<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Pembunuh Rian Berbohong kepada Polisi</title><description>Polisi juga dilihatnya sangat sulit mengembangkan kasus tersebut. Sebab,  tidak ada saksi lain dalam pembunuhan Rian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/10/338/1193310/alasan-pembunuh-rian-berbohong-kepada-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/10/338/1193310/alasan-pembunuh-rian-berbohong-kepada-polisi"/><item><title>Alasan Pembunuh Rian Berbohong kepada Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/10/338/1193310/alasan-pembunuh-rian-berbohong-kepada-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/10/338/1193310/alasan-pembunuh-rian-berbohong-kepada-polisi</guid><pubDate>Senin 10 Agustus 2015 09:16 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/10/338/1193310/alasan-pembunuh-rian-berbohong-kepada-polisi-31PZV422xR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/10/338/1193310/alasan-pembunuh-rian-berbohong-kepada-polisi-31PZV422xR.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Dalam pemeriksaan tersangka pembunuh Sekretaris Direktur Utama XL, Hayrianti alias Rian, Andy Wahyudi (38) selalu berubah-ubah keterangannya. Oleh karenanya, Polda Metro Jaya akan memeriksa Andy dengan mengunakan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector.
Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Erlangga Masdiana mengatakan, Andy yang memberikan keterangan berubah-ubah kepada penyidik, dikarenankan ia enggan dipenjara seumur hidup.
Pasalnya, pria yang berprofesi sebagai sales alkes ini takut jika motif menghilangkan nyawa tersebut masuk ke dalam ketegori pembunuhan berencana.
&quot;Dia akan bikin alibi yang baru agar bisa menghindari jeratan hukum, karena dia takut akan dihukum seumur hidup jadi dia terus berupaya agar medapat hukuman ringan,&quot; ujar Erlangga kepada Okezone di Jakarta, Senin (10/8/2015).
Polisi juga dilihatnya sangat sulit mengembangkan kasus tersebut. Sebab, tidak ada saksi lain dalam kematian sekretaris direktur cantik itu.
&quot;Ini kan masalahnya sekarang hubungan tersangka pada korban sangat personal, jadi susah mencari bukti-bukti,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Dalam pemeriksaan tersangka pembunuh Sekretaris Direktur Utama XL, Hayrianti alias Rian, Andy Wahyudi (38) selalu berubah-ubah keterangannya. Oleh karenanya, Polda Metro Jaya akan memeriksa Andy dengan mengunakan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector.
Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Erlangga Masdiana mengatakan, Andy yang memberikan keterangan berubah-ubah kepada penyidik, dikarenankan ia enggan dipenjara seumur hidup.
Pasalnya, pria yang berprofesi sebagai sales alkes ini takut jika motif menghilangkan nyawa tersebut masuk ke dalam ketegori pembunuhan berencana.
&quot;Dia akan bikin alibi yang baru agar bisa menghindari jeratan hukum, karena dia takut akan dihukum seumur hidup jadi dia terus berupaya agar medapat hukuman ringan,&quot; ujar Erlangga kepada Okezone di Jakarta, Senin (10/8/2015).
Polisi juga dilihatnya sangat sulit mengembangkan kasus tersebut. Sebab, tidak ada saksi lain dalam kematian sekretaris direktur cantik itu.
&quot;Ini kan masalahnya sekarang hubungan tersangka pada korban sangat personal, jadi susah mencari bukti-bukti,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
