<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPATK 'Cium' 10 Rekening Bermasalah Milik Capim KPK</title><description>PPATK menemukan rekening mencurigakan milik 10 Calon Pimpinan (Capim) KPK, dari 48 peserta yang ada.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/12/337/1194773/ppatk-cium-10-rekening-bermasalah-milik-capim-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/12/337/1194773/ppatk-cium-10-rekening-bermasalah-milik-capim-kpk"/><item><title>PPATK 'Cium' 10 Rekening Bermasalah Milik Capim KPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/12/337/1194773/ppatk-cium-10-rekening-bermasalah-milik-capim-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/12/337/1194773/ppatk-cium-10-rekening-bermasalah-milik-capim-kpk</guid><pubDate>Rabu 12 Agustus 2015 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Feri Agus Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/12/337/1194773/ppatk-cium-10-rekening-bermasalah-milik-capim-kpk-5XZ2L7UFFW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota Pansel dan Capim KPK (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/12/337/1194773/ppatk-cium-10-rekening-bermasalah-milik-capim-kpk-5XZ2L7UFFW.jpg</image><title>Anggota Pansel dan Capim KPK (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan rekening mencurigakan milik 10 Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dari 48 peserta yang ada.

Menurut Kepala PPATK, Muhammad Yusuf, hasil temuan tersebut sudah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kemudian diserahkan kepada Pansel. Hal tersebut diketahui berdasarkan penelusuran yang sudah dilakukan PPATK.

&quot;Hasil temuan kita ada sekira 10 orang yang rekeningnya bermasalah. Temuan ini sudah kita serahkan kepada Presiden untuk kemudian diserahkan kepada Pansel (Panitia Seleksi),&quot; tutur Yusuf saat dikonfirmasi awak media, Rabu (12/8/2015).

Dia menjelaskan, ada transaksi yang tidak wajar di dalam rekening yang dinilai bermasalah tersebut. Pasalnya, lanjut Yusuf, berdasarkan analisis yang dilakukan PPATK ditemukan ada calon yang mendapatkan pemasukan lebih banyak dari profil pendapatan secara normal.

&quot;Misalkan gajinya lima juta, tapi yang masuk lebih dari itu. Ini menjadi indikasi adanya transaksi tidak wajar,&quot; tuturnya.

Berikut ini nama-nama yang telah mengikuti seleksi tahap ketiga dan akan segera diumumkan siang nanti:

1. Ade Maman Suherman (48 Tahun),
2. Agus Rahardjo (59 Tahun),
3. Agus Rawan (60 Tahun),
4. Alexander Marwata (48 Tahun),
5. Basaria Panjaitan (Brigjen Pol, 58 Tahun),
6. Budi Pribadi A (51 Tahun),
7. Budi Santoso (51 Tahun),
8. Chesna Fizetty Anwar (54 Tahun),
9. Firman Zai (58 Tahun),
10. Firmansjah (60 Tahun),
11. Firmansyah TG. Satya (50 Tahun),
12. Giri Suprapdiono (41 Tahun),
13. Hendardji Soepandji (Mayjen TNI purnawirawan, 63 Tahun),
14. Hesti Armiwulan Sochma (52 Tahun),
15. Hulman Siregar (53 Tahun),
16. Indra Utama (51 Tahun),
17. Jamin Ginting (43 Tahun),
18. Jimly Asshiddiqie (59 Tahun),
19. Jimmy M. Rifai Gani (43 Tahun),
20. Johan Budi Sapto Pribowo (49 Tahun),
21. Krisnadi Nasution (55 Tahun),
22. Lalu Suprapta (61 Tahun),
23. Laode Muhamad Syarif (50 Tahun),
24. Lucky Djuniardi Djani (44 Tahun),
25. Maman Setiaman Partaatmadja (63 Tahun),
26. Moh. Gudono (52 Tahun),
27. Monica Tanuhandaru (45 Tahun),
28. Mulyanto (52 Tahun),
29. Niko Adrian Azwar (44 Tahun),
30. Nina Nurlina Pramono (57 Tahun),
31. R. Bagus Dwiantho (44 Tahun),
32. Rodjai S Irawan (59 Tahun),
33. Roni Ihram Maulana (55 Tahun),
34. Rooseno (58 Tahun),
35. Rudiard M L Tampubolon (Irjen Pol purnawirawan, 59 Tahun),
36. Sarwono Sutikno (56 Tahun),
37. Saut Situmorang (56 Tahun),
38. Sri Harijati P. (57 Tahun),
39. Suhardi (57 Tahun),
40. Sujanarko (54 Tahun),
41. Surya Tjandra (44 Tahun),
42. Syahrul Mamma (Irjen Pol, 57 Tahun),
43. Ubaidillah Nugraha (42 Tahun),
44. Wewe Anggreaningsih (51 Tahun),
45. Y. Usfunan (60 Tahun),
46. Yohanis Anthon Raharusun (50 Tahun),
47. Yotje Mende (58 Tahun),
48. Yudi Kristiana (44 Tahun).
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan rekening mencurigakan milik 10 Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dari 48 peserta yang ada.

