<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Unik Pemilik Nama 'Nama' Semasa di Sekolah</title><description>Nama menuturkan, salah satu pengalaman unik yang tidak bisa dilupakan adalah ketika duduk di bangku sekolah dasar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/07/510/1209474/kisah-unik-pemilik-nama-nama-semasa-di-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/09/07/510/1209474/kisah-unik-pemilik-nama-nama-semasa-di-sekolah"/><item><title>Kisah Unik Pemilik Nama 'Nama' Semasa di Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/09/07/510/1209474/kisah-unik-pemilik-nama-nama-semasa-di-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/09/07/510/1209474/kisah-unik-pemilik-nama-nama-semasa-di-sekolah</guid><pubDate>Senin 07 September 2015 10:21 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/07/510/1209474/kisah-unik-pemilik-nama-nama-semasa-di-sekolah-jyDIeiskcF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nama menunjukkan namanya yang tertera dalam sim miliknya.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/07/510/1209474/kisah-unik-pemilik-nama-nama-semasa-di-sekolah-jyDIeiskcF.jpg</image><title>Nama menunjukkan namanya yang tertera dalam sim miliknya.</title></images><description>
KULONPROGO &amp;ndash; Selama menyandang nama &amp;lsquo;Nama&amp;rsquo;, sejumlah pengalaman unik pernah dialami. Nama menuturkan, salah satu pengalaman yang tidak bisa dilupakan adalah ketika duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Saat itu, kata dia, daftar presensi siswa selalu diawali dengan nomor dan nama. Lantaran Nama mendapat nomor urut pertama, gurunya selalu tidak menyebutkan namanya saat diabsen.
&amp;ldquo;Akhirnya waktu naik kelas III, nomor urut absen saya dipindah ke tengah agar bisa terbaca guru saat diabsen,&amp;rdquo; ungkapnya sambil menahan tawa, Minggu 6 September 2015.
Tidak hanya guru dan teman-teman semasa sekolah yang heran dan merasa lucu dengan nama Nama. Bahkan ketika mengurus surat-surat ke kantor pemerintahan desa, namanya sering kali mengundang tawa geli sebagian perangkat desa.
Ketika ada operasi kendaraan di jalan, SIM C miliknya juga tak jarang membuat polisi yang memeriksanya tersenyum menahan tawa.
Pengalaman unik turut dirasakan putra sulung Nama yakni Wahyu Nugroho (20). Wahyu menuturkan, nama ayahnya itu sering menjadi bahan lelucon teman-temannya.
&amp;ldquo;Saat ditanya: &amp;lsquo;Nama bapak siapa?&amp;rsquo; lalu saya jawab: &amp;lsquo;Nama&amp;rsquo;. Semua teman-teman saya tertawa. Meski saya ulang menyebutnya, juga kadang tidak ada yang percaya. Mau bagaimana lagi, namanya memang Nama,&amp;rdquo; ucap Wahyu.
Meski namanya dianggap unik, bapak dari dua anak ini tidak merasa spesial dengan namanya. Laki-laki kelahiran 5 Mei 1974 ini tetap menjalani aktivitas sebagai pedagang beras dari pasar ke pasar. Meski pelanggannya bertanya-tanya tentang namanya, dia pun hanya menjawab singkat.
&amp;ldquo;Mau bagaimana lagi, nama saya memang Nama, dan itu pemberian orangtua dari kecil,&amp;rdquo; pungkas Nama singkat.
</description><content:encoded>
KULONPROGO &amp;ndash; Selama menyandang nama &amp;lsquo;Nama&amp;rsquo;, sejumlah pengalaman unik pernah dialami. Nama menuturkan, salah satu pengalaman yang tidak bisa dilupakan adalah ketika duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Saat itu, kata dia, daftar presensi siswa selalu diawali dengan nomor dan nama. Lantaran Nama mendapat nomor urut pertama, gurunya selalu tidak menyebutkan namanya saat diabsen.
&amp;ldquo;Akhirnya waktu naik kelas III, nomor urut absen saya dipindah ke tengah agar bisa terbaca guru saat diabsen,&amp;rdquo; ungkapnya sambil menahan tawa, Minggu 6 September 2015.
Tidak hanya guru dan teman-teman semasa sekolah yang heran dan merasa lucu dengan nama Nama. Bahkan ketika mengurus surat-surat ke kantor pemerintahan desa, namanya sering kali mengundang tawa geli sebagian perangkat desa.
Ketika ada operasi kendaraan di jalan, SIM C miliknya juga tak jarang membuat polisi yang memeriksanya tersenyum menahan tawa.
Pengalaman unik turut dirasakan putra sulung Nama yakni Wahyu Nugroho (20). Wahyu menuturkan, nama ayahnya itu sering menjadi bahan lelucon teman-temannya.
&amp;ldquo;Saat ditanya: &amp;lsquo;Nama bapak siapa?&amp;rsquo; lalu saya jawab: &amp;lsquo;Nama&amp;rsquo;. Semua teman-teman saya tertawa. Meski saya ulang menyebutnya, juga kadang tidak ada yang percaya. Mau bagaimana lagi, namanya memang Nama,&amp;rdquo; ucap Wahyu.
Meski namanya dianggap unik, bapak dari dua anak ini tidak merasa spesial dengan namanya. Laki-laki kelahiran 5 Mei 1974 ini tetap menjalani aktivitas sebagai pedagang beras dari pasar ke pasar. Meski pelanggannya bertanya-tanya tentang namanya, dia pun hanya menjawab singkat.
&amp;ldquo;Mau bagaimana lagi, nama saya memang Nama, dan itu pemberian orangtua dari kecil,&amp;rdquo; pungkas Nama singkat.
</content:encoded></item></channel></rss>
