<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pencarian 10 Nelayan di Perairan Banten Masih Nihil</title><description>Hingga hari keenam pencarian 10 nelayan yang hilang masih nihil.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/20/525/1199756/pencarian-10-nelayan-di-perairan-banten-masih-nihil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/20/525/1199756/pencarian-10-nelayan-di-perairan-banten-masih-nihil"/><item><title>Pencarian 10 Nelayan di Perairan Banten Masih Nihil</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/20/525/1199756/pencarian-10-nelayan-di-perairan-banten-masih-nihil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/20/525/1199756/pencarian-10-nelayan-di-perairan-banten-masih-nihil</guid><pubDate>Kamis 20 Agustus 2015 19:26 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/20/525/1199756/pencarian-10-nelayan-di-perairan-banten-masih-nihil-UmA26Q3zOj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nelayan (Foto: Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/20/525/1199756/pencarian-10-nelayan-di-perairan-banten-masih-nihil-UmA26Q3zOj.jpg</image><title>Nelayan (Foto: Ilustrasi)</title></images><description>&amp;nbsp;
JAKARTA - Pencarian 10 nelayan yang hilang di perairan Pulau Panaitan, Banten hingga kini belum membuahkan hasil. Kepala Operasi Kantor SAR DKI Jakarta, Suyatno menegaskan, pihaknya masih terus melakukan upaya pencarian.







&quot;Sampai hari ini, belum ada tanda-tanda. Ini hari keenam,&quot; ujar Suyatno saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (20/8/2015).







Suyatno menambahkan, meski pihaknya telah mendapatkan dukungan kekuatan dari Polair dan TNI AL. Namun, 10 nelayan tersebut masih belum juga ditemukan karena berbagai kendala.







&quot;Jadi kita sudah didukung dari kapal Basarnas, perahu karet, helikopter polisi dan KRI Pattimura. Tapi kendalanya survivor diperkirakan mendekati perairan lepas,&quot; imbuhnya.







Sebab itu, pihaknya tengah berkoordinasi dengan kantor SAR Lampung dan Bengkulu untuk turut melakukan penyisiran. Suyatno menduga, 10 korban tersebut tidak menggunakan pelampung saat perahu yang mereka tumpangi terbalik.







&quot;Kami sudah koordinasi dengan kantor SAR Lampung dan Bengkulu mereka adakan pencarian juga. Korban tidak pakai pelampung,&quot; pungkasnya.







Seperti diketahui, 10 nelayan dilaporkan hilang di perairan Banten pada Jumat 14 Agustus lalu. Mereka terombang-ambing di lautan usai kapal motornya terbalik diterjang ombak di perairan Pulau Panaitan, Banten.




</description><content:encoded>&amp;nbsp;
JAKARTA - Pencarian 10 nelayan yang hilang di perairan Pulau Panaitan, Banten hingga kini belum membuahkan hasil. Kepala Operasi Kantor SAR DKI Jakarta, Suyatno menegaskan, pihaknya masih terus melakukan upaya pencarian.







&quot;Sampai hari ini, belum ada tanda-tanda. Ini hari keenam,&quot; ujar Suyatno saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (20/8/2015).







Suyatno menambahkan, meski pihaknya telah mendapatkan dukungan kekuatan dari Polair dan TNI AL. Namun, 10 nelayan tersebut masih belum juga ditemukan karena berbagai kendala.







&quot;Jadi kita sudah didukung dari kapal Basarnas, perahu karet, helikopter polisi dan KRI Pattimura. Tapi kendalanya survivor diperkirakan mendekati perairan lepas,&quot; imbuhnya.







Sebab itu, pihaknya tengah berkoordinasi dengan kantor SAR Lampung dan Bengkulu untuk turut melakukan penyisiran. Suyatno menduga, 10 korban tersebut tidak menggunakan pelampung saat perahu yang mereka tumpangi terbalik.







&quot;Kami sudah koordinasi dengan kantor SAR Lampung dan Bengkulu mereka adakan pencarian juga. Korban tidak pakai pelampung,&quot; pungkasnya.







Seperti diketahui, 10 nelayan dilaporkan hilang di perairan Banten pada Jumat 14 Agustus lalu. Mereka terombang-ambing di lautan usai kapal motornya terbalik diterjang ombak di perairan Pulau Panaitan, Banten.




</content:encoded></item></channel></rss>
