<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Hari di Jakarta, Tuhan Demam</title><description>Baru dua hari berada di Ibu Kota, pria asal Banyuwangi bernama Tuhan mengaku demam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/26/340/1202616/dua-hari-di-jakarta-tuhan-demam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/26/340/1202616/dua-hari-di-jakarta-tuhan-demam"/><item><title>Dua Hari di Jakarta, Tuhan Demam</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/26/340/1202616/dua-hari-di-jakarta-tuhan-demam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/26/340/1202616/dua-hari-di-jakarta-tuhan-demam</guid><pubDate>Rabu 26 Agustus 2015 06:38 WIB</pubDate><dc:creator>Raiza Andini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/26/340/1202616/dua-hari-di-jakarta-tuhan-demam-zLQiDf3WE3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pria bernama Tuhan di Jakarta (foto: Raiza Andini/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/26/340/1202616/dua-hari-di-jakarta-tuhan-demam-zLQiDf3WE3.jpg</image><title>Pria bernama Tuhan di Jakarta (foto: Raiza Andini/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pria asal Banyuwangi bernama Tuhan kini berada di Jakarta dalam rangka memenuhi undangan stasiun televisi yang ingin mengupas nama uniknya. Namun, baru dua hari berada di Ibu Kota, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengrajin kayu itu demam.

Dia demam, karena menurutnya ada perbedaan cuaca antara Banyuwangi dan Jakarta. &quot;Saya enggak mungkin pindah ke Jakarta, di sini semrawut. Saya baru dua hari di sini sudah demam, beda cuacanya,&quot; ujar Tuhan saat berbincang dengan Okezone.

Pengakuan demam tersebut terlontar saat disinggung kemungkinan dia akan pindah ke Jakarta bila nantinya terkenal. Menjawab pertanyaan tersebut, ia mengaku tidak akan meninggalkan kampung halamannya, meski siap diundang ke Jakarta.

Tuhan mengaku istri dan anaknya tak mempersoalkan kepergiannya ke Jakarta untuk memenuhi undangan stasiun televisi. Namun, Tuhan tak berani bila harus berpergian sendiri. &quot;Anak dan istri tidak ikut. Saya ke Jakarta sama kakak saya. Saya enggak berani kalau sendiri di sini,&quot; akunya.

Selain tak ingin pindah ke Jakarta, dia pun akan tetap menjadi pengrajin kayu di Banyuwangi meski nantinya terkenal. &quot;Kalau tenar, saya akan tetap di Banyuwangi jadi tukang kayu,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pria asal Banyuwangi bernama Tuhan kini berada di Jakarta dalam rangka memenuhi undangan stasiun televisi yang ingin mengupas nama uniknya. Namun, baru dua hari berada di Ibu Kota, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengrajin kayu itu demam.

Dia demam, karena menurutnya ada perbedaan cuaca antara Banyuwangi dan Jakarta. &quot;Saya enggak mungkin pindah ke Jakarta, di sini semrawut. Saya baru dua hari di sini sudah demam, beda cuacanya,&quot; ujar Tuhan saat berbincang dengan Okezone.

Pengakuan demam tersebut terlontar saat disinggung kemungkinan dia akan pindah ke Jakarta bila nantinya terkenal. Menjawab pertanyaan tersebut, ia mengaku tidak akan meninggalkan kampung halamannya, meski siap diundang ke Jakarta.

Tuhan mengaku istri dan anaknya tak mempersoalkan kepergiannya ke Jakarta untuk memenuhi undangan stasiun televisi. Namun, Tuhan tak berani bila harus berpergian sendiri. &quot;Anak dan istri tidak ikut. Saya ke Jakarta sama kakak saya. Saya enggak berani kalau sendiri di sini,&quot; akunya.

Selain tak ingin pindah ke Jakarta, dia pun akan tetap menjadi pengrajin kayu di Banyuwangi meski nantinya terkenal. &quot;Kalau tenar, saya akan tetap di Banyuwangi jadi tukang kayu,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
