<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawa Kabur Siswi SMA, Petani Diamankan Polisi</title><description>Arkadius Snae (22), warga Oemeu membawa kabur Fridolina Soni, (17) pelajar SMA di Popnam untuk kabur keluar kota.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/24/340/1201184/bawa-kabur-siswi-sma-petani-diamankan-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/24/340/1201184/bawa-kabur-siswi-sma-petani-diamankan-polisi"/><item><title>Bawa Kabur Siswi SMA, Petani Diamankan Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/24/340/1201184/bawa-kabur-siswi-sma-petani-diamankan-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/24/340/1201184/bawa-kabur-siswi-sma-petani-diamankan-polisi</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2015 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Sefnat Besie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/24/340/1201184/bawa-kabur-siswi-sma-petani-diamankan-polisi-19YAnlIGc3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/24/340/1201184/bawa-kabur-siswi-sma-petani-diamankan-polisi-19YAnlIGc3.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone</title></images><description>
KEFAMENANU - Bagi para pemuda yang belum berpenghasilan tetap agar berhati-hatilah membawa lari anak gadis orang, sebab bila tertangkap orangtuanya bisa bermuara dibalik terali besi seperti yang dialami oleh Arkadius Snae (22), warga Oemeu desa Popnam Kecamatan Noemuti,Timor Tengah Utara (TTU), NTT.
Kejadian itu bermula, Arkadius mengajak Fridolina Soni, (17) pelajar SMA di Popnam untuk kabur keluar kota, tanpa sepengetahuan kedua orangtua Fridolin, namun rupanya akal bulus Arkadius berhasil diketahui oleh ibu kandung Fridolin.
Takpelak, ibu Fridolin atas nama Elisabet Soni mencari bahkan merazia setiap bus umum yang melintas dari Atambua menuju Kota Kupang, dengan maksud hanya untuk menghentikan niat busuk seorang pemuda yang berprofesi sebagai petani tulen.
Alhasil, pada bus keenam yang dirazia oleh ibu korban ternyata dua sejoli itu berhasil dipergok sedang dalam perjalanan menuju kupang, Bus yang ditumpangi dua sejoli itu adalah bus arjuna, dan mereka berdua dicegat oleh ibu kandung fridolin antara Oeperigi dan Polsek Polen.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat pada Polres Timor Tengah Utara, Iptu Petrus Liu membenarkan kejadian tersebut.
&amp;ldquo;Ibu korban mendapatkan pelaku dan korban di bus tersebut kemudian di bawa ke polsek Polen wilayah TTS, dan selanjutnya kembali ke Polsek Noemuti TTU dan melaporkan kejadian tersebut, sementara pelaku sedang di amankan di Polsek Noemuti,&quot; ujar Petrus kepada wartawan, Minggu (23/8/2015). (awl)
&amp;nbsp;</description><content:encoded>
KEFAMENANU - Bagi para pemuda yang belum berpenghasilan tetap agar berhati-hatilah membawa lari anak gadis orang, sebab bila tertangkap orangtuanya bisa bermuara dibalik terali besi seperti yang dialami oleh Arkadius Snae (22), warga Oemeu desa Popnam Kecamatan Noemuti,Timor Tengah Utara (TTU), NTT.
Kejadian itu bermula, Arkadius mengajak Fridolina Soni, (17) pelajar SMA di Popnam untuk kabur keluar kota, tanpa sepengetahuan kedua orangtua Fridolin, namun rupanya akal bulus Arkadius berhasil diketahui oleh ibu kandung Fridolin.
Takpelak, ibu Fridolin atas nama Elisabet Soni mencari bahkan merazia setiap bus umum yang melintas dari Atambua menuju Kota Kupang, dengan maksud hanya untuk menghentikan niat busuk seorang pemuda yang berprofesi sebagai petani tulen.
Alhasil, pada bus keenam yang dirazia oleh ibu korban ternyata dua sejoli itu berhasil dipergok sedang dalam perjalanan menuju kupang, Bus yang ditumpangi dua sejoli itu adalah bus arjuna, dan mereka berdua dicegat oleh ibu kandung fridolin antara Oeperigi dan Polsek Polen.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat pada Polres Timor Tengah Utara, Iptu Petrus Liu membenarkan kejadian tersebut.
&amp;ldquo;Ibu korban mendapatkan pelaku dan korban di bus tersebut kemudian di bawa ke polsek Polen wilayah TTS, dan selanjutnya kembali ke Polsek Noemuti TTU dan melaporkan kejadian tersebut, sementara pelaku sedang di amankan di Polsek Noemuti,&quot; ujar Petrus kepada wartawan, Minggu (23/8/2015). (awl)
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
