<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bentrokan di Parlemen Ukraina, Demonstran Gunakan Granat</title><description>Sedikitnya 10 orang polisi dilaporkan terluka akibat granat yang dilemparkan pengunjuk rasa dalam demonstrasi di Gedung Parlemen Ukraina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/31/18/1205869/bentrokan-di-parlemen-ukraina-demonstran-gunakan-granat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/08/31/18/1205869/bentrokan-di-parlemen-ukraina-demonstran-gunakan-granat"/><item><title>Bentrokan di Parlemen Ukraina, Demonstran Gunakan Granat</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/08/31/18/1205869/bentrokan-di-parlemen-ukraina-demonstran-gunakan-granat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/08/31/18/1205869/bentrokan-di-parlemen-ukraina-demonstran-gunakan-granat</guid><pubDate>Senin 31 Agustus 2015 21:33 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/31/18/1205869/bentrokan-di-parlemen-ukraina-demonstran-gunakan-granat-Bt7wkZe71e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bentrokan yang terjadi di gedung Parlemen Ukraina melukai sedikitnya 10 orang aparat keamanan. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/31/18/1205869/bentrokan-di-parlemen-ukraina-demonstran-gunakan-granat-Bt7wkZe71e.jpg</image><title>Bentrokan yang terjadi di gedung Parlemen Ukraina melukai sedikitnya 10 orang aparat keamanan. (Foto: Reuters)</title></images><description>
KIEV &amp;ndash; Ledakan terdengar dalam demonstrasi yang berakhir dengan kerusuhan di gedung Parlemen Ukraina atau yang dikenal dengan nama Verkhovna Rada. Sumber dari Kementerian dalam Negeri Ukraina melaporkan seorang tentara Garda Nasional tewas dengan luka  tembak.
Dalam bentrokan tersebut, suara ledakan terdengar dan beberapa tembakan dilepaskan. Para demonstran dilaporkan menggunakan granat untuk menyerang polisi yang berjaga di lokasi. Akibatnya, 10 orang petugas berada dalam keadaan kritis akibat luka-luka.
&amp;ldquo;Seorang tentara dari Garda Nasional tewas dengan luka tembak di dada. Sebuah granat dilemparkan kepada para petugas yang menjaga Verkhovna Rada. Beberapa Garda Nasional terluka serius. Nyawa mereka dalam bahaya,&amp;rdquo; demikian laporan dari Penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina, Anton Geraschenko, sebagaimana dilansir Sputnik, Senin (31/8/2015).
Selain tentara, tiga orang jurnalis yang meliput kejadian itu juga terluka akibat ledakan tersebut.
Demonstran yang berjumlah sekira 200 orang berkumpul di depan gedung Parlemen Ukraina, menuntut pemerintah untuk tidak mengganti undang-undang (UU). Namun, setelah parlemen menyetujui usulan Presiden Petro Poroshenko untuk melakukan desentralisasi, massa yang marah berusaha menyerbu masuk ke dalam gedung. Aksi para demonstran itu dihentikan oleh aparat menggunakan gas air mata.
Sedikitnya 30 orang ditahan oleh polisi terkait dengan bentrokan tersebut, termasuk pelaku pelemparan granat.

</description><content:encoded>
KIEV &amp;ndash; Ledakan terdengar dalam demonstrasi yang berakhir dengan kerusuhan di gedung Parlemen Ukraina atau yang dikenal dengan nama Verkhovna Rada. Sumber dari Kementerian dalam Negeri Ukraina melaporkan seorang tentara Garda Nasional tewas dengan luka  tembak.
Dalam bentrokan tersebut, suara ledakan terdengar dan beberapa tembakan dilepaskan. Para demonstran dilaporkan menggunakan granat untuk menyerang polisi yang berjaga di lokasi. Akibatnya, 10 orang petugas berada dalam keadaan kritis akibat luka-luka.
&amp;ldquo;Seorang tentara dari Garda Nasional tewas dengan luka tembak di dada. Sebuah granat dilemparkan kepada para petugas yang menjaga Verkhovna Rada. Beberapa Garda Nasional terluka serius. Nyawa mereka dalam bahaya,&amp;rdquo; demikian laporan dari Penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina, Anton Geraschenko, sebagaimana dilansir Sputnik, Senin (31/8/2015).
Selain tentara, tiga orang jurnalis yang meliput kejadian itu juga terluka akibat ledakan tersebut.
Demonstran yang berjumlah sekira 200 orang berkumpul di depan gedung Parlemen Ukraina, menuntut pemerintah untuk tidak mengganti undang-undang (UU). Namun, setelah parlemen menyetujui usulan Presiden Petro Poroshenko untuk melakukan desentralisasi, massa yang marah berusaha menyerbu masuk ke dalam gedung. Aksi para demonstran itu dihentikan oleh aparat menggunakan gas air mata.
Sedikitnya 30 orang ditahan oleh polisi terkait dengan bentrokan tersebut, termasuk pelaku pelemparan granat.

</content:encoded></item></channel></rss>
