<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasukan Brimob Diterjunkan Jaga Lapas Barelang</title><description>Sejumlah pasukan Brimob bersenjata lengkap diterjunkan untuk menjaga Lapas Barelang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/07/340/1209988/pasukan-brimob-diterjunkan-jaga-lapas-barelang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/07/340/1209988/pasukan-brimob-diterjunkan-jaga-lapas-barelang"/><item><title>Pasukan Brimob Diterjunkan Jaga Lapas Barelang</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/07/340/1209988/pasukan-brimob-diterjunkan-jaga-lapas-barelang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/07/340/1209988/pasukan-brimob-diterjunkan-jaga-lapas-barelang</guid><pubDate>Senin 07 September 2015 19:32 WIB</pubDate><dc:creator>Sindonews</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/07/340/1209988/pasukan-brimob-diterjunkan-jaga-lapas-barelang-fe7Yg1aa01.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sejumlah anggota brimob diterjunkan jaga Lapas Barelang (Foto: MB Ashab/Koran sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/07/340/1209988/pasukan-brimob-diterjunkan-jaga-lapas-barelang-fe7Yg1aa01.JPG</image><title>Sejumlah anggota brimob diterjunkan jaga Lapas Barelang (Foto: MB Ashab/Koran sindo)</title></images><description>
BATAM - Sejumlah pasukan Brimob bersenjata lengkap diterjunkan untuk menjaga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Batam atau dikenal dengan nama Lapas Barelang. Penjagaan tersebut dilakukan karena adanya keributan yang terjadi di dalam lapas.
Ribuan narapidana meminta kejelasan keterlambatan pemberian remisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 (remisi kemerdekaan) yang belum diumumkan. Mereka mempertanyakan dengan cara berteriak di dalam blok masing-masing.
Msekipun demikian Kepala Lapas Klas II A Batam Farhan Hidayat mengatakan, tidak ada keributan seperti yang diisukan sebelumnya. Mereka (narapidana) hanya berteriak di dalam blok masing-masing sehingga membut semua orang terkejut.
Pemicunya karena mereka meminta kejelasan remisi PP 99 kemerdekaan yang belum turun sampai sekarang ini. &quot;Mereka mau menanyakan tentang remisi yang belum turun. Remisi PP 99 ini yang memberikan putusan dari pusat, bukan dari Lapas,&quot; kata Farhan kepada wartawan, Senin (7/9/2015).
Dia menyampaikan situasi saat ini sudah aman dan kondusif. Terkait adanya anggota Brimob Polda Kepri, dia mengatakan kehadirannya untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
Farhan mengaku kalau petugas Lapas sendiri hanya berjumlah 10 orang sementara narapidana yang dijaga ribuan orang. &quot;Kami mengantisipasi ada keributan lain, kami minta bantuan langsung dari Brimob. Petugas kita kurang,&quot; ucapnya.
Di tempat yang sama, Kasibinadik Lapas Batam Maulana Luthfianto menambahkan, terkait remisi PP 99 ini tentang pengetatan pemberian remisi kepada narapidana yang terjerat kasus besar seperti narkotika, korupsi, teroris, serta kasus lainnya.
Keterlambatan remisinya turun karena belum diturunkan dari pusat. Diduga remisinya belum turun pihak pusat saat ini masih menjadi polemik sehingga belum diberikan secara langsung.
Pengusulan remisi sebanyak 120 narapidana sudah dilaksanakan oleh Lapas Barelang. Menurutnya, wajar bila narapidana mempertanyakan kapan dapat remisinya.
&quot;Lapas tetap mengusulkan sekitar 120 narapidana, tapi belum diturunkan juga, mungkin di pusat ada polemik sehingga belum turun. Tadi para napi ingin memastikannya, mereka wajar menanyakan itu,&quot; kata Luthfi.
</description><content:encoded>
BATAM - Sejumlah pasukan Brimob bersenjata lengkap diterjunkan untuk menjaga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Batam atau dikenal dengan nama Lapas Barelang. Penjagaan tersebut dilakukan karena adanya keributan yang terjadi di dalam lapas.
Ribuan narapidana meminta kejelasan keterlambatan pemberian remisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 (remisi kemerdekaan) yang belum diumumkan. Mereka mempertanyakan dengan cara berteriak di dalam blok masing-masing.
Msekipun demikian Kepala Lapas Klas II A Batam Farhan Hidayat mengatakan, tidak ada keributan seperti yang diisukan sebelumnya. Mereka (narapidana) hanya berteriak di dalam blok masing-masing sehingga membut semua orang terkejut.
Pemicunya karena mereka meminta kejelasan remisi PP 99 kemerdekaan yang belum turun sampai sekarang ini. &quot;Mereka mau menanyakan tentang remisi yang belum turun. Remisi PP 99 ini yang memberikan putusan dari pusat, bukan dari Lapas,&quot; kata Farhan kepada wartawan, Senin (7/9/2015).
Dia menyampaikan situasi saat ini sudah aman dan kondusif. Terkait adanya anggota Brimob Polda Kepri, dia mengatakan kehadirannya untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
Farhan mengaku kalau petugas Lapas sendiri hanya berjumlah 10 orang sementara narapidana yang dijaga ribuan orang. &quot;Kami mengantisipasi ada keributan lain, kami minta bantuan langsung dari Brimob. Petugas kita kurang,&quot; ucapnya.
Di tempat yang sama, Kasibinadik Lapas Batam Maulana Luthfianto menambahkan, terkait remisi PP 99 ini tentang pengetatan pemberian remisi kepada narapidana yang terjerat kasus besar seperti narkotika, korupsi, teroris, serta kasus lainnya.
Keterlambatan remisinya turun karena belum diturunkan dari pusat. Diduga remisinya belum turun pihak pusat saat ini masih menjadi polemik sehingga belum diberikan secara langsung.
Pengusulan remisi sebanyak 120 narapidana sudah dilaksanakan oleh Lapas Barelang. Menurutnya, wajar bila narapidana mempertanyakan kapan dapat remisinya.
&quot;Lapas tetap mengusulkan sekitar 120 narapidana, tapi belum diturunkan juga, mungkin di pusat ada polemik sehingga belum turun. Tadi para napi ingin memastikannya, mereka wajar menanyakan itu,&quot; kata Luthfi.
</content:encoded></item></channel></rss>
