<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akibat Bakar Lahan, Muncul Ratusan Titik Panas di Bengkulu </title><description>BPBD Provinsi Bengkulu,  menyatakan, saat ini Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu  terdapat ratusan hotspot (titik panas).</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/05/340/1208832/akibat-bakar-lahan-muncul-ratusan-titik-panas-di-bengkulu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/05/340/1208832/akibat-bakar-lahan-muncul-ratusan-titik-panas-di-bengkulu"/><item><title>Akibat Bakar Lahan, Muncul Ratusan Titik Panas di Bengkulu </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/05/340/1208832/akibat-bakar-lahan-muncul-ratusan-titik-panas-di-bengkulu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/05/340/1208832/akibat-bakar-lahan-muncul-ratusan-titik-panas-di-bengkulu</guid><pubDate>Sabtu 05 September 2015 12:31 WIB</pubDate><dc:creator>Demon Fajri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/05/340/1208832/akibat-bakar-lahan-muncul-ratusan-titik-panas-di-bengkulu-Lcd2RIiMMl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Kebakaran Lahan (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/05/340/1208832/akibat-bakar-lahan-muncul-ratusan-titik-panas-di-bengkulu-Lcd2RIiMMl.jpg</image><title>Ilustrasi Kebakaran Lahan (Foto: Antara)</title></images><description>
BENGKULU - Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Damin mengatakan, saat ini di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu terdapat ratusan hotspot (titik panas) yang tersebar di beberapa kecamatan.

Titik panas tersebut, kata dia, diduga akibat pembakaran lahan oleh masyarakat setempat untuk membuka lahan perkebunan. Bahkan, kata dia, titik panas sudah memasuki kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS).

''Dari laporan BPBD Lebong, tercatat ratusan titik panas. Bahkan, titik panas sudah memasuki kawasan TNKS yang saat belum berhasil dipadamkan,'' kata Damin kepada Okezone, Sabtu (5/9/2015).

Ia menambahkan, upaya pemadaman api di sejumlah titik di Lebong telah dilakukan masyarakat setempat secara swadaya. Namun, api belum sepenuhnya bisa dipadamkan secara keseluruhan.

''Sebagaian sudah berhasil dipadamkan. Tapi, di titik lain belum bisa dipadamkan,'' jelas Damin.

Meski demikian, lanjut Damin, tim dari BPBD Provinsi Bengkulu, Senin 7 September 2015, akan ke lokasi guna mengetahui secara persis titik panas di Lebong.

Bahkan, kata dia, jika titik panas sulit dipadamkan titik tutup kemungkinan dari BPBD akan meminta bantuan BNPB untuk mengerahkan helikopter.

Dia pun sudah mengimbau BPBD Lebong, untuk mendirikan posko kebakaran hutan, guna mengantisipasi meluaskan kebakaran hutan.

''Kita lihat dulu ke lokasi. Kalau memang sulit dan jauh dari jangkauan tidak tutup kemungkinan kita meminta bantuan BNPB,'' ujar Damin.
</description><content:encoded>
BENGKULU - Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Damin mengatakan, saat ini di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu terdapat ratusan hotspot (titik panas) yang tersebar di beberapa kecamatan.

Titik panas tersebut, kata dia, diduga akibat pembakaran lahan oleh masyarakat setempat untuk membuka lahan perkebunan. Bahkan, kata dia, titik panas sudah memasuki kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS).

''Dari laporan BPBD Lebong, tercatat ratusan titik panas. Bahkan, titik panas sudah memasuki kawasan TNKS yang saat belum berhasil dipadamkan,'' kata Damin kepada Okezone, Sabtu (5/9/2015).

Ia menambahkan, upaya pemadaman api di sejumlah titik di Lebong telah dilakukan masyarakat setempat secara swadaya. Namun, api belum sepenuhnya bisa dipadamkan secara keseluruhan.

''Sebagaian sudah berhasil dipadamkan. Tapi, di titik lain belum bisa dipadamkan,'' jelas Damin.

Meski demikian, lanjut Damin, tim dari BPBD Provinsi Bengkulu, Senin 7 September 2015, akan ke lokasi guna mengetahui secara persis titik panas di Lebong.

Bahkan, kata dia, jika titik panas sulit dipadamkan titik tutup kemungkinan dari BPBD akan meminta bantuan BNPB untuk mengerahkan helikopter.

Dia pun sudah mengimbau BPBD Lebong, untuk mendirikan posko kebakaran hutan, guna mengantisipasi meluaskan kebakaran hutan.

''Kita lihat dulu ke lokasi. Kalau memang sulit dan jauh dari jangkauan tidak tutup kemungkinan kita meminta bantuan BNPB,'' ujar Damin.
</content:encoded></item></channel></rss>
