<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BURT DPR Ngotot Ingin Bangun Gedung Baru</title><description>Kepala Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Roem Kono mengaku pihaknya tetap ingin membangun gedung baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/24/337/1201477/burt-dpr-ngotot-ingin-bangun-gedung-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/24/337/1201477/burt-dpr-ngotot-ingin-bangun-gedung-baru"/><item><title>BURT DPR Ngotot Ingin Bangun Gedung Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/24/337/1201477/burt-dpr-ngotot-ingin-bangun-gedung-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/24/337/1201477/burt-dpr-ngotot-ingin-bangun-gedung-baru</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2015 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/24/337/1201477/burt-dpr-ngotot-ingin-bangun-gedung-baru-UCQj75XIfi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/24/337/1201477/burt-dpr-ngotot-ingin-bangun-gedung-baru-UCQj75XIfi.jpg</image><title>ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Minimnya jumlah ruangan di gedung DPR, dikeluhkan anggota legislatif. Kepala Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Roem Kono mengaku, saat ini tiap anggota hanya menempati ruangan berukuran 27 meter persegi dari 117 meter persegi yang ditetapkan pemerintah.
&quot;Ada Perpres-nya, masing-masing dapat 117 meter persegi, kita sekarang 27 persegi,&quot; ujar Roem kepada awak media di komplek DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2015).
Politikus Partai Golkar itu mencontohkan, lembaga negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Mahkamah Agung (MA), serta Mahkamah Konstitusi (MK) sudah memiliki gedung yang memadai.
Sebab itu, ia memprioritaskan pembangunan gedung baru untuk menampung para anggota dewan. &quot;Prioritasnya kita bangun gedung baru, bukan penambahan ruangan,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/08/14/20716/129684_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sidang Paripurna Penyampaian RUU APBN 2016&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Seperti diketahui, peraturan terkait pembangunan gedung baru serta ukurannya tertuang dalam Perpres nomor 73 tahun 2011. Melalui peraturan tersebut, DPR bakal melakukan kajian untuk menghitung biaya pembangunan.
&quot;Sekira dua bulan akan kelar, yang jelas hasil audit ruangan. Kita perlu gedung baru,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Minimnya jumlah ruangan di gedung DPR, dikeluhkan anggota legislatif. Kepala Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Roem Kono mengaku, saat ini tiap anggota hanya menempati ruangan berukuran 27 meter persegi dari 117 meter persegi yang ditetapkan pemerintah.
&quot;Ada Perpres-nya, masing-masing dapat 117 meter persegi, kita sekarang 27 persegi,&quot; ujar Roem kepada awak media di komplek DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2015).
Politikus Partai Golkar itu mencontohkan, lembaga negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Mahkamah Agung (MA), serta Mahkamah Konstitusi (MK) sudah memiliki gedung yang memadai.
Sebab itu, ia memprioritaskan pembangunan gedung baru untuk menampung para anggota dewan. &quot;Prioritasnya kita bangun gedung baru, bukan penambahan ruangan,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/08/14/20716/129684_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sidang Paripurna Penyampaian RUU APBN 2016&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Seperti diketahui, peraturan terkait pembangunan gedung baru serta ukurannya tertuang dalam Perpres nomor 73 tahun 2011. Melalui peraturan tersebut, DPR bakal melakukan kajian untuk menghitung biaya pembangunan.
&quot;Sekira dua bulan akan kelar, yang jelas hasil audit ruangan. Kita perlu gedung baru,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
