<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sindikat Mafia Terpecah, Yakuza Diambang Perang Internal</title><description>Perpecahan yang terjadi di dalam tubuh kelompok Yakuza terbesar Jepang memicu kekhawatiran perang antar gang di Negeri matahari Terbit itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/30/18/1204944/sindikat-mafia-terpecah-yakuza-diambang-perang-internal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/30/18/1204944/sindikat-mafia-terpecah-yakuza-diambang-perang-internal"/><item><title>Sindikat Mafia Terpecah, Yakuza Diambang Perang Internal</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/30/18/1204944/sindikat-mafia-terpecah-yakuza-diambang-perang-internal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/30/18/1204944/sindikat-mafia-terpecah-yakuza-diambang-perang-internal</guid><pubDate>Minggu 30 Agustus 2015 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/30/18/1204944/sindikat-mafia-terpecah-yakuza-diambang-perang-internal-r1KTExZloW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kelompok Yakuza. (Foto: AP) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/30/18/1204944/sindikat-mafia-terpecah-yakuza-diambang-perang-internal-r1KTExZloW.jpg</image><title>Kelompok Yakuza. (Foto: AP) </title></images><description>TOKYO &amp;ndash; Sindikat kelompok Yakuza terbesar di Jepang, Yamaguchi-gumi, tengah dilanda perpecahan. Hal itu kemudian memicu kekhawatiran, Jepang sedang di ambang perang antar-kelompok Yakuza.
Yakuza merupakan kelompok mafia terbesar dan paling berbahaya di Jepang. Aparat kepolisian di Jepang kini tengah siaga untuk menghadapi ancaman perang internal, setelah sindikat Yamaguchi-gumi yang dipimpin Shinobu Tsukasa (73) terpecah.
Perpecahan sindikat kelompok Yakuza terbesar itu dipicu kekecewaan para anggota mafia terhadap kepemimpinan Tsukasa. Sekira 12 dari 30 anggota Yamaguchi-gumi mengancam meninggalkan sindikat itu dan akan membentuk kelompok Yakuza sendiri.
Para polisi Jepang dilaporkan mulai berpatroli dan meningkatkan kewaspadaannya untuk mengantisipasi terjadinya perang antar-Yakuza.
Dengan beranggotakan sekira 23 ribu anggota, sindikat Yamaguchi-gumi kehadirannya sangat berpengaruh pada administratif 47 distrik di Jepang. Kendati mulai terpecah, sindikat Yakuza Yamaguchi-gumi diakui masih sangat berpengaruh di Jepang.
Kekhawatiran pecahnya perang antar-Yakuza dipicu saat ekspansi Tsukasa ke wilayah lain yang dikuasai saingan sindikat Yamaguchi-gumi.
Beberapa anggota yang memisahkan diri dari Yamaguchi-gumi telah menyalahkan Tsukasa, karena pemimpin Yakuza terbesar itu lebih memprioritaskan sindikat afiliasinya, yakni Kodo-kai. Sindikat Kodo-kai sejatinya merupakan kelompok yang juga didirikan oleh Tsukasa hamper tiga decade lalu.
&amp;rdquo;Perpecahan terbaru ialah lebih tentang ekonomi Jepang ketimbang terkait tindakan keras polisi yang sedang berlangsung,&amp;rdquo; ucap seorang pengamat Yakuza, Brett Bull, seperti dilansir dari Sputnik, Minggu (30/8/2015).
&amp;rdquo;Sederhananya, ada lebih banyak uang yang akan dibuat di Tokyo, dan pergeseran Yamaguchi-gumi dalam penekanan afiliasinya dengan Kodo-kai telah menyebabkan frustrasi di kalangan anggota Yamaguchi-gumi,&amp;rdquo; sambungnya.
Pihak berwenang yakin Kodo-kai akan menjadi faksi paling keras di dalam afiliasi Yamaguchi-gumi. Yakuza diketahui memperoleh sebagian pendapatannya melalui pasar saham. Kelompok itu juga bergantung pada tindakan pencucian uang, prostitusi, penyelundupan senjata, dan perdagangan manusia, sebagai pemasukan.
Pertemuan terbesar sindikat Yakuza Yamaguchi-gumi dijadwalkan akan digelar pada 1 September 2015 mendatang. Mengetahui hal tersebut, kepolisian Jepang telah mempersiapkan segalanya untuk menghadapi kemungkinan terburuk.</description><content:encoded>TOKYO &amp;ndash; Sindikat kelompok Yakuza terbesar di Jepang, Yamaguchi-gumi, tengah dilanda perpecahan. Hal itu kemudian memicu kekhawatiran, Jepang sedang di ambang perang antar-kelompok Yakuza.
Yakuza merupakan kelompok mafia terbesar dan paling berbahaya di Jepang. Aparat kepolisian di Jepang kini tengah siaga untuk menghadapi ancaman perang internal, setelah sindikat Yamaguchi-gumi yang dipimpin Shinobu Tsukasa (73) terpecah.
Perpecahan sindikat kelompok Yakuza terbesar itu dipicu kekecewaan para anggota mafia terhadap kepemimpinan Tsukasa. Sekira 12 dari 30 anggota Yamaguchi-gumi mengancam meninggalkan sindikat itu dan akan membentuk kelompok Yakuza sendiri.
Para polisi Jepang dilaporkan mulai berpatroli dan meningkatkan kewaspadaannya untuk mengantisipasi terjadinya perang antar-Yakuza.
Dengan beranggotakan sekira 23 ribu anggota, sindikat Yamaguchi-gumi kehadirannya sangat berpengaruh pada administratif 47 distrik di Jepang. Kendati mulai terpecah, sindikat Yakuza Yamaguchi-gumi diakui masih sangat berpengaruh di Jepang.
Kekhawatiran pecahnya perang antar-Yakuza dipicu saat ekspansi Tsukasa ke wilayah lain yang dikuasai saingan sindikat Yamaguchi-gumi.
Beberapa anggota yang memisahkan diri dari Yamaguchi-gumi telah menyalahkan Tsukasa, karena pemimpin Yakuza terbesar itu lebih memprioritaskan sindikat afiliasinya, yakni Kodo-kai. Sindikat Kodo-kai sejatinya merupakan kelompok yang juga didirikan oleh Tsukasa hamper tiga decade lalu.
&amp;rdquo;Perpecahan terbaru ialah lebih tentang ekonomi Jepang ketimbang terkait tindakan keras polisi yang sedang berlangsung,&amp;rdquo; ucap seorang pengamat Yakuza, Brett Bull, seperti dilansir dari Sputnik, Minggu (30/8/2015).
&amp;rdquo;Sederhananya, ada lebih banyak uang yang akan dibuat di Tokyo, dan pergeseran Yamaguchi-gumi dalam penekanan afiliasinya dengan Kodo-kai telah menyebabkan frustrasi di kalangan anggota Yamaguchi-gumi,&amp;rdquo; sambungnya.
Pihak berwenang yakin Kodo-kai akan menjadi faksi paling keras di dalam afiliasi Yamaguchi-gumi. Yakuza diketahui memperoleh sebagian pendapatannya melalui pasar saham. Kelompok itu juga bergantung pada tindakan pencucian uang, prostitusi, penyelundupan senjata, dan perdagangan manusia, sebagai pemasukan.
Pertemuan terbesar sindikat Yakuza Yamaguchi-gumi dijadwalkan akan digelar pada 1 September 2015 mendatang. Mengetahui hal tersebut, kepolisian Jepang telah mempersiapkan segalanya untuk menghadapi kemungkinan terburuk.</content:encoded></item></channel></rss>