Menurut Kepala PPATK, Muhammad Yusuf, hasil temuan tersebut sudah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kemudian diserahkan kepada Pansel. Hal tersebut diketahui berdasarkan penelusuran yang sudah dilakukan PPATK.

&quot;Hasil temuan kita ada sekira 10 orang yang rekeningnya bermasalah. Temuan ini sudah kita serahkan kepada Presiden untuk kemudian diserahkan kepada Pansel (Panitia Seleksi),&quot; tutur Yusuf saat dikonfirmasi awak media, Rabu (12/8/2015).

Dia menjelaskan, ada transaksi yang tidak wajar di dalam rekening yang dinilai bermasalah tersebut. Pasalnya, lanjut Yusuf, berdasarkan analisis yang dilakukan PPATK ditemukan ada calon yang mendapatkan pemasukan lebih banyak dari profil pendapatan secara normal.

&quot;Misalkan gajinya lima juta, tapi yang masuk lebih dari itu. Ini menjadi indikasi adanya transaksi tidak wajar,&quot; tuturnya.

Berikut ini nama-nama yang telah mengikuti seleksi tahap ketiga dan akan segera diumumkan siang nanti:

1. Ade Maman Suherman (48 Tahun),
2. Agus Rahardjo (59 Tahun),
3. Agus Rawan (60 Tahun),
4. Alexander Marwata (48 Tahun),
5. Basaria Panjaitan (Brigjen Pol, 58 Tahun),
6. Budi Pribadi A (51 Tahun),
7. Budi Santoso (51 Tahun),
8. Chesna Fizetty Anwar (54 Tahun),
9. Firman Zai (58 Tahun),
10. Firmansjah (60 Tahun),
11. Firmansyah TG. Satya (50 Tahun),
12. Giri Suprapdiono (41 Tahun),
13. Hendardji Soepandji (Mayjen TNI purnawirawan, 63 Tahun),
14. Hesti Armiwulan Sochma (52 Tahun),
15. Hulman Siregar (53 Tahun),
16. Indra Utama (51 Tahun),
17. Jamin Ginting (43 Tahun),
18. Jimly Asshiddiqie (59 Tahun),
19. Jimmy M. Rifai Gani (43 Tahun),
20. Johan Budi Sapto Pribowo (49 Tahun),
21. Krisnadi Nasution (55 Tahun),
22. Lalu Suprapta (61 Tahun),
23. Laode Muhamad Syarif (50 Tahun),
24. Lucky Djuniardi Djani (44 Tahun),
25. Maman Setiaman Partaatmadja (63 Tahun),
26. Moh. Gudono (52 Tahun),
27. Monica Tanuhandaru (45 Tahun),
28. Mulyanto (52 Tahun),
29. Niko Adrian Azwar (44 Tahun),
30. Nina Nurlina Pramono (57 Tahun),
31. R. Bagus Dwiantho (44 Tahun),
32. Rodjai S Irawan (59 Tahun),
33. Roni Ihram Maulana (55 Tahun),
34. Rooseno (58 Tahun),
35. Rudiard M L Tampubolon (Irjen Pol purnawirawan, 59 Tahun),
36. Sarwono Sutikno (56 Tahun),
37. Saut Situmorang (56 Tahun),
38. Sri Harijati P. (57 Tahun),
39. Suhardi (57 Tahun),
40. Sujanarko (54 Tahun),
41. Surya Tjandra (44 Tahun),
42. Syahrul Mamma (Irjen Pol, 57 Tahun),
43. Ubaidillah Nugraha (42 Tahun),
44. Wewe Anggreaningsih (51 Tahun),
45. Y. Usfunan (60 Tahun),
46. Yohanis Anthon Raharusun (50 Tahun),
47. Yotje Mende (58 Tahun),
48. Yudi Kristiana (44 Tahun).
</content:encoded></item></channel></rss>
