<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPRD: Jangan Anggap Warga Maluku Kelompok Separatis</title><description>Ketua DPRD Maluku Edwin Adrian Huwae meminta TNI dan Polri untuk  tidak menganggap warga di daerahnya sebagai kelompok separatis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/05/340/1190727/dprd-jangan-anggap-warga-maluku-kelompok-separatis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/05/340/1190727/dprd-jangan-anggap-warga-maluku-kelompok-separatis"/><item><title>DPRD: Jangan Anggap Warga Maluku Kelompok Separatis</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/05/340/1190727/dprd-jangan-anggap-warga-maluku-kelompok-separatis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/05/340/1190727/dprd-jangan-anggap-warga-maluku-kelompok-separatis</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2015 08:07 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/05/340/1190727/dprd-jangan-anggap-warga-maluku-kelompok-separatis-5UHqd4svY1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Operasi polisi memberantas kelompok separatis. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/05/340/1190727/dprd-jangan-anggap-warga-maluku-kelompok-separatis-5UHqd4svY1.jpg</image><title>Operasi polisi memberantas kelompok separatis. (Foto: Antara)</title></images><description>
AMBON - Ketua DPRD Maluku Edwin Adrian Huwae meminta perwira TNI dan Polri untuk tidak menganggap warga di daerahnya sebagai kelompok separatis ketika memperjuangkan dan menyuarakan berbagai persoalan untuk keluar dari kemiskinan.
&quot;Kita tidak pernah mengangkat senjata melawan NKRI untuk menyuarakan persoalan-persoalan kemiskinan. Di mana Maluku masuk urutan keempat penduduk termiskin di Indonesia,&quot; ujarnya beberapa waktu lalu.
Pernyataan tersebut disampaikan Edwin usai memimpin rapat pimpinan dan anggota DPRD Maluku dengan para perwira pendidikan distrik ke-42 Sesko TNI 2015 di Ambon. Mereka datang dipimpin oleh Brigjen Dede Kusnadi Atmawijaya.
&quot;Kalau ada dinamika masyarakat yang terjadi baik itu berkaitan dengan soal apa saja, bukan karena ada niat pisah dari NKRI. Tetapi soal kesejahteraan masyarakat yang belum terjawab dengan baik,&quot; ucapnya.
Sementara itu, Dede Kusnadi mengatakan, pihaknya datang ke Ambon untuk melakukan kajian penataan pertahanan. &quot;Yang pasti mereka (anggota TNI-Polri yang hadir)  akan membuat yang terbaik dalam rangka penataan wilayah pertahanan maupun konsep penanganan tentang sumberdaya nasional yang ada di daerah,&quot; katanya.

</description><content:encoded>
AMBON - Ketua DPRD Maluku Edwin Adrian Huwae meminta perwira TNI dan Polri untuk tidak menganggap warga di daerahnya sebagai kelompok separatis ketika memperjuangkan dan menyuarakan berbagai persoalan untuk keluar dari kemiskinan.
&quot;Kita tidak pernah mengangkat senjata melawan NKRI untuk menyuarakan persoalan-persoalan kemiskinan. Di mana Maluku masuk urutan keempat penduduk termiskin di Indonesia,&quot; ujarnya beberapa waktu lalu.
Pernyataan tersebut disampaikan Edwin usai memimpin rapat pimpinan dan anggota DPRD Maluku dengan para perwira pendidikan distrik ke-42 Sesko TNI 2015 di Ambon. Mereka datang dipimpin oleh Brigjen Dede Kusnadi Atmawijaya.
&quot;Kalau ada dinamika masyarakat yang terjadi baik itu berkaitan dengan soal apa saja, bukan karena ada niat pisah dari NKRI. Tetapi soal kesejahteraan masyarakat yang belum terjawab dengan baik,&quot; ucapnya.
Sementara itu, Dede Kusnadi mengatakan, pihaknya datang ke Ambon untuk melakukan kajian penataan pertahanan. &quot;Yang pasti mereka (anggota TNI-Polri yang hadir)  akan membuat yang terbaik dalam rangka penataan wilayah pertahanan maupun konsep penanganan tentang sumberdaya nasional yang ada di daerah,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
