<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Akan Membeli Sukhoi SU-35   </title><description>Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamirzad Ryacudu menegaskan pemerintah berencana akan melakukan peremajaan alutsista TNI Angkatan Udara (AU).</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/02/337/1207284/pemerintah-akan-membeli-sukhoi-su-35</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/02/337/1207284/pemerintah-akan-membeli-sukhoi-su-35"/><item><title>Pemerintah Akan Membeli Sukhoi SU-35   </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/02/337/1207284/pemerintah-akan-membeli-sukhoi-su-35</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/02/337/1207284/pemerintah-akan-membeli-sukhoi-su-35</guid><pubDate>Rabu 02 September 2015 22:39 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/02/337/1207284/pemerintah-akan-membeli-sukhoi-su-35-GXgkMTMo7P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhan, Ryamizard Ryacudu (Foto: Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/02/337/1207284/pemerintah-akan-membeli-sukhoi-su-35-GXgkMTMo7P.jpg</image><title>Menhan, Ryamizard Ryacudu (Foto: Ilustrasi)</title></images><description>

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamirzad Ryacudu menegaskan rencana peremajaan alutsista TNI Angkatan Udara (AU). Bahkan, ia memastikan bakal menggelar pertemuan dengan perusahaan pembuat Shukoi-SU 35 dari Rusia.

&quot;Bulan ini, September, kita sepakat KSAU dan Panglima TNI beli Sukhoi SU-35,&quot; ujar Ryamirzad di markas Batalyon Mekanis 201, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2015).

Adapun pertimbangan pemilihan SU-35 sebagai pengganti pesawat tempur F-5 Tiger yang dimiliki TNI saat ini lantaran prajurit matra udara telah berpengalaman mengemudi SU-27.

Guna tetap menjamin hubungan dengan negara lain yang juga menawarkan pesawat tempur, Ryamirzad mengaku pihaknya bakal menjalin komunikasi dan memberi penjelasan.

&quot;Yang jelas kita sudah ada Sukhoi (SU-27), jadi nyambung. Kita punya pesawat dari Amerika, Rusia dan China, kita negara tidak ngeblok. Saya bilang ke dubes dan Menhan lain, kita beli semua,&quot; imbuhnya.

Meski demikian, mantan Pangkostrad tersebut memastikan tidak membeli 16 pesawat (satu Skadron) sekaligus. Ia memilih untuk menyesuaikan kekuatan anggaran yang dimiliki oleh TNI.

&quot;Tidak sekaligus pesan satu skadron, 16 buah, kita liat nanti,&quot; pungkasnya. (awl)
</description><content:encoded>

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamirzad Ryacudu menegaskan rencana peremajaan alutsista TNI Angkatan Udara (AU). Bahkan, ia memastikan bakal menggelar pertemuan dengan perusahaan pembuat Shukoi-SU 35 dari Rusia.

&quot;Bulan ini, September, kita sepakat KSAU dan Panglima TNI beli Sukhoi SU-35,&quot; ujar Ryamirzad di markas Batalyon Mekanis 201, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2015).

Adapun pertimbangan pemilihan SU-35 sebagai pengganti pesawat tempur F-5 Tiger yang dimiliki TNI saat ini lantaran prajurit matra udara telah berpengalaman mengemudi SU-27.

Guna tetap menjamin hubungan dengan negara lain yang juga menawarkan pesawat tempur, Ryamirzad mengaku pihaknya bakal menjalin komunikasi dan memberi penjelasan.

&quot;Yang jelas kita sudah ada Sukhoi (SU-27), jadi nyambung. Kita punya pesawat dari Amerika, Rusia dan China, kita negara tidak ngeblok. Saya bilang ke dubes dan Menhan lain, kita beli semua,&quot; imbuhnya.

Meski demikian, mantan Pangkostrad tersebut memastikan tidak membeli 16 pesawat (satu Skadron) sekaligus. Ia memilih untuk menyesuaikan kekuatan anggaran yang dimiliki oleh TNI.

&quot;Tidak sekaligus pesan satu skadron, 16 buah, kita liat nanti,&quot; pungkasnya. (awl)
</content:encoded></item></channel></rss>
