<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Capim KPK Tersangka Kok Bisa Lolos Ya?</title><description>Pengamat Hendri Satrio heran mengapa Capim KPK yang tersandung hukum bisa lolos dari Pansel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/30/337/1204904/capim-kpk-tersangka-kok-bisa-lolos-ya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/30/337/1204904/capim-kpk-tersangka-kok-bisa-lolos-ya"/><item><title>Capim KPK Tersangka Kok Bisa Lolos Ya?</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/30/337/1204904/capim-kpk-tersangka-kok-bisa-lolos-ya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/30/337/1204904/capim-kpk-tersangka-kok-bisa-lolos-ya</guid><pubDate>Minggu 30 Agustus 2015 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Zubaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/30/337/1204904/capim-kpk-tersangka-kok-bisa-lolos-ya-XYqQUUIgoy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Heru Haryono/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/30/337/1204904/capim-kpk-tersangka-kok-bisa-lolos-ya-XYqQUUIgoy.jpg</image><title>Foto: Heru Haryono/Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Penetapan tersangka pada Celon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) oleh Bareskrim Mabes Polri ditanggapi beragam banyak kalangan.
Tak jarang dari mereka terheran-heran kepada Panitia Seleksi (Pansel) KPK yang harusnya lebih jeli dan teliti, dalam menetapkan Capim lembaga antirasuah itu. Kendati tahap seleksi saat ini baru mencapai tahap wawancara.
&amp;ldquo;Iya, kok bisa lolos ya, kurang teliti,&amp;rdquo; kata pengamat politik, Hendri Satrio melalui pesan singkat kepada Okezone.
Atas kejadian itu, Hendri pun meminta pihak Bareskrim Mabes Polri untuk sesegera mungkin mengumumkan, serta mengusut dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Capim KPK yang jadi tersangka tersebut.
Selain itu, Hendri juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menegur Pansel KPK yang terdiri dari sembilan srikandi terbaik Indonesia atas keteledorannya itu. &amp;ldquo;Sebaiknya ditegur dan segera dilakukan evaluasi menyeluruh,&amp;rdquo; tandasnya.
Hingga saat ini, pihak Bareskrim mabes Polri memang belum mengumumkan, siapa sebenarnya Capim KPK yang tersandung kasus tindak pidana, hingga ditetapkan sebagai tersangka.
Namun dari pengakuan Kabareskrim, Kombes Pol Budi Waseso, pihaknya akan segera mengumumkan nama Capim tersebut hari Senin, 31 Agustus besok.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Penetapan tersangka pada Celon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) oleh Bareskrim Mabes Polri ditanggapi beragam banyak kalangan.
Tak jarang dari mereka terheran-heran kepada Panitia Seleksi (Pansel) KPK yang harusnya lebih jeli dan teliti, dalam menetapkan Capim lembaga antirasuah itu. Kendati tahap seleksi saat ini baru mencapai tahap wawancara.
&amp;ldquo;Iya, kok bisa lolos ya, kurang teliti,&amp;rdquo; kata pengamat politik, Hendri Satrio melalui pesan singkat kepada Okezone.
Atas kejadian itu, Hendri pun meminta pihak Bareskrim Mabes Polri untuk sesegera mungkin mengumumkan, serta mengusut dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Capim KPK yang jadi tersangka tersebut.
Selain itu, Hendri juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menegur Pansel KPK yang terdiri dari sembilan srikandi terbaik Indonesia atas keteledorannya itu. &amp;ldquo;Sebaiknya ditegur dan segera dilakukan evaluasi menyeluruh,&amp;rdquo; tandasnya.
Hingga saat ini, pihak Bareskrim mabes Polri memang belum mengumumkan, siapa sebenarnya Capim KPK yang tersandung kasus tindak pidana, hingga ditetapkan sebagai tersangka.
Namun dari pengakuan Kabareskrim, Kombes Pol Budi Waseso, pihaknya akan segera mengumumkan nama Capim tersebut hari Senin, 31 Agustus besok.
</content:encoded></item></channel></rss>
