<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Nelayan Hilang di Perairan Banten</title><description>Sebuah kapal nelayan mengalami petaka saat beraktivitas, dua dari 12 ABK-nya sudah ditemukan dan 10 lainnya masih hilang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/17/525/1197335/10-nelayan-hilang-di-perairan-banten</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/17/525/1197335/10-nelayan-hilang-di-perairan-banten"/><item><title>10 Nelayan Hilang di Perairan Banten</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/17/525/1197335/10-nelayan-hilang-di-perairan-banten</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/17/525/1197335/10-nelayan-hilang-di-perairan-banten</guid><pubDate>Senin 17 Agustus 2015 04:48 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/17/525/1197335/10-nelayan-hilang-di-perairan-banten-xZIDyheKWM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/17/525/1197335/10-nelayan-hilang-di-perairan-banten-xZIDyheKWM.jpg</image><title>Ilustrasi: Antara</title></images><description>
JAKARTA - Sebanyak 10 nelayan dilaporkan hilang di perairan Pulau Panitan, Banten. Kepala Dinas Penerangan AL (Kadispenal), Laksamana M. Zainudin mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sejak Jumat, 14 Agustus sekira pukul 20.00 WIB lalu.
&quot;Pos AL (Angkatan Laut) di Sumur telah menerima laporan dari nelayan, Sarta dan Dede, keduanya ABK (anak buah kapal) KM Hujan Lebat,&quot; ujar Zainudin saat dikonfirmasi awak media.
Zainudin menambahkan, keduanya merupakan korban selamat dari kecelakaan laut tersebut. Saat memancing, mereka berangkat dengan 12 orang di daerah Panaitan, tepatnya di Karang simon, 10 mil utara Pulau Panaitan. &quot;Jadi saat ini terdapat 10 orang yang masih hilang,&quot; imbuhnya.
Saat ini, terang Zainuding, TNI AL Lanal Banten, Posal Sumur, Basarnas, serta nelayan sekitar berusaha melakukan pencarian.
Meski demikian, angin kencang dan gelombang tinggi menyulitkan para petugas SAR untuk menemukan 10 pencari ikan tersebut. &quot;Diperlukan kapal besar (KRI) yang mampu menjangkau wilayah tersebut,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sebanyak 10 nelayan dilaporkan hilang di perairan Pulau Panitan, Banten. Kepala Dinas Penerangan AL (Kadispenal), Laksamana M. Zainudin mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sejak Jumat, 14 Agustus sekira pukul 20.00 WIB lalu.
&quot;Pos AL (Angkatan Laut) di Sumur telah menerima laporan dari nelayan, Sarta dan Dede, keduanya ABK (anak buah kapal) KM Hujan Lebat,&quot; ujar Zainudin saat dikonfirmasi awak media.
Zainudin menambahkan, keduanya merupakan korban selamat dari kecelakaan laut tersebut. Saat memancing, mereka berangkat dengan 12 orang di daerah Panaitan, tepatnya di Karang simon, 10 mil utara Pulau Panaitan. &quot;Jadi saat ini terdapat 10 orang yang masih hilang,&quot; imbuhnya.
Saat ini, terang Zainuding, TNI AL Lanal Banten, Posal Sumur, Basarnas, serta nelayan sekitar berusaha melakukan pencarian.
Meski demikian, angin kencang dan gelombang tinggi menyulitkan para petugas SAR untuk menemukan 10 pencari ikan tersebut. &quot;Diperlukan kapal besar (KRI) yang mampu menjangkau wilayah tersebut,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
