belum hilang rasa keterkejutan warga, mereka pun semakin terkejut ternyata ada dua sosok mayat anak yang mereka temukan sekira pukul 13.00 WIB, mengambang di sungai tersebut.
Dari informasi yang berhasil dihimpun dua sosok mayat anak-anak yang tewas mengambang di sungai tersebut bernama Shifa Tio Yohana (6) dan Khansa (5).
Sebelum meninggal, warga sempat melihat keduanya tengah disuapi kakeknya, Dharmo Sukidi (60) sebelum akhirnya kedua bocah tersebut ditinggal oleh kakeknya salat Jumat.
Kapolsek Kerja AKP Sapariyanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua bocah yang ditemukan tewas mengambang di sungai Dekeran. Menurut Sapariyanto, Shifa Tio Yohana (6) merupakan warga Dukuh Kliwonan RT 01/ 02, Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo. Sedangkan satunya adalah Khansa (5) warga Dukuh Pandananom, Desa Dukuh, Kecamatan Ngargoyoso.
&quot;Iya benar, dua anak ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di Sungai Dekeran. Kedua bocah ini merupakan saudara sepupu,&quot; kata Kapolsek Kerjo AKP Sapariyanto kepada wartawan di Kerjo, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (31/7/2015).
Dari pemeriksaan para saksi, ungkap Sapariyanto, sekira pukul 11.30 WIB kedua anak tersebut minta disuapi kakeknya yang bernama Dharmo Sukidi (60). Usai disuapin kedua anak ditinggal Salat Jumat dan sendirian di rumah. Selesai Salat Jumat, sang kakek, Dharmo Sikidi, pulang dan mendapati kedua cucunya tidak berada di rumah.
&quot;Kakek tak merasa curiga saat mendapati kedua cucunya tak ada di rumah. Disangkanya pergi bermain saja keduanya,&amp;rdquo; ulasnya.
Korban diketahui tewas tenggelam pertama kali diketahui Suyanto (50) dan Febri yang keduannya sedang lewat di sekitar tempat kejadian perkara. Keduanya curiga mengetahui ada benda terapung seperti manusia di kedung Sungai Dekeran. Setelah didekati, ternyata benar. Ada dua anak terapung dalam keadaan sudah meninggal.
&quot;Para saksi selanjutnya memanggil warga lain untuk melakukan evakuasi dan melaporkannya ke kepolisian setempat,&quot; kata Sapariyanto.
Setelah berhasil dievakuasi,lanjut Kapolsek, kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Kerjo untuk dilakukan visum. Dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. &quot;Jenazah kedua korban langsung diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan,&quot; jelas Kapolsek.</description><content:encoded>KARANGANYAR - Warga Dukuh Kliwonan, Desa Karangrejo, Kerjo, digemparkan dengan penemuan sosok mayat anak mengambang di Sungai Dekeran.
Belum hilang rasa keterkejutan warga, mereka pun semakin terkejut ternyata ada dua sosok mayat anak yang mereka temukan sekira pukul 13.00 WIB, mengambang di sungai tersebut.
Dari informasi yang berhasil dihimpun dua sosok mayat anak-anak yang tewas mengambang di sungai tersebut bernama Shifa Tio Yohana (6) dan Khansa (5).
Sebelum meninggal, warga sempat melihat keduanya tengah disuapi kakeknya, Dharmo Sukidi (60) sebelum akhirnya kedua bocah tersebut ditinggal oleh kakeknya salat Jumat.
Kapolsek Kerja AKP Sapariyanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua bocah yang ditemukan tewas mengambang di sungai Dekeran. Menurut Sapariyanto, Shifa Tio Yohana (6) merupakan warga Dukuh Kliwonan RT 01/ 02, Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo. Sedangkan satunya adalah Khansa (5) warga Dukuh Pandananom, Desa Dukuh, Kecamatan Ngargoyoso.
&quot;Iya benar, dua anak ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di Sungai Dekeran. Kedua bocah ini merupakan saudara sepupu,&quot; kata Kapolsek Kerjo AKP Sapariyanto kepada wartawan di Kerjo, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (31/7/2015).
Dari pemeriksaan para saksi, ungkap Sapariyanto, sekira pukul 11.30 WIB kedua anak tersebut minta disuapi kakeknya yang bernama Dharmo Sukidi (60). Usai disuapin kedua anak ditinggal Salat Jumat dan sendirian di rumah. Selesai Salat Jumat, sang kakek, Dharmo Sikidi, pulang dan mendapati kedua cucunya tidak berada di rumah.
&quot;Kakek tak merasa curiga saat mendapati kedua cucunya tak ada di rumah. Disangkanya pergi bermain saja keduanya,&amp;rdquo; ulasnya.
Korban diketahui tewas tenggelam pertama kali diketahui Suyanto (50) dan Febri yang keduannya sedang lewat di sekitar tempat kejadian perkara. Keduanya curiga mengetahui ada benda terapung seperti manusia di kedung Sungai Dekeran. Setelah didekati, ternyata benar. Ada dua anak terapung dalam keadaan sudah meninggal.
&quot;Para saksi selanjutnya memanggil warga lain untuk melakukan evakuasi dan melaporkannya ke kepolisian setempat,&quot; kata Sapariyanto.
Setelah berhasil dievakuasi,lanjut Kapolsek, kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Kerjo untuk dilakukan visum. Dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. &quot;Jenazah kedua korban langsung diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan,&quot; jelas Kapolsek.</content:encoded></item></channel></rss>
