<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Program Gerakan Menanam Pohon Diapresiasi Warga</title><description>Program Gerakan Menanam Pohon (GMP) dari Pertamina Foundation mendapat apresiasi dari masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/07/337/1209624/program-gerakan-menanam-pohon-diapresiasi-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/07/337/1209624/program-gerakan-menanam-pohon-diapresiasi-warga"/><item><title>Program Gerakan Menanam Pohon Diapresiasi Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/07/337/1209624/program-gerakan-menanam-pohon-diapresiasi-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/07/337/1209624/program-gerakan-menanam-pohon-diapresiasi-warga</guid><pubDate>Senin 07 September 2015 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/07/337/1209624/program-gerakan-menanam-pohon-diapresiasi-warga-bOsyri6G44.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Penanaman Pohon (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/07/337/1209624/program-gerakan-menanam-pohon-diapresiasi-warga-bOsyri6G44.jpg</image><title>Ilustrasi Penanaman Pohon (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Di tengah sorotan tajam pasca-digeledah penyidik Bareskrim Polri beberapa waktu lalu, ternyata program dari Pertamina Foundation mendapat apresiasi dari masyarakat. Program Gerakan Menanam Pohon (GMP) yang digulirkan Pertamina Foundation sejak 2012 silam.

Ketua Komite Pengembangan Masyarakat Desa di Kecamatan Blanakan, Karawang, Ade Tohidin mengatakan, masyarakat memetik banyak manfaat dari program tersebut. Tidak hanya manfaat langsung, namun juga secara tidak langsung.

&quot;Kami menilai, program itu sangat baik. Untuk itu, hendaknya bisa dilanjutkan agar tidak terputus di tengah jalan,&quot; kata Ade, Senin (7/9/2015).

Tokoh masyarakat Desa Muara Ciasem, ini juga menambahkan, warga di tiga desa di Kecamatan Blanakan, yaitu Desa Muara Ciasem, Desa Cilamaya Girang, dan Desa Blanakan, saat ini merasa memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibanding sebelum adanya penanaman pohon.

Sebelum adanya program tersebut, sebagaimana daerah pesisir yang terik menyengat, warga setempat selalu merasa kepanasan jika hendak pergi ke sawah atau pantai.

Namun seiring kehadiran pohon-pohon yang sudah tumbuh besar, wilayah Kecamatan Blanakan seperti berubah 180 derajat.

&quot;Wilayah kami menjadi sangat hijau dan nyaman. Di sepanjang jalan Muara Ciasem, sudah penuh pohon yang rindang. Begitu pula di daerah persawahan, di mana pohon-pohon tersebut banyak dimanfaatkan petani untuk berteduh dan melepas lelah,&quot; ucapnya.

Ade menjelaskan, berbagai pepohonan yang ditanam melalui program GMP memang memiliki manfaat yang sangat luar biasa. Tidak hanya membuat warga menjadi lebih nyaman dan tenang, namun juga bisa membantu pemberdayaan ekonomi warga.

Sementara itu, Manajer Kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Ode Rakhman mengaku setuju jika program GMP dilanjutkan. Menurutnya, selain program tersebut memang baik, juga merupakan kewajiban dari perusahaan.

&quot;Adalah hak warga jika mengaku puas dan terbantu oleh program tersebut. Dan untuk itu, perusahaan memang harus melanjutkannya,&quot; kata dia.

Dia berharap program tersebut memerlukan pendampingan dan pengawasan ketat. Hal ini diperlukan, agar implementasi program sesuai dengan tujuan semula. Pasalnya, jangan sampai, program tersebut hanya digunakan untuk memperbaiki imej perusahaan.

&quot;Selama ini, belum pernah ada perusahaan yang melaksanakan program corporate social responsibility (CSR) melaporkan data tersebut. Padahal laporan itu penting, untuk bisa menilai seberapa besar keberhasilan dan implementasi program itu sendiri,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Di tengah sorotan tajam pasca-digeledah penyidik Bareskrim Polri beberapa waktu lalu, ternyata program dari Pertamina Foundation mendapat apresiasi dari masyarakat. Program Gerakan Menanam Pohon (GMP) yang digulirkan Pertamina Foundation sejak 2012 silam.

Ketua Komite Pengembangan Masyarakat Desa di Kecamatan Blanakan, Karawang, Ade Tohidin mengatakan, masyarakat memetik banyak manfaat dari program tersebut. Tidak hanya manfaat langsung, namun juga secara tidak langsung.

&quot;Kami menilai, program itu sangat baik. Untuk itu, hendaknya bisa dilanjutkan agar tidak terputus di tengah jalan,&quot; kata Ade, Senin (7/9/2015).

Tokoh masyarakat Desa Muara Ciasem, ini juga menambahkan, warga di tiga desa di Kecamatan Blanakan, yaitu Desa Muara Ciasem, Desa Cilamaya Girang, dan Desa Blanakan, saat ini merasa memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibanding sebelum adanya penanaman pohon.

Sebelum adanya program tersebut, sebagaimana daerah pesisir yang terik menyengat, warga setempat selalu merasa kepanasan jika hendak pergi ke sawah atau pantai.

Namun seiring kehadiran pohon-pohon yang sudah tumbuh besar, wilayah Kecamatan Blanakan seperti berubah 180 derajat.

&quot;Wilayah kami menjadi sangat hijau dan nyaman. Di sepanjang jalan Muara Ciasem, sudah penuh pohon yang rindang. Begitu pula di daerah persawahan, di mana pohon-pohon tersebut banyak dimanfaatkan petani untuk berteduh dan melepas lelah,&quot; ucapnya.

Ade menjelaskan, berbagai pepohonan yang ditanam melalui program GMP memang memiliki manfaat yang sangat luar biasa. Tidak hanya membuat warga menjadi lebih nyaman dan tenang, namun juga bisa membantu pemberdayaan ekonomi warga.

Sementara itu, Manajer Kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Ode Rakhman mengaku setuju jika program GMP dilanjutkan. Menurutnya, selain program tersebut memang baik, juga merupakan kewajiban dari perusahaan.

&quot;Adalah hak warga jika mengaku puas dan terbantu oleh program tersebut. Dan untuk itu, perusahaan memang harus melanjutkannya,&quot; kata dia.

Dia berharap program tersebut memerlukan pendampingan dan pengawasan ketat. Hal ini diperlukan, agar implementasi program sesuai dengan tujuan semula. Pasalnya, jangan sampai, program tersebut hanya digunakan untuk memperbaiki imej perusahaan.

&quot;Selama ini, belum pernah ada perusahaan yang melaksanakan program corporate social responsibility (CSR) melaporkan data tersebut. Padahal laporan itu penting, untuk bisa menilai seberapa besar keberhasilan dan implementasi program itu sendiri,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
