<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bunga Rafflesia Arnoldii Mekar di Kaur </title><description>Mulanya,bongkol yang ditemukan merupakan bongkol bunga spesies baru jenis bengkuluensis namun ternyata Rafflesia Arnoldii.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/03/340/1207705/bunga-rafflesia-arnoldii-mekar-di-kaur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/03/340/1207705/bunga-rafflesia-arnoldii-mekar-di-kaur"/><item><title>Bunga Rafflesia Arnoldii Mekar di Kaur </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/03/340/1207705/bunga-rafflesia-arnoldii-mekar-di-kaur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/03/340/1207705/bunga-rafflesia-arnoldii-mekar-di-kaur</guid><pubDate>Kamis 03 September 2015 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Demon Fajri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/03/340/1207705/bunga-rafflesia-arnoldii-mekar-di-kaur-3SLdot8gtM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inilah bunga Rafflesia Arnoldii yang mekar di Kaur (foto: Demon Fajri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/03/340/1207705/bunga-rafflesia-arnoldii-mekar-di-kaur-3SLdot8gtM.jpg</image><title>Inilah bunga Rafflesia Arnoldii yang mekar di Kaur (foto: Demon Fajri/Okezone)</title></images><description>
BENGKULU &amp;ndash; Satu kuntum bunga Rafflesia Arnoldii mekar sempurna di kawasan hutan tepi Sungai Tanah Abang Desa Manau Sembilan, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Kamis (3/9/2015). Bunga Rafflesia yang mekar tersebut memiliki diameter sekira 55 cm dengan memiliki lima kelopak.
&amp;ldquo;Rafflesia ini bisa dinikmati hingga tiga hari mendatang,&amp;rdquo; kata Ketua Komunitas Pemuda Padang Guci Peduli Puspa Langka (KPPGPPL) Kabupaten Kaur, Noprianto, Kamis (3/9/2015).
Untuk menikmati bunga tersebut, kata dia, pengunjung dapat menempuh dengan kendaraan roda dua, dengan jarak sekira 6 kilometer dari pusat desa setempat. Lalu, lanjut dia, pengunjung bisa berjalan kaki sekira 10 menit menuju lokasi mekarnya bunga Rafflesia.
&amp;ldquo;Rafflesia yang mekar ini merupakan satu di antara dari empat bongkol yang ditemukan warga Agustus lalu,'' jelas Noprianto.
Mulanya, jelas Noprianto, dari KPPGPPL menduga jika bongkol yang ditemukan merupakan bongkol bunga spesies baru jenis bengkuluensis. Namun, terang dia, setelah mekar bunga yang mengembang tersebut adalah Rafflesia Arnoldii.
''Kita menyangka yang mekar ini jenis baru. Tapi, setelah dilihat bunga yang mekar ini jenis Arnoldii,'' pungkas Noprianto.


</description><content:encoded>
BENGKULU &amp;ndash; Satu kuntum bunga Rafflesia Arnoldii mekar sempurna di kawasan hutan tepi Sungai Tanah Abang Desa Manau Sembilan, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Kamis (3/9/2015). Bunga Rafflesia yang mekar tersebut memiliki diameter sekira 55 cm dengan memiliki lima kelopak.
&amp;ldquo;Rafflesia ini bisa dinikmati hingga tiga hari mendatang,&amp;rdquo; kata Ketua Komunitas Pemuda Padang Guci Peduli Puspa Langka (KPPGPPL) Kabupaten Kaur, Noprianto, Kamis (3/9/2015).
Untuk menikmati bunga tersebut, kata dia, pengunjung dapat menempuh dengan kendaraan roda dua, dengan jarak sekira 6 kilometer dari pusat desa setempat. Lalu, lanjut dia, pengunjung bisa berjalan kaki sekira 10 menit menuju lokasi mekarnya bunga Rafflesia.
&amp;ldquo;Rafflesia yang mekar ini merupakan satu di antara dari empat bongkol yang ditemukan warga Agustus lalu,'' jelas Noprianto.
Mulanya, jelas Noprianto, dari KPPGPPL menduga jika bongkol yang ditemukan merupakan bongkol bunga spesies baru jenis bengkuluensis. Namun, terang dia, setelah mekar bunga yang mengembang tersebut adalah Rafflesia Arnoldii.
''Kita menyangka yang mekar ini jenis baru. Tapi, setelah dilihat bunga yang mekar ini jenis Arnoldii,'' pungkas Noprianto.


</content:encoded></item></channel></rss>
