<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KSAD Tegaskan Tanah TNI di Kebumen untuk Fasilitas Militer</title><description>Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono, menegaskan tanah TNI di Kebumen untuk fasilitas militer.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/27/337/1203437/ksad-tegaskan-tanah-tni-di-kebumen-untuk-fasilitas-militer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/27/337/1203437/ksad-tegaskan-tanah-tni-di-kebumen-untuk-fasilitas-militer"/><item><title>KSAD Tegaskan Tanah TNI di Kebumen untuk Fasilitas Militer</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/27/337/1203437/ksad-tegaskan-tanah-tni-di-kebumen-untuk-fasilitas-militer</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/27/337/1203437/ksad-tegaskan-tanah-tni-di-kebumen-untuk-fasilitas-militer</guid><pubDate>Kamis 27 Agustus 2015 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/27/337/1203437/ksad-tegaskan-tanah-tni-di-kebumen-untuk-fasilitas-militer-t8QS5muEi5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KSAD Jenderal TNI Mulyono (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/27/337/1203437/ksad-tegaskan-tanah-tni-di-kebumen-untuk-fasilitas-militer-t8QS5muEi5.jpg</image><title>KSAD Jenderal TNI Mulyono (Foto: Antara)</title></images><description>
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono, memastikan pihaknya berencana membangun fasilitas militer di kawasan Urutsewu, Kebumen, Jawa Tengah.
Sebab itu, pihaknya melakukan pemagaran untuk membatasi wilayahnya dengan lahan pertanian milik warga.
&quot;Kita mau bangun asrama, fasilitas latihan (militer). Itu yang magar saya, untuk kepentingan negara kok dilarang,&quot; ujar Mulyono usai mendampingi Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo di markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (27/8/2015).
Sementara lahan yang bersertifikat TNI, baru 28 persen di seluruh Indonesia, kata Mulyono akan diproses secara bertahap. Meski demikian, mantan Pangkostrad tersebut mengaku bahwa proses tersebut akan memakan waktu yang cukup lama.
&quot;Ya, terus itu sertifikat kan bertahap, kan sertifikat prosesnya lama,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/04/15/19263/120503_medium.jpg&quot; alt=&quot;Apel Gabungan TNI-Polri Jelang KAA 2015&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Seperti diketahui, pada Sabtu, 22 Agustus lalu pecah bentrokan yang melibatkan TNI AD dengan warga di Urutsewu, Kebumen, Jawa Tengah. Kisruh tersebut terjadi setelah pihak militer memagari lahan pertanian. Warga yang menolak, langsung melakukan pelemparan terhadap aparat.
&quot;Tidak ada prajurit lakukan pemukulan, itu warga yang lakukan pelemparan,&quot; kilahnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono, memastikan pihaknya berencana membangun fasilitas militer di kawasan Urutsewu, Kebumen, Jawa Tengah.
Sebab itu, pihaknya melakukan pemagaran untuk membatasi wilayahnya dengan lahan pertanian milik warga.
&quot;Kita mau bangun asrama, fasilitas latihan (militer). Itu yang magar saya, untuk kepentingan negara kok dilarang,&quot; ujar Mulyono usai mendampingi Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo di markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (27/8/2015).
Sementara lahan yang bersertifikat TNI, baru 28 persen di seluruh Indonesia, kata Mulyono akan diproses secara bertahap. Meski demikian, mantan Pangkostrad tersebut mengaku bahwa proses tersebut akan memakan waktu yang cukup lama.
&quot;Ya, terus itu sertifikat kan bertahap, kan sertifikat prosesnya lama,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/04/15/19263/120503_medium.jpg&quot; alt=&quot;Apel Gabungan TNI-Polri Jelang KAA 2015&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Seperti diketahui, pada Sabtu, 22 Agustus lalu pecah bentrokan yang melibatkan TNI AD dengan warga di Urutsewu, Kebumen, Jawa Tengah. Kisruh tersebut terjadi setelah pihak militer memagari lahan pertanian. Warga yang menolak, langsung melakukan pelemparan terhadap aparat.
&quot;Tidak ada prajurit lakukan pemukulan, itu warga yang lakukan pelemparan,&quot; kilahnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
