<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Main HP saat Hujan Deras, Seorang Pria Tersambar Petir</title><description>Asyik bermain handphone, seorang pria tewas tersambar petir di Kota Medan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/10/337/1193529/main-hp-saat-hujan-deras-seorang-pria-tersambar-petir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/10/337/1193529/main-hp-saat-hujan-deras-seorang-pria-tersambar-petir"/><item><title>Main HP saat Hujan Deras, Seorang Pria Tersambar Petir</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/10/337/1193529/main-hp-saat-hujan-deras-seorang-pria-tersambar-petir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/10/337/1193529/main-hp-saat-hujan-deras-seorang-pria-tersambar-petir</guid><pubDate>Senin 10 Agustus 2015 14:35 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/10/337/1193529/main-hp-saat-hujan-deras-seorang-pria-tersambar-petir-lPsRpYJ7Y6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi petir (foto:Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/10/337/1193529/main-hp-saat-hujan-deras-seorang-pria-tersambar-petir-lPsRpYJ7Y6.jpg</image><title>Ilustrasi petir (foto:Okezone)</title></images><description>MEDAN - Seorang pria yang kerap dipanggil Ajo (42), warga Jalan Luku II, Kelurahan Kwala Bekala, Kota Medan, terpaksa dirawat di RSUP Haji Adam Malik Medan, akibat luka bakar serius di sekujur tubuhnya, usai tersambar petir, Minggu 9 Agustus.

Dari informasi yang dihimpun, sebelum tersambar petir, pria yang sehari-hari berjualan nasi padang itu, sedang menyaksikan pertandingan sepak bola antar kampung di sebuah lapangan tak jauh dari rumahnya.

Tiba-tiba hujan disertai petir melanda daerah tersebut. Namun kondisi cuaca yang memburuk tersebut tak membuat Ajo bergegas pulang. Ia hanya berteduh di bawah pohon di pinggir lapangan, sambil asyik memainkan handphone-nya.

Ajo bahkan sempat menerima panggilan melalui ponselnya, saat asyik mengobrol itulah, petir tiba-tiba menyambar tubuh Ajo pada bagian dada. Korban pun langsung jatuh dan tak sadarkan diri.

Warga yang melihat kejadian itu kemudian memberikan pertolongan dengan menyirami tubuh korban dengan lumpur. Selanjutnya, warga membawa korban ke RSUP Adam Malik Medan guna menjalani perawatan.

Kapolsek Delitua AKP Daniel Marunduri saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. &quot;Benar dan korban masih kritis dan tengah menjalani perawatan. Pihak keluarga belum bisa dimintai keterangan,&quot; pungkasnya. (FDS)</description><content:encoded>MEDAN - Seorang pria yang kerap dipanggil Ajo (42), warga Jalan Luku II, Kelurahan Kwala Bekala, Kota Medan, terpaksa dirawat di RSUP Haji Adam Malik Medan, akibat luka bakar serius di sekujur tubuhnya, usai tersambar petir, Minggu 9 Agustus.

Dari informasi yang dihimpun, sebelum tersambar petir, pria yang sehari-hari berjualan nasi padang itu, sedang menyaksikan pertandingan sepak bola antar kampung di sebuah lapangan tak jauh dari rumahnya.

Tiba-tiba hujan disertai petir melanda daerah tersebut. Namun kondisi cuaca yang memburuk tersebut tak membuat Ajo bergegas pulang. Ia hanya berteduh di bawah pohon di pinggir lapangan, sambil asyik memainkan handphone-nya.

Ajo bahkan sempat menerima panggilan melalui ponselnya, saat asyik mengobrol itulah, petir tiba-tiba menyambar tubuh Ajo pada bagian dada. Korban pun langsung jatuh dan tak sadarkan diri.

Warga yang melihat kejadian itu kemudian memberikan pertolongan dengan menyirami tubuh korban dengan lumpur. Selanjutnya, warga membawa korban ke RSUP Adam Malik Medan guna menjalani perawatan.

Kapolsek Delitua AKP Daniel Marunduri saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. &quot;Benar dan korban masih kritis dan tengah menjalani perawatan. Pihak keluarga belum bisa dimintai keterangan,&quot; pungkasnya. (FDS)</content:encoded></item></channel></rss>
