<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Area Pencarian Empat WNA Hilang di Berau Diperluas</title><description>Tak hanya di sekitar Kepulauan Derawan, area pencarian diperluas hingga ke daerah lain dan melibatkan otoritas penjaga pantai lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/23/340/1200842/area-pencarian-empat-wna-hilang-di-berau-diperluas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/23/340/1200842/area-pencarian-empat-wna-hilang-di-berau-diperluas"/><item><title>Area Pencarian Empat WNA Hilang di Berau Diperluas</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/23/340/1200842/area-pencarian-empat-wna-hilang-di-berau-diperluas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/23/340/1200842/area-pencarian-empat-wna-hilang-di-berau-diperluas</guid><pubDate>Minggu 23 Agustus 2015 02:39 WIB</pubDate><dc:creator>Sindonews</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/23/340/1200842/area-pencarian-empat-wna-hilang-di-berau-diperluas-r62Hh0iQVj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/23/340/1200842/area-pencarian-empat-wna-hilang-di-berau-diperluas-r62Hh0iQVj.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi Okezone</title></images><description>
BERAU - Empat penyelam asing yang hilang saat menyelam di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), hingga kini belum ditemukan.
Terkait hal itu, tim pencari kini mulai memperluas area pencarian. Tak hanya di sekitar Kepulauan Derawan, namun mulai ke daerah lain dan melibatkan otoritas penjaga pantai lainnya.
&quot;Kita mulai memperluas pencarian. Untuk wilayah selatan, kita meminta bantuan otoritas setempat yakni di Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang,&quot; kata Dandim Berau Letkol Inf Ahmad Hadi Al-Jufri yang ditunjuk menjadi Incident Commander (IC), pada Sabtu 22 Agustus 2015.
Selain itu, area pencarian diperluas hingga ke arah utara yakni memasuki Provinsi Kalimantan Utara. Perluasan area pencarian dilakukan untuk mengantisipasi jika para korban yang hanyut tersebut dibawa oleh arus laut.
&quot;Untuk ke arah Laut Sulawesi, kita juga sudah berkoordinasi dengan otoritas di Sulawesi untuk membantu menginformasikan jika melihat tanda-tanda keberadaan korban,&quot; tambah dia.
Proses pencarian juga melibatkan masyarakat setempat. Masyarakat turut mengerahkan kapal milik mereka. Tak hanya kapal nelayan, kapal-kapal milik masyarakat yang selama ini disewakan untuk wisatawan mengelilingi Kepulauan Derawan juga ikut mencari.
&quot;Secara khusus kami apresiasi bantuan masyarakat ini. Peran masyarakat cukup besar membantu kami melakukan pencarian,&quot; kata Ahmad Hadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, empat WNA tersebut tak muncul ke permukaan air setelah  menyelam di salah satu titik penyelaman di Pulau Sangalaki, Kepulauan  Derawan, pada Sabtu 15 Agustus 2015.
Tak lama setelah keempat turis tersebut dinyatakan hilang, sang  pemandu ditemukan selamat, meski dengan kondisi lemas. Keempat turis  asing itu adalah Michela (33), Daniele (36), Alberto (36), yang berasal  dari Italia; sedangkan Vana Chris R (28) adalah WN Belgia. (fal)</description><content:encoded>
BERAU - Empat penyelam asing yang hilang saat menyelam di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), hingga kini belum ditemukan.
Terkait hal itu, tim pencari kini mulai memperluas area pencarian. Tak hanya di sekitar Kepulauan Derawan, namun mulai ke daerah lain dan melibatkan otoritas penjaga pantai lainnya.
&quot;Kita mulai memperluas pencarian. Untuk wilayah selatan, kita meminta bantuan otoritas setempat yakni di Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang,&quot; kata Dandim Berau Letkol Inf Ahmad Hadi Al-Jufri yang ditunjuk menjadi Incident Commander (IC), pada Sabtu 22 Agustus 2015.
Selain itu, area pencarian diperluas hingga ke arah utara yakni memasuki Provinsi Kalimantan Utara. Perluasan area pencarian dilakukan untuk mengantisipasi jika para korban yang hanyut tersebut dibawa oleh arus laut.
&quot;Untuk ke arah Laut Sulawesi, kita juga sudah berkoordinasi dengan otoritas di Sulawesi untuk membantu menginformasikan jika melihat tanda-tanda keberadaan korban,&quot; tambah dia.
Proses pencarian juga melibatkan masyarakat setempat. Masyarakat turut mengerahkan kapal milik mereka. Tak hanya kapal nelayan, kapal-kapal milik masyarakat yang selama ini disewakan untuk wisatawan mengelilingi Kepulauan Derawan juga ikut mencari.
&quot;Secara khusus kami apresiasi bantuan masyarakat ini. Peran masyarakat cukup besar membantu kami melakukan pencarian,&quot; kata Ahmad Hadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, empat WNA tersebut tak muncul ke permukaan air setelah  menyelam di salah satu titik penyelaman di Pulau Sangalaki, Kepulauan  Derawan, pada Sabtu 15 Agustus 2015.
Tak lama setelah keempat turis tersebut dinyatakan hilang, sang  pemandu ditemukan selamat, meski dengan kondisi lemas. Keempat turis  asing itu adalah Michela (33), Daniele (36), Alberto (36), yang berasal  dari Italia; sedangkan Vana Chris R (28) adalah WN Belgia. (fal)</content:encoded></item></channel></rss>
