<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerakkan Pembangunan, Jokowi Mesti Perhatikan SDM di Daerah</title><description>Demi mendongkrak pembangunan di daerah, Jokowi tak boleh abaikan SDM di daerah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/15/337/1196975/gerakkan-pembangunan-jokowi-mesti-perhatikan-sdm-di-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/15/337/1196975/gerakkan-pembangunan-jokowi-mesti-perhatikan-sdm-di-daerah"/><item><title>Gerakkan Pembangunan, Jokowi Mesti Perhatikan SDM di Daerah</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/15/337/1196975/gerakkan-pembangunan-jokowi-mesti-perhatikan-sdm-di-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/15/337/1196975/gerakkan-pembangunan-jokowi-mesti-perhatikan-sdm-di-daerah</guid><pubDate>Sabtu 15 Agustus 2015 19:57 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/15/337/1196975/gerakkan-pembangunan-jokowi-mesti-perhatikan-sdm-di-daerah-ukeHjjcdWW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diskusi &quot;Membaca 70 Tahun Indonesia&quot; (Foto: Bayu Septianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/15/337/1196975/gerakkan-pembangunan-jokowi-mesti-perhatikan-sdm-di-daerah-ukeHjjcdWW.jpg</image><title>Diskusi &quot;Membaca 70 Tahun Indonesia&quot; (Foto: Bayu Septianto/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pengamat politik dari Populi Center, Nico Harjanto meminta pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), harus bergerak cepat untuk membangun kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama masyarakat yang berada di daerah.
Pasalnya, dibandingkan di pusat kota, kualitas SDM masyarakat di daerah jauh tertinggal dengan masyarakat perkotaan.
&quot;Saya kira ini pemerintah menginisiasi percepatan pembangunan kualitas sumber daya manusia di daerah-daerah yang selama ini terabaikan,&quot; kata Nico dalam diskusi bertajuk 'Membaca 70 Tahun Indonesia', Jakarta, Sabtu (15/8/2015).
Untuk membangun itu, pemerintah haruslah menyediakan anggaran yang maksimal. Selain itu, Nico menilai sebaiknya pemerintah mau menata berbagai sumber yang dimiliki setiap daerah yang dirasa perlu banyak perbaikan.
&quot;Tidak hanya anggaran, tapi sumber-sumber yang besar di daerah-daerah yang masih perlu perbaikan,&quot; jelas Nico lagi.
Untuk merealisasikannya, Nico berharap Jokowi dan jajarannya tidak hanya menempatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di pusat kota, melainkan di setiap daerah juga, sehingga bisa menjadi lokomotif pembangunan ekonomi di daerah.
&quot;Kemudian BUMN sebisa mungkin tidak hanya berkantor di Jakarta tapi di daerah-daerah sehingga daerah menjadi lokomotif perekonomian lokal,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pengamat politik dari Populi Center, Nico Harjanto meminta pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), harus bergerak cepat untuk membangun kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama masyarakat yang berada di daerah.
Pasalnya, dibandingkan di pusat kota, kualitas SDM masyarakat di daerah jauh tertinggal dengan masyarakat perkotaan.
&quot;Saya kira ini pemerintah menginisiasi percepatan pembangunan kualitas sumber daya manusia di daerah-daerah yang selama ini terabaikan,&quot; kata Nico dalam diskusi bertajuk 'Membaca 70 Tahun Indonesia', Jakarta, Sabtu (15/8/2015).
Untuk membangun itu, pemerintah haruslah menyediakan anggaran yang maksimal. Selain itu, Nico menilai sebaiknya pemerintah mau menata berbagai sumber yang dimiliki setiap daerah yang dirasa perlu banyak perbaikan.
&quot;Tidak hanya anggaran, tapi sumber-sumber yang besar di daerah-daerah yang masih perlu perbaikan,&quot; jelas Nico lagi.
Untuk merealisasikannya, Nico berharap Jokowi dan jajarannya tidak hanya menempatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di pusat kota, melainkan di setiap daerah juga, sehingga bisa menjadi lokomotif pembangunan ekonomi di daerah.
&quot;Kemudian BUMN sebisa mungkin tidak hanya berkantor di Jakarta tapi di daerah-daerah sehingga daerah menjadi lokomotif perekonomian lokal,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
