<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ini Pengakuan Pengeroyok Pengemudi Go-Jek   </title><description>Satuan Reskrim Polresta Bekasi menangkap lima orang pelaku pengeroyokan  pengemudi Go-Jek, di depan SMA 1 Kota  Bekasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/26/338/1203169/ini-pengakuan-pengeroyok-pengemudi-go-jek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/26/338/1203169/ini-pengakuan-pengeroyok-pengemudi-go-jek"/><item><title> Ini Pengakuan Pengeroyok Pengemudi Go-Jek   </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/26/338/1203169/ini-pengakuan-pengeroyok-pengemudi-go-jek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/26/338/1203169/ini-pengakuan-pengeroyok-pengemudi-go-jek</guid><pubDate>Rabu 26 Agustus 2015 22:46 WIB</pubDate><dc:creator>Djamhari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/26/338/1203169/ini-pengakuan-tukang-ojek-keroyok-pengemudi-go-jek-LIPDMjR1r3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/26/338/1203169/ini-pengakuan-tukang-ojek-keroyok-pengemudi-go-jek-LIPDMjR1r3.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi Okezone</title></images><description>
BEKASI - Satuan Reskrim Polresta Bekasi menangkap lima orang pelaku pengeroyokan dan pengerusakan motor milik pengemudi Go-Jek, di depan SMA 1 Kota Bekasi.
Salah seorang pelaku, KMD (42) mengakui, dirinya hanya berniat memperingatkan pengemudi Go-Jek agar jangan menunggu penumpang di pangkalannya.
&quot;Saya sebel soalnya dia (korban) pas ditegur ngeyel,&quot; ujarnya di Mapolresta Bekasi, Rabu (26/08/2015).
Dia pun menegaskan, bahwa dirinya sudah menjadi pengojek sejak 2000 silam, dan biasa beroperasi di Jalan Agus Salim (lokasi kejadian-red). Lokasi kejadian pun telah lama menjadi pangkalannnya.
&quot;Intinya sih saya mau kalau Go-Jek narik penumpang jangan deket pangkalan, kan saya dongkol,&quot; sambungnya.
Sementara itu, pelaku lainnya, SD (46) mengaku, aksinya ditenggarai lantaran sejak pagi belum mendapatkan penumpang. Dan saat kebetulan, di depan matanya ada pengemudi Go-Jek yang datang untuk mengambil penumpang.
&quot;Saya emosi karena kemarin dari pagi enggak dapat sewa. Eh dia datang tiba-tiba nunggu penumpang,&quot; jelasnya.
Tidak hanya itu, SD pun mengungkapkan, sejak Go-Jek beroperasi di Bekasi penghasilannya menurun. Biasanya, dalam sehari Ia bisa mengumpulkan uang sebesar Rp50 ribu.
&quot;Sekarang saya sehari hanya dapat Rp10 ribu. Coba bayangkan, bagaimana nasib saya sejak adanya Go-Jek di Bekasi,&quot; tandasnya. (awl)
</description><content:encoded>
BEKASI - Satuan Reskrim Polresta Bekasi menangkap lima orang pelaku pengeroyokan dan pengerusakan motor milik pengemudi Go-Jek, di depan SMA 1 Kota Bekasi.
Salah seorang pelaku, KMD (42) mengakui, dirinya hanya berniat memperingatkan pengemudi Go-Jek agar jangan menunggu penumpang di pangkalannya.
&quot;Saya sebel soalnya dia (korban) pas ditegur ngeyel,&quot; ujarnya di Mapolresta Bekasi, Rabu (26/08/2015).
Dia pun menegaskan, bahwa dirinya sudah menjadi pengojek sejak 2000 silam, dan biasa beroperasi di Jalan Agus Salim (lokasi kejadian-red). Lokasi kejadian pun telah lama menjadi pangkalannnya.
&quot;Intinya sih saya mau kalau Go-Jek narik penumpang jangan deket pangkalan, kan saya dongkol,&quot; sambungnya.
Sementara itu, pelaku lainnya, SD (46) mengaku, aksinya ditenggarai lantaran sejak pagi belum mendapatkan penumpang. Dan saat kebetulan, di depan matanya ada pengemudi Go-Jek yang datang untuk mengambil penumpang.
&quot;Saya emosi karena kemarin dari pagi enggak dapat sewa. Eh dia datang tiba-tiba nunggu penumpang,&quot; jelasnya.
Tidak hanya itu, SD pun mengungkapkan, sejak Go-Jek beroperasi di Bekasi penghasilannya menurun. Biasanya, dalam sehari Ia bisa mengumpulkan uang sebesar Rp50 ribu.
&quot;Sekarang saya sehari hanya dapat Rp10 ribu. Coba bayangkan, bagaimana nasib saya sejak adanya Go-Jek di Bekasi,&quot; tandasnya. (awl)
</content:encoded></item></channel></rss>
