<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua DPR: Gedung Baru Prosesnya Masih Panjang</title><description>Ketua DPR RI Setya Novanto menegaskan bahwa proses pembangunan gedung baru DPR masih panjang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/21/337/1199996/ketua-dpr-gedung-baru-prosesnya-masih-panjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/21/337/1199996/ketua-dpr-gedung-baru-prosesnya-masih-panjang"/><item><title>Ketua DPR: Gedung Baru Prosesnya Masih Panjang</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/21/337/1199996/ketua-dpr-gedung-baru-prosesnya-masih-panjang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/21/337/1199996/ketua-dpr-gedung-baru-prosesnya-masih-panjang</guid><pubDate>Jum'at 21 Agustus 2015 10:39 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/21/337/1199996/ketua-dpr-gedung-baru-prosesnya-masih-panjang-eOOV2t8iRu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR Setya Novanto (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/21/337/1199996/ketua-dpr-gedung-baru-prosesnya-masih-panjang-eOOV2t8iRu.jpg</image><title>Ketua DPR Setya Novanto (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - DPR RI sedang mempersiapkan pembangunan tujuh megaproyek, salah satunya pembangunan gedung baru. Diperkirakan pembangunan ini menelan biaya hingga Rp1,6 triliun dari uang negara.

Ketua DPR RI Setya Novanto menegaskan bahwa proses pembangunan gedung baru DPR masih panjang. Hingga kini tahapannya baru sampai pandangan umum fraksi di sidang paripurna.

&quot;Prosesnya masih panjang,&quot; jawab pria yang disapa Setnov itu di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2015).

Politikus Partai Golkar tersebut menambahkan, pihaknya masih mencari jalan keluar terbaik, terutama menyesuaikan dengan keadaan ekonomi saat ini yang sedang menurun.

&quot;Yang penting penilaian untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kinerja dewan ini kita cari jalan keluar yang terbaik. Dengan situasi sekarang, kita juga lihat situasi ekonomi yang perlu juga kita tingkatkan,&quot; tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan meminta semua pihak untuk tak terlebih dahulu berandai-andai dengan wacana ini, termasuk soal besaran anggaran yang dibutuhkan.

&quot;Sekarang enggak usah berandai-andai, melihat dari versi mana-mana,&quot; ungkap Taufik usai Rapat Paripurna soal APBNP di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, kemarin.

Ia mengatakan, seluruh fraksi sudah menyampaikan pandangan umum dalam sidang parpipurna membahas nota keuangan. Pembahasannya terkait berbagai hal, termasuk tentang pengembangan DPR RI.

&quot;Namun Badan Anggaran (Banggar) belum bahas, tapi sempat mengingatkan kembali ini menyangkut keterbatasan ruang. Dikembalikan lagi ke Banggar,&quot; ungkapnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - DPR RI sedang mempersiapkan pembangunan tujuh megaproyek, salah satunya pembangunan gedung baru. Diperkirakan pembangunan ini menelan biaya hingga Rp1,6 triliun dari uang negara.

Ketua DPR RI Setya Novanto menegaskan bahwa proses pembangunan gedung baru DPR masih panjang. Hingga kini tahapannya baru sampai pandangan umum fraksi di sidang paripurna.

&quot;Prosesnya masih panjang,&quot; jawab pria yang disapa Setnov itu di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2015).

Politikus Partai Golkar tersebut menambahkan, pihaknya masih mencari jalan keluar terbaik, terutama menyesuaikan dengan keadaan ekonomi saat ini yang sedang menurun.

&quot;Yang penting penilaian untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kinerja dewan ini kita cari jalan keluar yang terbaik. Dengan situasi sekarang, kita juga lihat situasi ekonomi yang perlu juga kita tingkatkan,&quot; tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan meminta semua pihak untuk tak terlebih dahulu berandai-andai dengan wacana ini, termasuk soal besaran anggaran yang dibutuhkan.

&quot;Sekarang enggak usah berandai-andai, melihat dari versi mana-mana,&quot; ungkap Taufik usai Rapat Paripurna soal APBNP di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, kemarin.

Ia mengatakan, seluruh fraksi sudah menyampaikan pandangan umum dalam sidang parpipurna membahas nota keuangan. Pembahasannya terkait berbagai hal, termasuk tentang pengembangan DPR RI.

&quot;Namun Badan Anggaran (Banggar) belum bahas, tapi sempat mengingatkan kembali ini menyangkut keterbatasan ruang. Dikembalikan lagi ke Banggar,&quot; ungkapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
