<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri: Atribut PKI di Pamekasan untuk Teatrikal</title><description>Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan, setelah dilakukan pemeriksaan atribut tersebut hanya untuk acara teatrikal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/20/337/1199568/kapolri-atribut-pki-di-pamekasan-untuk-teatrikal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/20/337/1199568/kapolri-atribut-pki-di-pamekasan-untuk-teatrikal"/><item><title>Kapolri: Atribut PKI di Pamekasan untuk Teatrikal</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/20/337/1199568/kapolri-atribut-pki-di-pamekasan-untuk-teatrikal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/20/337/1199568/kapolri-atribut-pki-di-pamekasan-untuk-teatrikal</guid><pubDate>Kamis 20 Agustus 2015 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/20/337/1199568/kapolri-atribut-pki-di-pamekasan-untuk-teatrikal-sYh04WBB5r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Badrodin Haiti (Foto: Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/20/337/1199568/kapolri-atribut-pki-di-pamekasan-untuk-teatrikal-sYh04WBB5r.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Badrodin Haiti (Foto: Ilustrasi)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Atribut Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dibawa para siswa SMP Negeri 2 Pamekasan, Madura, Jawa Timur, di sebuah acara karnaval pada Sabtu 15 Agustus 2015 dinilai tidak memenuhi unsur pidana.

&quot;Atribut PKI itu, setelah kita lakukan pemeriksaan memang dia untuk acara teatrikal. Begitu lho,&quot; kata Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Kendati demikian, Badrodin mengatakan, memang semestinya mereka tidak menampilkan secara jelas tokoh-tokoh atau simbol PKI.

&quot;Tapi kalau untuk seperti itu, sebenarnya sih unsur pidananya dimana,&quot; katanya.

Badrodin mengaku tetap melakukan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya otak di balik penampilan atribut PKI tersebut.

&quot;Tapi kan ini dari anak-anak SMP, jadi dalam peringatan itu membuat suatu teatrikal sejarah perjuangan bangsa Indonesia ini, di antaranya ada itu (penampilan atribut PKI),&quot; pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjend (Purn) Sutiyoso mengatakan adanya atribut PKI pada karnaval di Pamekasan merupakan kebodohan luar biasa. Dirinya pun menyalahkan pihak aparat yang seharusnya melakukan pengawasan dan pemeriksaan sebelum acara berlangsung.

&quot;Luar biasa kebodohannya menurut saya itu. Pembina divisi aparat, mestinya dia tahu lah bahwa atribut-atribut organisasi terlarang itu kan tidak boleh ditampilkan, dan sudah dilakukan pemeriksaan,&quot; kata Sutiyoso daat dikonfirmasi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 17 Agustus 2015.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Atribut Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dibawa para siswa SMP Negeri 2 Pamekasan, Madura, Jawa Timur, di sebuah acara karnaval pada Sabtu 15 Agustus 2015 dinilai tidak memenuhi unsur pidana.

&quot;Atribut PKI itu, setelah kita lakukan pemeriksaan memang dia untuk acara teatrikal. Begitu lho,&quot; kata Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Kendati demikian, Badrodin mengatakan, memang semestinya mereka tidak menampilkan secara jelas tokoh-tokoh atau simbol PKI.

&quot;Tapi kalau untuk seperti itu, sebenarnya sih unsur pidananya dimana,&quot; katanya.

Badrodin mengaku tetap melakukan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya otak di balik penampilan atribut PKI tersebut.

&quot;Tapi kan ini dari anak-anak SMP, jadi dalam peringatan itu membuat suatu teatrikal sejarah perjuangan bangsa Indonesia ini, di antaranya ada itu (penampilan atribut PKI),&quot; pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjend (Purn) Sutiyoso mengatakan adanya atribut PKI pada karnaval di Pamekasan merupakan kebodohan luar biasa. Dirinya pun menyalahkan pihak aparat yang seharusnya melakukan pengawasan dan pemeriksaan sebelum acara berlangsung.

&quot;Luar biasa kebodohannya menurut saya itu. Pembina divisi aparat, mestinya dia tahu lah bahwa atribut-atribut organisasi terlarang itu kan tidak boleh ditampilkan, dan sudah dilakukan pemeriksaan,&quot; kata Sutiyoso daat dikonfirmasi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 17 Agustus 2015.

</content:encoded></item></channel></rss>
