<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertengkar Hebat, TKI di Yordania Tewas Dianiaya Majikan</title><description>TKI berinisial S asal Jawa Tengah dilaporkan tewas karena dianiaya istri dari majikannya sendiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/25/18/1202023/bertengkar-hebat-tki-di-yordania-tewas-dianiaya-majikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/25/18/1202023/bertengkar-hebat-tki-di-yordania-tewas-dianiaya-majikan"/><item><title>Bertengkar Hebat, TKI di Yordania Tewas Dianiaya Majikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/25/18/1202023/bertengkar-hebat-tki-di-yordania-tewas-dianiaya-majikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/25/18/1202023/bertengkar-hebat-tki-di-yordania-tewas-dianiaya-majikan</guid><pubDate>Selasa 25 Agustus 2015 08:52 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/25/18/1202023/bertengkar-hebat-tki-di-yordania-tewas-dianiaya-majikan-vPwWaiJria.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir (Foto: Aji/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/25/18/1202023/bertengkar-hebat-tki-di-yordania-tewas-dianiaya-majikan-vPwWaiJria.jpg</image><title>Juru Bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir (Foto: Aji/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Tenaga Kerja Indonesia (TKI) kembali dilaporkan mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan oleh majikannya di luar negeri. Kali ini, seorang TKI di Yordania dianiaya oleh majikannya hingga tewas. Laporan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arrmanatha Nasir.
&amp;ldquo;Ya, kami memang mendapat laporan bahwa pada 15 Agustus ada kejadian di Yordania. Ada satu TKI kita dari Jawa Tengah yang tewas karena dianiaya oleh majikannya. Pelaku diketahui merupakan istri dari majikannya,&amp;rdquo; ujar Arrmanatha Nasir, melalui pesan singkat yang diterima Okezone, Selasa (25/8/2015).
&amp;ldquo;Jadi Awalnya TKI kita bertengkar dengan majikannya. Pertengkaran itu kemudian berakibat fatal, karena TKI kita yang berinisial S dipukul di bagian belakang kepala. Hasil otopsi memang dipukul di bagian belakang kepala,&amp;rdquo; sambungnya.
Pria yang akrab disapa Tata itu menambahkan, saat ini kami telah berkomunikasi dengan pihak keluarga. Kemlu juga telah berkoordinasi dengan KBRI di Kota Amman dan otoritas Yordania untuk terus menindak lanjuti kasus ini secara mendalam.
&amp;ldquo;Saat ini, kita sudah diinformasikan oleh otoritas Yordania, sehingga rencananya pada tanggal 25 Agustus jenazah akan dipulangkan,&amp;rdquo; lanjut Tata.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Tenaga Kerja Indonesia (TKI) kembali dilaporkan mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan oleh majikannya di luar negeri. Kali ini, seorang TKI di Yordania dianiaya oleh majikannya hingga tewas. Laporan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arrmanatha Nasir.
&amp;ldquo;Ya, kami memang mendapat laporan bahwa pada 15 Agustus ada kejadian di Yordania. Ada satu TKI kita dari Jawa Tengah yang tewas karena dianiaya oleh majikannya. Pelaku diketahui merupakan istri dari majikannya,&amp;rdquo; ujar Arrmanatha Nasir, melalui pesan singkat yang diterima Okezone, Selasa (25/8/2015).
&amp;ldquo;Jadi Awalnya TKI kita bertengkar dengan majikannya. Pertengkaran itu kemudian berakibat fatal, karena TKI kita yang berinisial S dipukul di bagian belakang kepala. Hasil otopsi memang dipukul di bagian belakang kepala,&amp;rdquo; sambungnya.
Pria yang akrab disapa Tata itu menambahkan, saat ini kami telah berkomunikasi dengan pihak keluarga. Kemlu juga telah berkoordinasi dengan KBRI di Kota Amman dan otoritas Yordania untuk terus menindak lanjuti kasus ini secara mendalam.
&amp;ldquo;Saat ini, kita sudah diinformasikan oleh otoritas Yordania, sehingga rencananya pada tanggal 25 Agustus jenazah akan dipulangkan,&amp;rdquo; lanjut Tata.
</content:encoded></item></channel></rss>
